<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994</id><updated>2012-02-16T12:46:29.934-08:00</updated><title type='text'>Way Of Life</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>30</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-6864107191659398784</id><published>2010-05-05T00:27:00.000-07:00</published><updated>2010-05-05T00:27:38.506-07:00</updated><title type='text'>121 detik,...</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Berputar. Mungkin itulah kata yang tepat untuk menggambarkan waktu yang kita miliki di dunia ini. Detik berganti menit, menit berganti jam, jam berganti hari, hari berganti bulan, bulan berganti tahun, tahun berganti abad, dan seterusnya. Waktu akan terus merangkak, berjalan, berlari, sampai suatu saat kita sadar bahwa kita telah ditinggalkan olehnya. &lt;br /&gt;Namun, sadarkah kita apa saja yang telah kita lakukan selama ribuan jam yang telah berlalu. Pahamkah kita akan tujuan dari kehidupan yang sekarang ini kita jalani. Dan mengertikah kita bagaimana seharusnya kita mengisi hidup di dunia ini untuk ribuan jam yang akan datang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Masih banyak dari kita yang dalam kehidupannya jauh dari apa yang menjadi tujuan hidup yang sebenarnya. Kita seringkali masih banyak melakukan hal-hal yang tidak berguna bahkan tidak jarang masih terjerumus dalam perbuatan maksiat tanpa kita sadari. Kita seringkali meremehkan dan menunda-nunda apa yang menjadi kewajiban kita dan berujung pada kelalaian dalam melaksanakannya. Kita seringkali masih terlena dengan kenikmatan-kenikmatan dunia yang sesaat dan lupa akan kenikmatan yang kekal abadi. Kita seringkali melanggar perintah-perintah Allah walaupun kita telah mengetahui bahwa itu merupakan larangan. Kita seringkali meninggalkan sunnah-sunnah Rasulullah walaupun kita tahu hal itu akan memberi kebaikan untuk kita. Kita seringkali diam ketika melihat kemaksiatan-kemaksiatan meski kita paham apa yang seharusnya kita lakukan. Kita seringkali membuang waktu kita untuk hal-hal yang tidak bermanfaat walaupun kita tahu waktu tidak akan berputar balik. Kita seringkali mengacuhkan nasehat yang benar walaupun kita tahu bahwa itu baik untuk kita. Kita seringkali merasa bahwa amal baik kita sudah setinggi langit meskipun kita sadar bahwa setiap waktu kita melakukan dosa. Hati kita seringkali terdapat perasaan sombong karena merasa lebih baik dari orang lain padahal di sisi Allah kita bukan apa-apa. &lt;br /&gt;Saudaraku, marilah kita tengok kembali hakikat kehidupan kita di dunia ini. Dalam riwayat dikatakan bahwa sebenarnya kehidupan kita di dunia ini hanyalah sementara. ”Jadilah engkau di dunia ini seperti orang asing atau bahkan seperti orang yang sekedar lewat” (HR Bukhari). &lt;br /&gt;Kita hidup di dunia ini seperti seorang musafir yang sedang menempuh perjalanan untuk mencapai suatu tujuan. Seorang musafir sudah tentu tidak ingin berlama-lama dalam perjalanannya. Pasti dia ingin cepat sampai ke tempat tujuan. &lt;br /&gt;Seharusnya itulah yang harus tertaman di dalam benak kita wahai Saudaraku. Dunia ini bukanlah sebuah tujuan yang pantas untuk kita perjuangkan dengan sepenuh hidup kita. Semua yang ada di dunia ini pastilah kita tinggalkan tak terkecuali apa2 yang kita cintai dan sayangi. &lt;br /&gt;Lantas berapa lamakah perantauan kita di dunia ini? Jika kita bandingkan antara umur kita ( rata-rata 70 tahun ) dengan ketika kita dibangkitkan di padang masyar ( 50.000 tahun ), maka menurut teori relativitas kita  hidup di dunia ini hanya terasa kurang lebih selama 2 menit 1 detik. Bukankah hal tersebut merupaka waktu yang sangat singkat. Akan tetapi banyak manusia merasa akan hidup di dunia ini selama-lamanya. &lt;br /&gt;Saudaraku, sesungguhnya hanya satu kunci yang dapat kita pegang untuk mengarungi 2 menit itu. Kunci itu adalah sabar. Bisakah kita bisa bersabar untuk melaksanakan perintah-perintah Allah dengan sungguh-sungguh dalam 2 menit itu. Bisakah kita bersabar untuk tidak melakukan kemaksiatan yang dibenci oleh Allah dalam 2 menit itu. Bisakah kita bersabar untuk selalu mengisi waktu kita untuk melakukan ibadah kepada Allah dalam 2 menit itu. Bisakah kita bersabar untuk melaksanakan sunnah-sunnah Rasulullah dalam 2 menit itu. Bisakah kita bersabar untuk memperjuangkan kembali tegaknya Islam dengan berdakwah dalam 2 menit itu. Bisakah kita bersabar untuk senantiasa introspeksi diri dalam 2 menit itu. Bisakah kita bersabar untuk menerima nasehat yang benar untuk diri kita dalam 2 menit itu. Dan bisakah kita bersabar untuk senantiasa melakukan sesuatu  yang dapat membawa ridho Allah kepada kita dalam 2 menit itu. &lt;br /&gt;Ya, memang benar kehidupan kita setelah di dunia ini ditentukan bagaimana kita manjalani kehidupan di dunia ini. Apakah kita taat ataukah ingkar terhadap hukum-hukum Allah. Jadi Saudaraku, bersabarlah untuk selalu taat kepada hukum-hukum Allah di kehidupan yang singkat ini demi meraih kehidupan yang terbaik kekal di akhirat kelak. [gs]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-6864107191659398784?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/6864107191659398784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/05/121-detik.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/6864107191659398784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/6864107191659398784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/05/121-detik.html' title='121 detik,...'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-8121534961577894244</id><published>2010-04-13T19:39:00.000-07:00</published><updated>2010-04-13T19:39:34.914-07:00</updated><title type='text'>Andai Detik Dapat Berulang</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Andai kita dapat berpergian menjelajah waktu, pastilah banyak diantara kita yang kembali ke masa kanak-kanak kita. So pastilah. Apa sih yang kurang ketika kita masih kecil ? Ketika kita masih imut-imut semua orang begitu sayang dengan kita. Papa, mama, om, tante, semua begitu gemas lihat penampilan kita. Belum lagi ketika kita lagi nangis di malam hari waktu bayi, semua orang di rumah ikut ribut. Kita mau mainan, pasti ada yang mbeliin.&lt;br /&gt;Tapi bukan itu aja yang buat masa kecil itu begitu indah. Mulai dari main dengan teman-teman sebaya, sampai jalan-jalan dengan kedua oranguta. Pokoknya masa kecil itu bebas, lepas, tanpa beban, dan yang pasti bahagia banget.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;&lt;br /&gt;Beda banget dengan kondisi kita sekarang. Setiap hari harus sekolah mulai pagi sampai sore. Belum lagi tugas-tugas yang makin hari makin banyak. Berbuat apapun gak bebas. Mau melakukan apapun mesti ngikut aturan negara, aturan sekolah, aturan keluarga, sampe aturan agama. Hidup kayak ribet banget.&lt;br /&gt;Eitss, tunggu dulu. Sebelum kita menambah daftar panjang keluhan hidup kita ada baiknya kita ikuti tulisan-tulisan menakjubkan di bawah ini.&lt;br /&gt;Hmmm..Kita mulai perjalanan ini dengan merenungi tentang masa kecil kita. Kita tentu sudah lupa masa-masa bayi kita. Tapi coba kita amati bayi-bayi disekeliling kita. Seorang bayi merasa sangat senang ketika diberi susu dikala haus, merasa senang ketika diganti popoknya ketika buang air. Sang bayi mungkin bisa tersenyum puas setelah tangis panjangnya, tapi coba kita lihat gimana perjuangan ayah dan bundanya. Sang ayah dengan terpaksa mengorbankan waktu tidurnya demi mengganti popok sang bayi di malam hari. Begitupula sang bunda yang rela mengorbankan segala kepentingannya untuk memberi susu dikala sang bayi haus dan menangis.&lt;br /&gt;Kemudian masih ingat nggak kita dengan masa taman kanak-kanak kita ? Ketika kita meronta-ronta meminta sebuah mainan hingga akhirnya kita dibelikan oleh kedua orangtua kita. Atau ketika kita bercerita kepada kedua orangtua kita mengenai barang yang kita inginkan, kemudian beberapa hari kemudian kedua orangtua kita dengan senyum yang mengembang membawa barang yang kita idamkan. Rasa gembira seketika itu juga datang menghampiri kita. Akan tetapi ketika itu kita gak peduli dengan kondisi orangtua kita. Padahal ketika kedua orangtua kita membelikan barang yang kita inginkan itu harus mengorbankan barang yang ingin dibelinya.&lt;br /&gt;Trus nih, masih ingetkan saat-saat membahagiakan ketika kita bermain bersama teman-teman dekat kita di sekitar rumah. Tentu ingat banget. Bahkan masih terbayang di benak kita wajah-wajah imut teman-teman sebaya kita. Tapi sadar atau pun nggak, banyak wajah-wajah cemberut yang mengelilingi kegembiraan kita waktu itu. Tanpa kita sadari ada nenek tetangga yang terganggu tidur siangnya akibat suara tawa kita yang membahana. Ditambah lagi kedua orangtua kita yang harus membersihkan bekas coretan-coretan kita di dinding.&lt;br /&gt;So udah jelas kan. Dulu kita memang hidup dengan damai dan penuh kesenangan, tapi tanpa disadari banyak orang yang menderita demi senyum bahagia kita. Apa kita masih mau bahagia seperti masa kecil kita dulu ? &lt;br /&gt;Tentu Sahabat semua pasti gak mau bahagia seperti itu. Bahasa kerennya bahagia di atas penderitaan orang lain. Tapi gak semua orang sebaik Sahabat yang lagi baca tulisan ini. &lt;br /&gt;Kalau mau bukti liat aja kehidupan masa remaja saat ini. Gak sedikit yang datang ke sekolah dengan sepeda motor yang dimodif. Mulai dari knalpot yang bunyinya dapat dikenali dari jarak satu kilo sampai bentuk sepeda yang dibuat agar mata setiap orang tertuju pada sepeda tersebut. &lt;br /&gt;Modif motor memang pekerjaan dengan biaya besar. Tapi gak jarang yang rela mengeluarkan biaya besar buat sang motor tercinta. Katanya sih untuk kepuasan pribadi atau bahkan agar bisa dikatakan keren.&lt;br /&gt;Sikap seperti ini gak jauh beda dengan sika-sikap anak taman kanak-kanak. Ketika anak TK bahagia dengan mainan baru, mereka bisa bahagia dengan sepeda yang warna-warni. Dan parahnya lagi kalau anak TK itu masih belum tau betapa besar perjuangan orangtuanya untuk membelikan mainan, lha mereka itu juga ikut-ikutan gak sadar. Mereka sama sekali tidak peduli dengan perjuangan orangtua untuk mencari uang. Dan seperti mencontek tindakan anak TK yang suka pamer mainan ke temennya, merek juga suka pamer motor ke teman-temannya. Nah ini yang bahaya. Padahal gak semua orang di sekolah itu secara keuangan dikatakan mampu. &lt;br /&gt;Sama juga dengan teman kita yang suka gonta-ganti hp biar gaya, menyemir rambut biar dikatakan keren, dan lain sebagainya. Padahal kalau kita lihat di Indonesia aja, para remajanya banyak yang belum beruntung. Banyak para ramaja seusia kita yang harus putus sekolah gara-gara tidak punya biaya. Belum lagi remaja-remaja yang terpaksa harus berbuat kriminil agar bisa mengikuti gaya hidup teman-temanya. MasyaAllah.&lt;br /&gt;Itu masih di Indonesia aja. Coba kita tengok sedikit keluar jendela. Di luar sana banyak saudara-saudara kita sesama muslim yang masih menderita. Di Palestina para remajanya bahkan tidak pernah terpikir untuk sekolah. Di sana mereka tidak bisa berjoget ria dengan iringan lagu band favorit mereka. Musik paling indah disana adalah teriakan takbir diiringi suara desiran peluru dan ledakan bom. Suasana tak jauh berbeda juga dialami teman-taman kita di Afghanistan, Pakistan, dan beberapa negara lainnya.&lt;br /&gt;Kita yang hidup di negara Indonesia yang damai dan sekarang masih dicukupkan rezekinya mungkin masih bisa tersenyum saat ini. Tapi apakah enak bila kita tersenyum bahagia disaat ada teman kita yang menangis sedih di perempatan jalan.&lt;br /&gt;Tentu tidak. Coz gak ada yang namanya bahagia kalau gak bisa dibagi. Bayangin aja kalau kita habis juara, tapi seluruh teman dan keluarga kita malah nangis semua. Pasti kita jadi salting atau bahkan ikut-ikutan nangis tanpa sebab. Maka gak enak kalau kita bahagia dan tertawa sendiri. Bisa dikira gila lho. &lt;br /&gt; Lha terus gimana caranya biar kita bisa berbagi tawa dengan saudara-saudara kita yang masih menderita ? Tentu saja hal itu gak akan bisa didapat hanya dengan duduk-duduk sambil membayangkan indahnya masa depan. Apalagi hanya berharap ada mesin waktu yang dapat membawa kita ke masa depan. &lt;br /&gt;Pastinya ketika kita ingin berbagi kebahagiaan kita pasti harus ada yang dikorbankan. Ibu dan Bapak kita dengan senang hati mengorbankan segala keinginannya, segala hartanya demi melihat senyum manis sang buah hati. Semuanya dikorbankan hanya untuk bisa tertawa bersama sang anak tercinta. Sama juga dengan kita sekarang. Ketika kita ingin berbagi tawa dengan saudara-saudara kita yang lain, maka harus ada yang dikorbankan.&lt;br /&gt;Semua hal bisa kita korbankan dalam hidup. Mulai dari harta, tenaga, pikiran semua dapat menjadi korban untuk membayar tawa saudara kita. Nah selain harta atau tenaga, kita juga dapat mengorbankan keinginan kita. Caranya adalah dengan mengerem segala aktivitas dengan mengikuti aturan yang ada terutama aturan Islam. &lt;br /&gt;Kalau dilihat dari jauh, aturan islam tu memang kelihatan berat, susah, dan membuat orang gak bebas. Tapi kalau dilihat dari deket ya gak gitu-gitu amat. Aturan islam memang membuat orang gak bebas, tapi itu ada maknanya. Coba kalau kita hidup tanpa aturan yang mengikat. Pastinya kehidupan akan kacau balau. Contoh paling mudah ya kehidupan kita saat ini. Setiap orang berusaha mendapat kebahagiaan tanpa peduli orang lain bahagia ato malah menderita. Maka dari itu Islam hadir untuk mengontrol kehidupan kita. Jadi semua aturan islam itu ada agar kita bisa bahagia tanpa membuat orang lain menderita.&lt;br /&gt;Jadi hanya dengan menjalani aturan Islam dengan utuh kita bisa berbagi tawa dengan saudara-saudara kita yang lain. Dan pastinya menjalani aturan islam itu butuh pengorbanan yang gak sedikit. Perlu niat kuat dan kesabaran yang tinggi. Mulai sekarang hilangkan segala keegoisan kita, mulai bagikan tawa dan bahagia pada saudara-saudara kita yang berada di sekeliling kita.&lt;br /&gt;Ingat. Dalam hidup ini kita bisa mendapatkan masa lalu, masa sekarang, dan masa depan. Dan kita hanya bisa mendapat satu diantara ketiganya. Kita bisa memilih berkorban demi mendapatkan ilusi masa lalu, berkorban untuk kepentingan diri kita saat ini, atau berkorban untuk mencapai masa depan. Maka mana yang ingin kita raih ? [gs]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-8121534961577894244?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/8121534961577894244/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/andai-detik-dapat-berulang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/8121534961577894244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/8121534961577894244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/andai-detik-dapat-berulang.html' title='Andai Detik Dapat Berulang'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-5749574018411609329</id><published>2010-04-11T17:13:00.000-07:00</published><updated>2010-04-11T17:13:00.008-07:00</updated><title type='text'>Pergi, dan Jangan Kembali</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Hmm.. jadi inget lagunya Cokelat nih, ”pergi, cepat pergi! Jangan, jangan kembali. Tinggalkan ku sendiri, memang lebih baik begini!” eits, sudah Sobat jangan nyanyi terus! Ga sadar ya, kalo suaranya fals en ga bisa jaga pitch control? Iya deh, sory. Emang suara kamu koq yang paling bagus, suaranya Sobat memang jelek. Puas! Udah, cukup berantemnya. Kita kembali ke jalan yang benar. Ngomong-ngomong tentang judul diatas, muncul sebuah pertanyaan. Emangnya siapa sih, yang disuruh pergi? Ah, paling-paling pacar. Kalo ga gitu TTM ato jalinan HTS alias Hubungan Tanpa Status. Iya, kan? Lagi-lagi bahas soal pacaran dan pergaulan. Basi, tau nggak Sobat! He..he.. sabar dulu donk, pren. Tapi betewe, O'o Sobatyah ketahuan. Koq kamu tahu? Emang kamu yakin kita bahas masalah itu? Oke sebelum kita jelasin, kita ikuti dulu pesan-pesan berikut ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Ada yang datang, ada yang pergi. Kira-kira begitulah ungkapan pepatah. Ada senang, ada susah. Itu mah udah pasti. Jika sesuatu yang mengasyikkan itu datang, kemudian kita senang, itu juga sudah wajar. Tapi seandainya keindahan itu pergi, itulah yang luar biasa. Maksudnya? Sabar dulu pren, biar kita terusin dulu ngomongnya.&lt;br /&gt;Alkisah hiduplah dua orang sahabat. Sebut saja, Odah dan Odeth. Saat bulan Romadhon kemarin, kedua dara cantik ini menghabiskan waktu bersama. Mulai dari sahur bareng, buka bareng, sholat tarawih bareng hingga tadarus Al-Quran juga dilakukan bersama-sama. Seandainya dikompetisikan, aktifitas ibadah kedua sahabat ini saling susul menyusul. Singkatnya mereka selalu berlomba-lomba dalam kebaikan. Pun demikian juga ketika mereka merayakan Idul Fitri. Opor ayam dan ketupat dimasak dan dimakan bersama-sama. Silaturahim kepada sesama, lagi-lagi dilakukan bersama.&lt;br /&gt;Namun betapa terkejutnya ketika Odah menyaksikan sahabatnya, Odeth menanggalkan kerudungnya seminggu setelah lebaran. ”Romadhon kan udah selesai,nah sekarang aku bisa beraktifitas lagi seperti biasanya.” begitulah kata Odeth, sambil membiarkan sahabatnya menelan ludah satu liter karena keheranan. Tanggapan Odeth itu seakan menunjukkan kegirangannya setelah Romadhon telah meninggalkannya. Maklum, doi mempunyai aktifitas sampingan sebagai seorang model. Setelah Odah melakukan cek n ricek, ternyata Odeth sahabatnya, mengenakan kerudung dan beribadah dengan khusyu' karena ingin menjiwai dan meresapi bulan yang penuh rahmat tersebut. ”Ya, mumpung Romadhon. Kalo diluar bulan Romadhon, aku kan sibuk, en ga mungkin pake kerudung. Soalnya aku kan model, jadi nggak mungkin kan? Kalo pake kerudung, aku kan ga bisa jadi model lagi. Wah, apa kata dunia?” jelas Odeth, yang kali ini membuat Odah bener-bener paham.&lt;br /&gt;Odeth, dan Odeth-Odeth yang lain beranggapan bahwa bulan Romadhon adalah saatnya untuk berpakaian lebih sopan, khatam Al-Quran dan mengurangi jatah diapelin oleh pacar masing-masing. Bagi mereka, bulan Romadhon hanya sebagai hiasan yang bisa dipakai dan ditanggalkan setahun sekali. Dan yang lebih parah lagi adalah anggapan bahwa Islam hanya ada di dalam masjid, majelis ta'lim, kontes MTQ pemilihan Da'i dan pengajian di TV saja. Diluar itu, sah-sah saja jika manusia berbuat sesuka hati. Nah, kalo udah seperti ini muncullah fenomena STMJ alias Sholat Terus, Maksiat jalan. Atawa yang terbaru, TOPI yang kepanjangannya Tadarus Oke, Pacaran Iya. Sungguh terlalu!&lt;br /&gt;Emangnya kenapa sih, kalo sebagai remaja kita berbuat agak bebas? Ya, secara gitu lho, kita kan butuh refreshing, hiburan, kesenangan, pokoknya yang asyik-asyik gitu! Nah, kalo kita ikut Islam terus, ntar kemana-mana disuruh pake peci, kalo yang cewe harus pake kerudung n jilbab. Padahal kita udah mahal-mahal beli shampo anti ketombe n bikin rambut berkilau. Kalo ditutupin terus, percuma donk ga ada orang yang bisa ngeliat?! He..he.. sabar dulu neng, udah selesai demonya? Kita lanjutin lagi. Emang ga bisa dipungkiri, masa remaja adalah masa yang paling bahagia. Secara gitu loh! (hii..hii..ikut-ikutan padahal ga ngerti artinya secara&gt;_&lt;). Bahkan ada lagu yang sangat populer menceritakan bahwa darah muda, darahnya para remaja. Jiwa yang sedang tumbuh ini lagi semangat-semangatnya mencari arti hidup. Saking semangatnya, semuanya ditabrak, untuk pengalaman katanya. Mulai dari minuman keras, pacaran sampe yang lebih jauh, rasanya wajib untuk dicoba. Oke deh, kalo sekedar cari pengalaman sih boleh-boleh aja, tapi kalo hanya karena alasan tersebut badan kita jadi bonyok dimana-mana, atau nasi udah menjadi bubur dan tepung udah jadi rempeyek, ini yang bermasalah. Daripada nantinya terperosok, ada baiknya kan kalo kita belajar dulu tentang sesuatu sebelum melakukannya. Nggak usah alergi dulu kalo denger kata-kata Islam, pengajian, fiqih dan lain-lain. Seperti kata Raffi Achmad dan Ayushita,”Jangan bilang tidak, bila kita belum mencoba...” tapi bukan asal semua hal langsung dicoba lho, ya! Nah untuk yang satu ini, ikuti saran penulis yang suaranya nggak kalah bagus dari Raffi Achmad,”Jangan bilang iya, bila kita belum belajar...” tuh kan!Ternyata fren, kalo kita mau membuka kepala (tapi jangan pake obeng atau palu lho, ya!) atau kata lainnya mau belajar, akan kita temukan bahwa Allah swt. telah mengatur segalanya dengan begitu baik, sehingga semua peraturan yang Dia berikan bersama Islam mulai dari A sampai Z dan dari 0 sampe 9, ternyata sangat sesuai dengan semua kebutuhan dan fitrah manusia. Kalo nggak percaya, teliti aja sendiri. Mulai dari bangun tidur, sampe mau tidur lagi semua aturan ada dalam Islam. Masih ga percaya? Mari kita buktikan.Menurut definisinya (waduh, opo maneh iku?!) Islam adalah agama yang diturunkan oleh Allah swt kepada Rasulullah Muhammad saw. Melalui perantara malaikat Jibril yang mengatur hubungan antara manusia dengan Allah, manusia dengan dirinya dan manusia dengan sesamanya. Hmmhhh... bentar ambil nafas dulu! Artinya, semua hal yang berhubungan dengan kehidupan manusia telah diatur oleh Allah swt. misalnya, ketika bangun tidur, kita diajarkan untuk membaca doa. Hayo, siapa yang tadi pagi nggak baca doa? Kemudian saat akan masuk toilet kita juga disuruh untuk berdoa. Setelah itu mau BAK (Buang Air Kecil) hingga BAB (nyang ini yang besar) semua ada caranya. Kemudian tata cara kita berpakaian juga ada aturannya, misalnya laki-laki harus menutup auratnya mulai pusar hingga lutut, kemudian wanita wajib mengenakan jilbab dan kerudung. Ini baru aturan tentang diri kita pribadi. Untuk beribadah kepada Allah, Islam juga mengaturnya. Bagaimana cara sholat, puasa, zakat dan lain-lain. Untuk berinteraksi dengan sesama, Allah juga memberikan kita peraturan. Contohnya, pergaulan antara laki-laki dan wanita, terus jika kita mengadakan jual beli. Wes, pokoknya komplit. Top Markotop, deh!Terus Sobat, yang disuruh pergi di paragraf awal itu siapa sih, dah ga sabar nih?! Untuk pertanyaan itu, ntar pasti kita jawab. Tapi Commercial Breaknya masih belum selesai. Jadi sabar dulu, ya. Kita kembali ke shaf yang rapat dan lurus (emangnya lagi sholat!). Sebagai seorang muslim dan muslimah, sudah selayaknya kita menyerahkan semuanya kepada Allah. ”Hidup matiku, adalah kuasa-Mu!” begitulah kata Pasha Ungu. Yakinlah bahwa apa yang telah ditentukan oleh Allah untuk kita adalah yang terbaik. Ketika Allah memerintahkan seorang cewe untuk menutup aurat, dan lebih memilih pake baju you can see, you can touch sampai you can thing, di suatu saat dan kondisi, pakaian yang seperti ini dapat menimbulkan fitnah. Bayangin aja, kalo Bunga Citra Lestari mengenakan pakaian seperti itu di Mall. Wah pasti semua mata tertuju padanya. Terus, seandainya pakaian seperti ini dikenakan oleh mbok Sumi penjual sayur yang tiap pagi lewat didepan rumah kamu, wah jangan dibayangin lagi. Pokoknya parah, bro! Nah, kalo para wanita mengumbar auratnya seperti ini, bukan tidak mungkin naluri lelaki para pejantan tangguh akan meluap-luap, dan pasti endingnya yang dirugikan adalah wanita, tul ga?Belum lagi dosa yang harus ditanggung seorang wanita yang melakukan mal praktek dalam berbusana. Karena saat seorang wanita sengaja mempertontonkan auratnya kepada laki-laki, selain dia berdosa atas tindakannya, doi juga ikut menanggung dosa lelaki yang meilhatnya. Tapi jangan mentang-mentang seperti itu, lantas seorang pria sah-sah saja memelototi aurat wanita yang tidak halal baginya. Setali tiga uang, Bro. Kita semua tahu jika setiap manusia memiliki naluri dan kebutuhan biologis yang harus ditunaikan. Tetapi bukan lantas kepengen sesuatu, kemudian bertindak semaunya sendiri, sebab Allah telah memberikan akal buat manusia.Dan ternyata akal lah yang membedakan antara kita dengan hewan. Seandainya seekor sapi jantan udah nepsong dengan betinanya, nggak masalah dia meu eh mau melakukan itu dimanapun. Dan jika di dunia ada seekor sapi yang berkenan menggunakan celana hot pants, rok mini dan tank top kemudian berdiri di tengah lapangan, nggak akan ada orang yang mengatakan ”dasar sapi ga tau malu!” atau ”dasar, sapi nggak punya harga diri!” yang ada paling-paling, ”Siapa sih yang punya sapi ini, udah gila ya?” Artinya, nggak masalah ketika seekor sapi bertingkah yang aneh-aneh dan nggak bisa diatur, lha wong namanya aja sapi! Bagaimana seandainya seorang manusia yang nggak bisa diatur, seenaknya dan semau udelnya sendiri dalam melakukan sesuatu? ”wah, kalo ini namanya orang aneh. Udah punya akal, diberi aturan oleh Allah, tapi tetep ga mau denger. Apa mau, disamain seperti hmm.. nggak jadi wes. Pokoknya sama. Terserah mau disamain seperti apa. He..he..!”Setelah mata kita telah terbuka oleh kenyataan bahwa hanya Islamlah yang bisa mengatur segalanya, dan menyadari keterbatasan kita, sudah selayaknyalah kita ubah haluan, tuk kembali kepada agama ini. Tenang aja bro n sis, nggak ada kata terlambat untuk meminta ampunan kepada Allah atas apa yang telah kita lakukan di hari-hari yang tlah lalu. Jika di bulan Romadhon, kita bisa mengusir godaan syetan dan bisa mengendalikan hawa nafsu kita serta lebih mendekat kepada Allah, bukan tidak mungkin di bulan ini dan bulan-bulan selanjutnya kita bisa jadi orang yang lebih baik. Jika di bulan Romadhon, kita sukses mengusir jauh kemaksiatan dari diri kita, mulai hari ini dan seterusnya, tempelkan stiker yang bertuliskan ”Maksiat dilarang masuk”. Hee..hee... emang kamu pintu, bisa ditempelin stiker. Yee, bukan begono maksudnya. Kok masih belum mudeng, to? Gini lho, kalo kemarin kita bisa menahan diri untuk nggak berbuat maksiat, sekarang harusnya lebih bisa lagi. So, selamat jalan maksiat, selamat datang taubat! Setuju, akur kan?[gs]&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-5749574018411609329?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/5749574018411609329/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/pergi-dan-jangan-kembali.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/5749574018411609329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/5749574018411609329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/pergi-dan-jangan-kembali.html' title='Pergi, dan Jangan Kembali'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-7134545485723868374</id><published>2010-04-11T07:07:00.000-07:00</published><updated>2010-04-11T07:07:05.739-07:00</updated><title type='text'>Sang Pemberani, Ibnu Mas'ud</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sebuah mutiara yang cantik tak lahir dari tempat yang indah. Kalimat ini yang kayaknya layak disandang oleh sahabat nabi yang satu ini. Dia bukan orang yang tinggi besar. Dia bukan pula orang kaya dan punya jabatan. Tapi kalau ngomongin keberanian dan perjuangannya untuk islam gak ada yang bisa nyamain deh. Tinggi keberaniannya jauh melebihi tinggi badannya. Harta keikhlasannya lebih banyak dari harta aslinya.&lt;br /&gt;Dia adalah Abd'ullah bin Mas'ud. Seorang sahabat yang termasuk dalam assabiqunal awwalun ( sahabat yang pertama-tama masuk islam ). Ketika ditanya tentang awal mula masuk islam, Ibnu Mas'ud pernah bercerita. Begini ceritanya :&lt;br /&gt;“Ketika itu saya masih remaja, menggembalakan kambing kepunyaan Uqbah bin Mu'aith. Tiba-tiba datang Nabi bersama Abu Bakar dan bertanya: “Hai nak, apakah kamu punya susu untuk minuman kami ?”.&lt;br /&gt;“Aku hanya orang kepercayaan, aku bukan pemilik kambing ini” ujarku, “dan tak dapat memberi Anda berdua minuman” &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Maka Nabi berkata : “Apakah kamu punya kambing betina mandul,  yang  belum  dikawini ( kambing yang tidak mengeluarkan air susu ) ?”.   “Ada”, ujarku. Lalu saya bawakan kambing itu kepada mereka. Kambing itu diihat kakinya oleh Nabi lalu diperas susunya sambil memohon kepada Allah. Tiba-tiba dari susu itu keluar susu yang banyak. Kemudian Abu Bakar mengambikan sebuah batu cembung yang digunakan Nabi untuk menampung perahan susu. Lalu Abu Bakar pun minum, dan saya pun ikut minum juga. Setelah itu Nabi berkata kepada susu: “Kempislah!': maka susu tu menjadi kempis.&lt;br /&gt;Setelah peristiwa itu saya datang menjumpai Nabi, kataku: “Ajarkanlah kepadaku kata-kata tersebutl”&lt;br /&gt;Ujar Nabi : “Engkau akan menjadi seorang anak yang terpelajar!”&lt;br /&gt;Melihat mukjizat yang dimiliki Rasulullah itulah, ibnu Mas'ud terkagum-kagum. Rasulullah pun kagum dengan sifat amanah yang dimiliki ibnu Mas'ud kecil, padahal pada masa itu orang yang amanah jumlahnya sedikit. Dari pertemuan pertama kalinya dengan Rasulullah itu, ia menjadi mantap untuk memeluk Islam dan berubah dari sosok seorang anak kecil yang tidak memiliki keberanian dalam memilih jalan hidupnya dan menyampaikan kebenaran kepada orang-orang kafir Quraisy  menjadi salah seorang yang paling berani dalam jalan dakwah Islam dan memberikan sumbangan yang sangat berarti bagi umat muslim.&lt;br /&gt;Dalam usia yang masih belia ia sudah tumbuh menjadi sosok yang memiliki kepribadian yang mulia. Meskipun Ibnu Mas'ud itu kurus kering, pendek, dan miskin , ia tidak merasa minder ataupun goyah imannya sedikit pun. Waktu Islam mulai didakwahkan secara terang-terangan, ibnu Mas'ud menunjukkan sikap rela berkorban demi mendakwahkan Islam. Dia tidak peduli dengan segala akibat yang mungkin diterimanya meskipun nyawa yang akan menjadi taruhannya. Gini ceritanya : &lt;br /&gt;“Yang mula-mula membaca al-quran dengan keras di Mekah setelah Rasulullah adalah Abdullah bin Mas'ud. &lt;br /&gt;Pada suatu hari para shahabat Rasulullah berkumpul, dan salah seorang dari mereka berkata : “Demi Allah orang-orang Quraisy belum pernah mendengar sedikit pun al-quran ini dibaca dengan suara keras di hadapan mereka... Nah, siapa di antara kita yang bersedia memperdengarkannya kepada mereka ....”&lt;br /&gt;Maka kata Ibnu Mas'ud: “Saya “&lt;br /&gt;Kata mereka: “Kami Khawatir akan keselamatan dirimu! Yang kami inginkan ialah laki-laki yang mempunyai kerabat yang akan mempertahankan dia dari orang-orang Quraisy jika mereka bermaksud jahat ....”&lt;br /&gt;”Biarkanlah saya!” kata Ibnu Mas'ud pula, “Allah pasti membela”. &lt;br /&gt;Maka datanglah Ibnu Mas'ud kepada kaum Quraisy di waktu dluha, yakni ketika mereka sedang berada di balai pertemuannya. la berdiri di panggung lalu membaca : Bismillahirrahmaanirrahim, dan dengan mengerashan suaranya: Arrahman Allamal Quran ....&lt;br /&gt;Lalu sambil menghadap kepada mereka diteruskanlah bacaannya. Mereka memperhatikannya sambil bertanya sesamanya :&lt;br /&gt;”Apa yang dibaca oleh anak si Ummu 'Abdin itu ... .Sungguh, yang dibacanya itu ialah yang dibaca oleh Muhammad”&lt;br /&gt;Mereka segera mendatangi dan memukuli Ibnu Mas'ud, dan Ibnu Mas'ud sendiri meneruskan bacaannya sampai batas yang dihehendaki Allah. Setelah itu dengan muka dan tubuh yang babak-belur ia kembali kepada para shahabat. Kata mereka:”Inilah yang kami khawatirkan akan terjadi padamu ....!” &lt;br /&gt;Ibnu Mas'ud lantas berkata “Sekarang ini tak ada dakwah yang lebih mudah untuk menghadapi musuh-musuh Allah itu! Dan seandainya kalian menghendaki, saya akan mendatangi mereka lagi dan berbuat hal yang sama besok “&lt;br /&gt;Sahabat yang lain lantas berkata: “Cukuplah! Kamu telah membacakan kepada mereka sesuatu yang  tabu bagi mereka!” &lt;br /&gt;So, itulah yang yang dilakukan oleh Ibnu Mas'ud. Keberaniannya bahkan mengalahkan sahabat senior seperti Abu Bakar. Memang dalam soal harta, ia tidak ada apa-apanya. Bila ngomong masalah badan, ia kecil dan kurus. Apalagi dalam soal jabatan, bagai langit dan dasar laut paling bawah. Tapi sebagai ganti dari tubuh yang kurus dan jasmani yang lemah, ia dianugerahi kemauan baja yang dapat menundukkan para penguasa dan ikut mengambil bagian dalam merubah jalan sejarah. Sebagai ganti dari kemiskinannya itu, Islam telah memberinya harta yang melimpah dari hasil perjuangan umat Islam. Dan untuk mengimbangi nasibnya yang terlunta-lunta, Islam telah melimpahinya ilmu pengetahuan, kemuliaan serta ketetapan, yang menampilkannya sebagai salah seorang tokoh terkemuka dalam sejarah kemanusiaan. &lt;br /&gt;So, gimana dengan kita ? Kita yang udah punya harta yang cukup, fisik yang lumayan ganteng buat yang laki n cantik buat yang perempuan, ditambah kondisi ortu yang udah layak dalam berbagai hal. Tapi kenapa kita tidak mau berjuang untuk kemuliaan Islam. Apa kata dunia nanti ?? [gs]&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-7134545485723868374?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/7134545485723868374/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/sang-pemberani-ibnu-masud.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/7134545485723868374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/7134545485723868374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/sang-pemberani-ibnu-masud.html' title='Sang Pemberani, Ibnu Mas&apos;ud'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-348538983747438159</id><published>2010-04-11T01:45:00.000-07:00</published><updated>2010-04-11T01:45:29.372-07:00</updated><title type='text'>SUPERMAN n SUPARMAN ,..</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Superman dan Suparman bukanlah anak kembar. Bukan pula saudara yang lahir dari ibu yang sama. Tapi tak disangka jalan hidup keduanya serupa tapi tak sama. &lt;br /&gt;Sobat semua pasti tau kan dengan Superman. Siapa sih yang gak kenal dengan dia. Badan kekar yang kebal peluru ditambah dengan pendengaran tajam ditambah sinar mata perusak dan tak lupa kemampuan terbang. Gak cukup punya fisik dan skill tangguh, Superman juga punya jiwa kesatria nan baik hati. So, gak salah bila Superman menjadi idola tersendiri bagi semua orang terlebih lagi anak kecil. &lt;br /&gt;Gak jauh-jauh amat dengan Superman, Suparman juga gak kalah hebat. Tubuh kurus kering dibalut dengan baju lusuh selalu menemani penampilannya. Tapi jangan salah sangka dulu, dibalik penampilannya yang kurang meyakinkan, Suparman menyimpan kemampuan khusus untuk berjalan hingga puluhan kilometer dalam sehari semalam dalam segala kondisi. Mau hujan, terang, bahkan badai sekalipun. Itu masih dilengkapi juga dengan badan yang tahan segala kondisi. Kurang apa coba ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Lain Super lain pula Supar. Kalau Superman menggunakan kemampuan supernya untuk menolong sesama, membantu yang kesulitan dan mengalahkan penjahat, maka Suparman menggunakan kekuatan suparnya untuk berjalan kesana kemari meminta belas kasihan dari orang-orang di sekitarnya alias menjadi seorang pengemis. Beda banget antara kedua insan beda dunia ini.&lt;br /&gt;Tentu sebagai manusia yang normal kita semua pingin jadi seperti Superman. Manusia yang dipuja oleh jutaan orang. Kehadirannya selalu dinanti dan kedatangannya membawa manfaat. Dan so pastilah, kita gak mau hidup seperti suparman. Hidup ato nggak gak ada yang peduli.&lt;br /&gt;Tapi bener nih mau jadi seperti seorang Superman ? Coba kita telusur dan telisik dulu. Coba kita kembali ke masa para superhero belum terkenal. Superman remaja hidupnya gak seperti kita-kita ini. Karena superman remaja berbeda dengan teman-temannya, maka dia dijauhi dan bahkan dimusuhi. Tapi gak hanya itu aja. Di tengah masa-masa sibuk sekolah, selalu ada aja orang-orang yang butuh pertolongan atau musuh baru. Kayak orang lain gak tau aja Superman mau ujian. Belum lagi kalau Superman remaja lagi Falling in Love. Kalau remaja sekarang lagi Falling in Love pasti langsung maen tembak. Tapi Superman remaja gak bisa kayak gitu. Kalau ketahuan musuhnya pasti nyawa orang yang dikasihi akan terancam. Belum selesai masalah-masalah tadi muncullah masalah baru. Banyak orang tidak suka dengan aksi Superman. Alasannya merusak lah, mengganggu lah, pokoknya banyak deh alasannya.&lt;br /&gt;Nah itu tadi sebagian masalah sang Superman sebelum jadi terkenal. Tapi ketika udah besar dan terkenal seperti sekarang masalah ya masih belum selesai. Justru masalahnya tambah banyak dan tambah ruwet. Ketika sebagian besar orang berfikir masalah pasangan hidup, anak, dan pekerjaan, Superman justru masih menambah pikirannya dengan masalah-masalah orang lain. Bayangin aja ditengah sibuk-sibuknya bekerja ada orang minta tolong.&lt;br /&gt;Nah itu tadi adalah sekelumit kisah perjuangan sang Superman. Trus setelah menyimak kisah tadi, apakah kita masih tetep mau jadi Superman ? &lt;br /&gt;Kalau kita tetap mau menjadi seperti Superman pasti kita akan mengalami nasib yang sama dengan Superman. Ketika kita ingin berguna bagi orang lain tentu kita harus rela untuk bersusah payah dan berkorban banyak. Ketika kita berusaha menolong orang lain belum tentu pujian dan sanjungan yang kita dapat. Bahkan malah hinaan, ejekan yang didapat. Tapi itu masih biasa. Kita seringkali harus berkorban harta, tenaga dan waktu yang berharga. Ketika teman-teman yang lain lagi bersenang-senang dengan buku pelajaran, kita malah keluyuran kemana-mana untuk menolong orang lain.&lt;br /&gt; Dan tentunya beda banget perjuangan jadi Superman dengan menjadi Suparman. Kalau mau jadi seorang Suparman dengan hidup ala kadarnya gak butuh perjuangan ekstra. Cukup dengan duduk manis sambil memasang wajah kelaparan. Dan pastinya hasil yang akkan dipetik akan berbeda juaauh.&lt;br /&gt; Tapi inget Sobat semua, Allah tidak akan menurunkan ujian yang tidak sanggup manusia pikul. Kalau nggak pastinya di dunia ini gak ada yang namanya Superman. Bukti yang paling jelas bisa dilihat pada orang paling berpengaruh di dunia. Siapa lagi kalau bukan nabi kita Muhammad SAW. Nabi Muhammad adalah orang yang kehebatannya diakui oleh jutaan orang di dunia. Dan lebih hebatnya lagi pengakuan itu tidak datang hanya dari kaum muslim saja. Banyak orang dari berbagai agama mengakui kehebatannya. Kalau kita telusuri sejarah hidup nabi kita, pastinya untuk menjadi nabi seperti sekarang itu jalannya gak mudah. Berapa kali nabi kita terancam dibunuh. Belum lagi setiap hinaan dan ejekan yang datang silih berganti. Tapi semuanya bisa dilewati. &lt;br /&gt;Kalau mau contoh lagi ada dari penerus nabi kita. Dia adalah sahabat nabi sekaligus khulafaurasyidin dengan watak paling keras. Dialah Umar bin Khattab. Semua orang pasti tau segala kelebihan dari sahabat nabi ini. Meskipun wataknya keras, tapi karena kepemimpinannya-lah peradaban Islam dapat berkembang dengan pesat. Dan ternyata Umar tidak mendapat semuanya itu hanya dengan duduk manis di perempatan jalan. Dalam suatu kisah Umar diceritakan pernah membawa sekarung makanan utnuk diberikan kepada rakyatnya yang kelaparan. Belum lagi setiap malam dihabiskannya untuk berkeliling kota menengok rakyatnya. Nah kalau mereka aja bisa kenapa kita nggak ?&lt;br /&gt;Sebenernya nih, untuk menjadi seorang Superhero itu syaratnya gak macem-macem. Cuma dibutuhkan kekuatan super aja. Tapi yang namanya kekuatan super bukan hanya otot yang kuat hingga bisa mengangkat kereta api aja. Atao malah kemampuan terbang, sinar penghancur, dll, dkk aja. Yang itu hanya ada di layar kaca aja.&lt;br /&gt;Kekuatan super itu sebenernya sudah ada dalam diri kita. Sejak diri kita berada dalam kandungan mama tercinta, sudah ada bibit-bibit kekuatan super dalam diri kita. Coba kita amati tubuh kita sekarang. Meskipun sekarang ada yang gemuk kayak tong ato kurus kayak tiang, tapi tubuh yang kita punya ini sudah di rancang sedemikian rupa sehingga menjadi tubuh yang sempurna. Kita diberi dua tangan dan dua kaki yang mampu mendukung segala gerakan kita. Kita juga diberi dua buah mata, satu hidung, dan dua telinga yang kesemuanya memiliki fungsi masing-masing. Nah ini belum ditambah dengan beragam bagian tubuh dalam manusia. Semua organ yang bertumpuk dalam tubuh memiliki fungsi yang berkaitan dan kesemuanya bekerja bersama-sama sehingga kita bisa hidup sekarang. &lt;br /&gt;Itu hanya dari sisi fisik saja. Belum lagi ditambah hati nurani yang khas milik  malaikat dicampur dengan nafsu khas milik syaitan. Dan sebagai penyempurna, kita diberi juga akal sebagai harta berharga manusia. Dengan akal ini manusia dilebihkan atas semua makhluk. Dengan akal itu kita bisa terbang layaknya burung. Kita juga dapat berenang layaknya ikan kerena ulah akal ini. &lt;br /&gt;Nah itulah sebenarnya bibit-bibit kekuatan super yang ada pada diri kita. Nyatanya gak semua orang bisa mengeluarkan kekuatan supernya itu. Hidup Superman dan Suparman memang beda. Tapi bukan berarti mereka memang tercipta dengan potensi yang berbeda. Suparman tercipta dengan potensi yang sama dengan Superman. Bedanya hanya Superman bisa mengeluarkan dan mengarahkan potensinya aja.&lt;br /&gt;Nah, kunci sebenarnya dari potensi manusia tak lain dan tak bukan adalah iman dan Islam. Kekuatan iman dan Islam ini yang akan mengeluarkan semua potensi manusia sehingga manusia menjadi seorang superhero. &lt;br /&gt;Kalau diibaratkan iman itu seperti tubuh kekar nan atletis milik Superman. Dengan tubuh yang kekar Superman dapat bertahan dari serangan para musuh-musuhnya. Dan dengan tubuhnya itu pula Superman mampu mengalahkan musuh-musuhnya. Seperti itu pula fungsi iman. Dengan iman yang kuat kita menjadi pribadi yang taat dan sulit digoyang. Dengan iman yang kuat kita akan bertahan dari serangan-serangan yang menghadang. Dan lebih dari itu, iman juga menjadi pondasi ketika kita mau menyelamatkan orang lain. So, meskipun tubuh kita krempeng dan pendek kalau kita punya iman yang kuat pasti kita akan lebih kuat dari orang yang tinggi kekar. &lt;br /&gt;Tapi hanya dengan iman tidak akan cukup. Perlu dilengkapi dengan Islam. Bila iman adalah tubuh kekar nan atletis maka Islam dan aturannya adalah kemampuan terbang, sinar penghancur, jaring laba-laba, dan pokoknya semacam itulah. Islam dan iman memang pasangan sehidup semati. Seperti pula antara badan kekar dengan kemampuan terbang. Tentunya kita gak bisa memisahkan antara tubuh kekar dengan kemampuan terbang. Bayangin aja Superman dengan tubuh kekar tapi gak bisa terbang. Tentunya Superman gak bisa nolongin orang-orang. Gimana mau nolong, untuk datang ke tujuan aja harus lari-lari. Begitu pula sebaliknya, bila Superman bisa terbang, tapi gak punya badan yang kekar. Kalau cuaca ceranh mungkin gak ada masalah. Tapi gimana kalau lagi hujan badai. Bisa hilang Supermannya. Begitu pula iman dan Islam. Keduanya saling melengkapi dan membutuhkan.&lt;br /&gt;Yang namanya Islam pasti tidak pernah lepas dari aturan. Yang namanya aturan pastinya itu bersifat membatasi. Mau ngelakuin ini gak boleh, itu gak boleh, pokoknya banyak hal yang gak dibolehin. Terkadang kita mungkin sangat jengkel dengan aturan Islam yang gak ngebolehin banyak hal. Tapi jangan ill-feel dulu. Aturan Islam memang sangat ketat n lengkap. Buktinya semua kelakuan kita ada hukumnya dalam Islam. Mulai dari bangun tidur, ke kamar mandi, sekolah, sampai pulang n tidur lagi semua ada aturannya. Peraturan ini gunanya agar kita gak salah dalam menggunakan kemampuan kita. Bayangkan aja kalau kita hidup tanpa aturan. Pasti segalanya akan jadi kacau. Penjahat yang harusnya dibasmi malah disanjung-sanjung.&lt;br /&gt;Dengan aturan Islam inilah kita bisa mengatur kekuatan kita. Yang namanya kekuatan super memang gak boleh digunakan sembarangan. Kalau dipakai sembarangan pasti akan merusak dunia. Coba kalau Superman menggunakan kemampuannya melihat menembus tempok untuk melihat orang mandi. Wah, gawat jadinya. Belum lagi kalau kemampuan Superman dipakai untuk berbuat jahat.&lt;br /&gt;Selain untuk mengatur kekuatan diri sendiri, aturan Islam adalah alat penyelamatan terbaik. Ini bukan menyelamatkan dari penjahat aja. Tapi lebih dari itu, menyelamatkan manusia dari dunia yang rusak dan dari siksa api neraka. Kita kan dah tau bahwa Islam itu yang tebaik. Maka gak salah bila yang dapat menyelamatkan manusia hanya Islam. Kalau gak dengan Islam, kita mau pake cara apa untuk menyelamatkan manusia dari kerusakan dunia dan siksa neraka ?&lt;br /&gt;Nah sekarang terserah kepada kita. Apakah kita sekarang mau menjadi seperti Suparman ataukah Superman. Kita semua bisa jadi Superman atau bisa jadi Suparman. Jalan untuk membangkitkan kekuatan super dalam diri kita juga telah terbentang di hadapan kita. Semua terserah kepada kita. Apakah kita mau menempuh jalan yang berat dan berliku untuk mendapat iman dan Islam sekaligus mempertahankannya atau kita memilih hidup ala kadarnya dan menjadi orang yang ala kadarnya juga, hidup ato nggak gak ngefek. [gs]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-348538983747438159?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/348538983747438159/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/superman-n-suparman.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/348538983747438159'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/348538983747438159'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/superman-n-suparman.html' title='SUPERMAN n SUPARMAN ,..'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-1297489134088274213</id><published>2010-04-10T01:59:00.000-07:00</published><updated>2010-04-10T01:59:37.337-07:00</updated><title type='text'>Atur keberuntunganmu ,..</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Matahari belum lama meninggalkan langit hari ini. Masih membekas senyuman ramah matahari di langit barat. Seolah matahari ingin mengucap terima kasih atas kebahagiaan yang didapat ketika menemani manusia pada hari itu. Manusia pun larut dalam indahnya rembulan bersama bintang malam. Bersyukur atas apa yang didapat hari ini. Dan tertawa bahagia bersama keluarga tercinta dan teman yang setia.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Tapi kayaknya hal itu gak berlaku buat si  Jambul ( bukan nama sebenarnya ). Gimana nggak, dalam satu hari ini aja udah berapa kesialan yang nongol dalam hidup indahnya. Pagi hari udah terpaksa olahraga nuntun sepeda karena ban bocor di tengah jalan. Siang hari, kena marah sama Pak Guru gara-gara gak bawa PR. Sore hari nyaris digebukin orang sekampung gara-gara bola yang di tendangnya mencederai seorang nenek, sebuah pot bunga, sebuah kaca jendela, dan seekor kucing. Kurang parah apa nasib si Jambul ini. &lt;br /&gt;Nasib si Jambul memang sial hari ini, tapi yang namanya sial tidak hanya menimpa si Jambul aja. Setiap manusia pasti pernah mengalami hal yang serupa meskipun kejadiannya gak sama. Bahkan saking seringnya kesialan itu datang maka muncul istilah seperti hari sial, angka sial, sepeda sial, barang sial, dan bahkan sialan. &lt;br /&gt;Kalau ngomongin masalah sial pastinya gak lengkap kalau gak ngomong masalah untung. Yups, untung dan sial itu seperti kakak-adik. Kalau ada sial, pasti ada beruntung. Kalau sial itu selalu berhubungan dengan sesuatu yang gak enak, kalau beruntung itu pasti selalu berhubungan dengan hal-hal yang enak. Tiba-tiba nemu uang di jalan. Ato mungkin kita pernah lupa mengerjakan tugas tiba-tiba besoknya tugas tersebut gak jadi dikumpulkan. Nah itu baru yang namanya beruntung.&lt;br /&gt;Yups itulah bumbu kehidupan kita. Ada saatnya kita beruntung, ada saatnya kita sial. Sebagai manusia normal yang waras tentunya kita selalu ingin dapet keberuntungan terus menerus dan gak pernah dapet sial. Tapi sayangnya yang namanya keberuntungan dan kesialan memang itu datangnya tidak dapat diduga. Ibaratnya datang tak dijemput, pulang tak diantar. &lt;br /&gt;Tapi GreenSoul pingin bagi-bagi rahasia nih. Ini adalah rahasia untuk mengatur  keberuntungan dan kesialan kita. Tentunya kita semua mau untuk selalu beruntung tiap harinya dan jauh dari sial. Mau tau gimana caranya ? Tetep ikuti aja tulisan yang mau lewat berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum Alam &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi dan alam semesta ini sudah tercipta ratusan juta tahun yang lalu. Dan sejak dahulu kala, dunia yang kita tinggali sekarang telah tercipta dengan ukuran yang pas dan seimbang. Coba aja kita lihat komposisi udara kita. Udara kita tersusun atas 70 persen Nitrogen, 27 persen Oksigen, dan 3 persen Karbon Dioksida dan gas lainnya. Kalau kita ubah dikit aja komposisi karbon dioksida jadi 5 persen, maka jadilah yang namanya Gombal Warming, eh salah Global Warming. Kalau misal jumlah Oksigen itu ditambah jadi 50 persen, maka hasilnya lebih gawat lagi. Coz karena Oksigen banyak, maka setiap gesekan yang terjadi bisa menghasilkan api. Nah Gawat kan.  &lt;br /&gt;Nah itulah hebatnya Allah tuhan kita. Dan lebih hebatnya lagi, untuk menjaga keseimbangan itu Allah juga menciptakan yang namanya Sunnatullah alias hukum alam. Hukum alam ini yang membuat ukuran-ukuran di dunia ini tetap seimbang. Ketika manusia bernafas maka manusia mengeluarkan karbon dioksida. Kemudian karbon dioksida dikembalikan lagi menjadi oksigen oleh tumbuhan. Hukum alam ini yang kemudian dipelajari oleh manusia sehingga lahirlah pelajaran Biologi, Fisika, dll, dkk.&lt;br /&gt;Pastinya semua yang ada di alam dunia akan mengikuti hukum alam tersebut.  Ketika kita melempar bola pasti jatuh ke bumi. Tidak ada satu perbuatanpun yang keluar dari hukumnya Allah ini. Termasuk pula seluruh perbuatan manusia.&lt;br /&gt;Setiap perbuatan manusia pasti memiliki sebab dan akibat. Gak mungkin dong kalau manusia itu berbuat tanpa sebab. Kalau ada pun itu hanya orang yang gak waras aja. Dan setiap perbuatan pasti nanti ada akibatnya. Akibat itu selain kepada lingkungan sekitar juga akan kembali ke diri pelakunya tersebut. Jika kita makan banyak akibatnya makanannya habis dan kenyang. Kalau kita makan sedikit akibatnya ya makan lagi. Begitu pula kalau kita bersedekah. Ketika kita bersedekah akibatnya membuat orang lain senang. Tapi selain itu ada akibat lain juga. Ketika kita bersedekah pastinya ada kebaikan yang akan datang kembali kepada kita.&lt;br /&gt;Banyak orang yang kemudian menyebut kasus tadi sebagai hukum karma. Hukum ini memang belum bisa dibuktikan oleh hukum fisika. Bahkan orang sejenius Einstein belum bisa membuktikan kebenaran hukum karma itu. Tapi bukan berarti hukum karma itu tidak ada. &lt;br /&gt;Kalau mau bukti, buktinya buanyak sekali. Masih inget kan dengan kata-kata terkenal dari ustad Yusuf Mansyur. Beliau pernah mengatakan kalau kita bersedekah maka akan dikembalikan 10 kali lipat. Sekarang kita lihat aja orang-orang kaya di bumi Allah ini. Sebagian besar orang yang kaya adalah orang-orang yang suka menyumbang untuk amal. Liat aja bos besar Microsoft yaitu si Bill Gates. Bill Gates itu suka sekali menyumbang untuk kegiatan amal. Dan bukannya berkurang kekayaannya tetapi justru kekayaannya semakin bertambah. Mau bukti lagi kita liat aja ratunya talkshow dunia. Siapa lagi kalau bukan si Oprah Winfrey. Semua orang udah tau kalau si Oprah punya banyak lembaga amal untuk membantu orang-orang miskin. Dan hasilnya dia bisa tambah kaya.&lt;br /&gt;Masih kurang buktinya. Coba kita kembali ke masanya para sahabat. Kita pastinya udah kenal dong dengan sahabat Utsman bin Affan. Utsman ini adalah sahabat yang terkenal kaya raya. Tapi kalau kita lihat dalam sejarah udah berapa kali dia menyumbangkan hartanya untuk umat Islam. Dia pernah mengeluarkan sebagian besar hartanya untuk membiayai pasukan Islam. Ketika di Madinah terjadi kekeringan dia juga pernah memberikan makanan gratis kepada penduduk Madinah. Tapi bukannya tambah miskin, malah dia semakin kaya.&lt;br /&gt;Nah itu baru dari sisi sedekah aja. Coba kita lihat sisi baliknya. Sekarang coba kita lihat hidup para kriminil-kriminil berdasi alias para koruptor. Kalau kita lihat para koruptor itu pasti punya duit yang banyak. Dan tentunya duit itu banyak yang gak halal. Tapi pastisuatu saat ada aja masalah yang dateng ke para koruptor itu sampai nanti uang gak halal itu hilang. Bisa aja anaknya yang nakal minta ampun sampai menghabiskan uang ortunya. Bisa juga kena penyakit aneh-aneh yang butuh biaya banyak untuk berobat. Kisah seperti ini tu banyak dialami oleh orang-orang yang duitnya gak halal.&lt;br /&gt;Masih kurang buktinya ? Kalau bukti banyak sebenernya. Tapi kalau ditulisin di sini semua gak bakal cukup. Yang jelas semua bukti ini semakin memperkuat adanya hukum karma. Kebaikan pasti dibalas kebaikan dan keburukan pasti dibalas keburukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbanyak  Keberuntunganmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kita sebut keberuntungan dan kesialan itu tak lain dan tak bukan adalah akibat hukum karma tersebut. Hukum karma memang terbukti dalam kehidupan manusia, akan tetapi balasan hukum karma ini datangnya gak langsung. Ketika kita bersedekah gak langsung ada uang yang jatuh dari langit. Begitu pula ketika kita berkata kotor. Gak langsung kita ditampar oleh Allah. Kadang datangnya selang sehari, kadang datangnya seminggu, kadang datangnya tahunan. Yang jelas pasti datang.&lt;br /&gt;Nah kalau udah tau asalnya keberuntungan, pasti tau juga kan gimana caranya agar banyak beruntung dan sedikit sial. Yups, caranya hanya dan hanya dengan berbuat baik dan menjauhi perbuatan buruk. Hanya dengan berbuat baik kita bisa mendapat keberuntunagn di lain hari. Kalau kita tambah memperbanyak keburukan kita, maka justru banyak kesialan yang akan didapt di kemudian hari. &lt;br /&gt;Berbuat baik ini pastinya ukurannya bukan ukuran manusia. Baik buat satu orang belum tentu baik untuk orang lain. Maka dari itu ukuran baik dan buruk itu datangnya dari Allah. Jadi kalau kata orang pacaran baik, kalau kata Allah pacaran itu buruk pastinya pacaran itu jadinya buruk. Dan pastinya kalau kita melakukan itu pasti nanti ada kesialan yang menghampiri kita di kemudian hari.&lt;br /&gt;Satu lagi yang perlu diingat nih. Perbuatan yang berbeda pastinya balasannya berbeda. Bersedekah tentu beda imbalannya dengan dakwah. Sholat tentu berbeda dengan mengaji. Ukuran ini sekali lagi yang nentuin adalah Allah. Allah sudah menetapkan dakwah, sholat, puasa sebagai yang wajib. Dan yang wajib tentunya lebih tinggi dari yang sunnah. Yang sunnah tentunya lebih tinggi dari yang mubah. Begitu pula untuk tindakan buruk kita. Allah sudah menentukan yang mana yang parah dan mana yang nggak.&lt;br /&gt;Nah itu tadi bila kita mau mengatur keberuntungan di dunia. Kita harus banyak berbuat baik dan meninggalkan yang buruk. Dan bukan saatnya kita berbuat baiknya cuman sedekah atau sholat sunnah aja. Sudah gak jaman lagi. Sekarang saatnya kita berburu keberuntungan dengan banyak berdakwah. Coz dakwah tu pekerjaannya nabi dan para sahabat. &lt;br /&gt;Dan yang perlu diinget lagi nih, hukum karma ini berlaku untuk semua manusia tanpa peduli ras, suku bangsa, dan agama. Orang yang bukan muslim ketika bersedekah juga akan mendapat balasan yang sama di dunia. Nah bedanya nanti di akhirat. Seorang muslim ketika berbuat baik selain dapat balasan di dunia, bisa juga menabung balasan di akhirat. Tapi gak semua perbuatan kita bisa jadi tabungan di akhirat kelak. Syaratnya jika dan hanya jika perbuatan baiknya itu dilakukan untuk mendapat ridho Allah. Gampang kan.&lt;br /&gt;Oh iya ada yang lupa belum disampein. Yang namanya keberuntungan ama kesialan waktu datangnya gak bisa kita atur. Bisa aja datang besok, bisa aja datang tahun depan. Tapi inget sahabat semua, keberuntungan dan kesialan pasti didatangkan pada waktu yang pas oleh Allah. Waktu yang pas ini bisa jadi sama dengan waktu pas bagi kita bisa jadi juga berbeda. Mungkin kita udah banyak dakwah, banyak beribadah, eh tapi hidup kita masih sial melulu. Bukan berarti teori ini salah. Cuma balasan kebaikan ini belum saatnya aja turun karena waktunya gak baik. Dan menurut Allah sekarang tu waktu yang baik buat mengurangi tabungan keburukan. Di lain waktu ketika kita bener-bener butuh keberuntungan pastinya balasan itu akan datang.&lt;br /&gt;Nah sekarang mau nunggu apa lagi ? Saatnya kita perbanyak dakwah dan ibadah kita. Coz itulah tabungan kebaikan dunia sekaligus tabungan akhirat kita. Dan ingat yang lebih tau tentang kita adalah Allah, jadi serahin aja waktu datengnya balasan kepada Allah. Dijamin Allah gak akan dholim mengurangi jatah balasan kebaikan kepada kita.(gs)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-1297489134088274213?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/1297489134088274213/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/atur-keberuntunganmu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/1297489134088274213'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/1297489134088274213'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/atur-keberuntunganmu.html' title='Atur keberuntunganmu ,..'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-8339969796778617166</id><published>2010-04-09T10:13:00.000-07:00</published><updated>2010-04-09T10:13:33.739-07:00</updated><title type='text'>Be smart,YUUUKK..?!!</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Remaja. Ya, topik yang ngga' akan pernah habis-habis nya untuk di bahas. Ketika mendengar tentang ini, apa sih yang terbayang d benak sobat muda semua? Remaja mah ngga' boleh kuper. Remaja ya kudu punya banyak 'doku' dunk. So pasti, kudu ngikuti perkembangan zaman lah. Kalo ad baju model baru, ya ngga' cuma diliatin, tapi ya di beli trus d pake dunk. Kalo ada model rambut baru, itu mah style yang lagi trend saat ini. Cape' deh kalo Qta sampe ktinggalan start untuk ngikutin. So,, kalo perlu, liat tuh majalah ini, majalah itu,, tOp abyz deh bahas all about teens. Ato minimal, liat di tivi-tivi lah gossip-gosip terbaru. Pokoknya, amit-amit kalo jadi remaja yang kuper, ngga' trendi, 'n ngga' gaul..&lt;br /&gt;Yah, itulah deretan jawaban yang pernah nongol dalam forum antar remaja di situs internet. Jadi remaja ngga' boleh kuper, yang jelas kudu gaul. Hal serupa juga saya dapatkan dari beberapa majalah remaja. Mindset yang ada pada mereka adalah 'be a trendy boy' ato 'be a trendy girl'.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Prend, tahukah kamu bahwa sebenarnya yang ditawarkan oleh majalah, televisi, internet dan media massa yang ada saat ini sesungguhnya adalah gaya hidup? Kalo belom, smOga kamu nggak termasuk orang2 yang berada dalam keadaan tidak sadar, cOz stiaP amal perbuatan Qta kelak akan di hisab oleh Allah SWT.&lt;br /&gt;Fenomena yang hingga kini melekat sebagai image di dalam diri remaja ini, sejatinya adalah gaya hidup. Gaya hidup seperti apa? Gaya hidup yang menggiring Qta kepada gaya hidup konsumer. Budaya konsumer yang diartikan sebagai bentuk budaya materi, yaitu budaya pemanfaatan benda-benda (Lury, 1998). Hal ini pernah dialami oleh masyarakat Eropa-Amerika kontemporer yang merupakan negara kaya di dunia ini kemudian ditiru oleh masyarakat dunia lain, seperti halnya yang dilakukan oleh masyarakat Qta.&lt;br /&gt;Budaya konsumtif ini merupakan salah satu upaya dalam peningkatan gaya hidup (lifestyle). Dalam budaya konsumen kontemporer, gaya hidup yang dimaksud adalah gaya hidup yang lebih ke arah kesadaran diri dan suatu bentuk pengungkapan diri. Hal ini identik sekali dengan majalah pakaian, all about tubuh, cita rasa, pilihan berlibur, dan lain sebagainya yang kemudian menjadi indikator gaya hidup remaja .&lt;br /&gt;Jadi, jelaslah sudah bahwa apa yang dilakukan oleh media massa-media massa tersebut merupakan 'usaha' untuk mengajak remaja mempunyai kesadaran baru sebagai 'remaja gaul'. Untuk menjadi remaja seperti itu, mereka dididik untuk mengkonsumsi barang-barang kluaran tipe terbaru, seperti haPe, LaptoP, fashion, de-el-el sebagai indikator bahwa mereka adalah bagian dari remaja gaul tadi. Dalam diri mereka juga ditancapkan anggapan bahwa barang-barang tipe-tipe lama adalah 'sampah' yang sudah tidak layak pakai, alias sudah kuno, basi, 'n ketinggalan zaman. Dan seandainya barang-barang jadul itu masih kamu pake, tidak ayal kamu bakal tersingkir dari komunitas remaja gaul tadi. Lantas, apa sih sebenarnya yang menjadi masalah? Jadi remaja gaul kan ngga' salah,, ngga' melanggar aturan kan?&lt;br /&gt;Prend, media massa merupakan media bagi Qta, remaja untuk belajar sesuatu. Namun sayang sekali, 'pelajaran' yang ditawarkan oleh media massa seperti internet, majalah remaja, televisi, dan kawan-kawan itu tidak semuanya sehat. Kenapa bisa begitu? Soal gaya hidup yang dibahas sejak tadi itulah contohnya.&lt;br /&gt;Fenomena ini mudah untuk ditemui di sekitar Qta. Lantas, kenapa itu bisa terjadi? Sobat muslim, para ahli psikolog mengungkapkan bahwa 'orang muda' alias remaja adalah kelompok yang mudah dibentuk oleh pasar. Remaja adalah kaum yang berada di tengah-tengah jalan antara masuknya nilai-nilai tradisional seperti pola hidup hemat dan tanggung jawab, dengan nilai-nilai baru seperti sikap hidup konsumtif dan hedonisme.&lt;br /&gt;Ajaran untuk senantiasa menikmati hidup dengan mengkonsumsi barang-barang baru, memanfaatkan waktu senggang dengan berlibur ke luar negri, dan sebagainya ini menggiring kaum muda untuk berpola hidup tidak hemat dan menjauh dari pola hidup sederhana. Para psikolog menyatakan pula apabila sikap ini akan terus terpupuk hingga remaja itu tumbuh menjadi dewasa dan ketika nantinya dia bisa mencari uang sendiri.&lt;br /&gt;Hal ini tentu saja akan menimbulkan masalah sosial yang besar. Ketika jumlah penganut pola hidup konsumtif ini kian bertambah besar, pola hidup ini akan menjadi pola hidup yang sulit untuk dilepas, sehingga berakibat makin tumbuh suburnya masyarakat yang konsumtif.&lt;br /&gt;Hm, kembali lagi ke fakta bahwasannya remaja itu masih tergantung dengan yang namanya ortu, sehingga untuk masalah uang pun, remaja masih nodong ortu. Nah, kalo kamu terbiasa dengan pola hidup konsumtif seperti mengkonsumsi komik de el el, so pasti uang kamu bakalan ludes. Apalagi jika dia bukan orang “the have”, wah,, kasian banget kan, karena pingin dapet predikat remaja gaul, malah jadi tambah merana. Padahal, kalo remaja hanya ikut-ikutan trend dengan membeli barang yang belom tentu memberi manfaat bwt dirinya, pengeluaran tiap harinya bakalan membengkak. Huks, huks. cOz barang tersebut dibeli tanpa melihat fungsinya. Hm, contohnya ketika kamu punya haPe monophonic, trus melihat ada model keluaran haPe model Polyphonic bahkan yang seri blekberi, kamu tergoda untuk membeli nya karena merasa haPe monophonic-nya sudah ngga' zamannya dan ngga' sesuai gitu sama identitasnya sebagai remaja gaul.&lt;br /&gt;Oya, ketika si remaja benar-benar dalam keadaan ngga' mampu dan berusaha untuk memiliki apa yang diluar kemampuannya tadi seperti berusaha membeli haPe model baru, yang dampak yang bisa timbul adalah rasa frutasi, soalnya secara psikologis remaja tersebut sedang berada dalam kondisi labil dan mudah terpengaruh. Bahkan secara psikologis, apabila keadaan ini terus berlanjut, akan sangat mudah sekali berdampak ke hal yang lebih buruk lagi, seperti mencuri, dan sebagainya. Hwaaa,, naudzubillah&lt;br /&gt;Prend, kehidupan yang teramat kompleks ditunjang dengan informasi dan keterbukaan dunia di era globalisasi ini memang patut disadari membuat remaja zaman sekarang gampang kehilangan arah dan cenderung terkotori pemikirannya. Nah, kalo sudah kayak gini, bagaimana ce Qta sebagai remaja muslim menjiwai Islam taPi tetap tampil trendy?&lt;br /&gt;Prend yang semoga dirahmati oleh Allah, cobalah berpikir tentang kehidupan yng kamu jalani. Kalo ditelisik lebih mendalam. ternyata remaja gaul tidak dilihat dari segi fisik saja. Remaja gaul bukan berarti kudu paham sama yang namanya bahasa gaul, sering ke Mall, pake baju yang ngikutin trendy, ataupun hafal lagu yang lagi hits. Sebagai muslim, boleh banget koQ kalo Qta maw gaul. Nah, remaja gaul disini adalah muslim ataupun muslimah yang tahu keadaan dunia kemaren 'n sekarang, dan senantiasa berpedoman sama Al Qur'an dan As Hadist (so kpribadian yang kayak Rasulullah gtuh).&lt;br /&gt;Misalnya, buat temen-temen cewek nie. berjiLbab bukan berarti menjadikan kamu ngga' gauL. Tapi, kewajiban itulah yang dapat menjaga kehormatan muslimah. Alhasil, kamu kudu ngerti, apa sebenarnya standar yang harus digunakan dalam hidumu. Standar manusia, atau standar Sang Khaliq?&lt;br /&gt;Jadi, bertaqwa bukanlah halangan untuk menjadi anak gaul. Karena bertaqwa dan gaul dalam arti berwawasan luas dan memahami arti kehidupan Itu emang udah kewajiban Qta sebagai umat musLim. Ngga' bisa dipungkiri kaLo kaum remaja sekarang banyak yang jadi korban mode. Nah. Solusinya gampang aja. Bwt Qta remaja muslim, buat ciri khas yang ngga' dimiliki oleh kaum2 yang lain aja, yaitu trend Islami. Secara gitu, gimana Qta maw menyebarkan Islam, kalo sebagai remaja Islam sendiri belom mencerminkan perilaku Islami. Lagipula dengan dakwah, Qta bis jadiin orang lain berwawasan luas dan ngeh tentang kehidupan kan?&lt;br /&gt;Pada hakikatnya, Qta nggak perlu kebingungan untuk hidup. Bukankah Qta udah diberi petunjuk oleh yang menciptakan Qta? Kalo Prend masih ada yang ngerasa bingung, atau masih menjalani hidupnya seperti air, yang mengalir entah kemana, pegangan aja sama pedOman dari Allah Yang Maha Pencipta. Apalagi kalo bukan Al-Quran dan As-Sunnah yang isinya kompliiiiiit bangeet, ngga' cuma berisi aturan, tapi uda ada tata caranya. Bisa bikin jadi lebih gaul lagi. Enak kan? Kurang apa gtu low?&lt;br /&gt;sO, mari bersama menjadi remaja Islam yang berpegang teguh dan istiQomah dalam menda'wahkan dan menyebarkan Islam. Inilah yang dinamakan smart. Oke di dunia, bisa juga dapet surga. Asik kan? [gs]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-8339969796778617166?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/8339969796778617166/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/be-smartyuuukk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/8339969796778617166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/8339969796778617166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/be-smartyuuukk.html' title='Be smart,YUUUKK..?!!'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-3004197161377461640</id><published>2010-04-09T05:36:00.003-07:00</published><updated>2010-04-09T05:36:24.188-07:00</updated><title type='text'>Sebuah Perjalanan....</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Bagaikan burung-burung yang terbang di udara dengan bebasnya, manusia memiliki kehendak untuk hidup sesuai dengan yang diinginkannya. Entah sang manusia ingin menggunakan sayap yang dimilikinya untuk hinggap di gunungan sampah yang mengemisikan molekul-molekul yang menusuk indra penciuman ataukah ia akan menggunakan sayapnya untuk terbang menembus lapisan atmosfer tertinggi.  Dengan sayapnya pula, ia  dapat menerjang badai dahsyat yang menghadangnya atau tertidur dengan kehangatan di balik bulu-bulunya. Semuanya menjadi pilihan dan keputusan yang bisa diambil dalam kerlingan mata atau dalam jangka waktu yang lama hingga sel-sel rambut kehilangan pigmennya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Allah telah menempatkan dan memilih manusia sebagai organisme tingkat tinggi yang tinggal di permukaan bumi dengan berbagai kemulian yang lebih utama dibandingkan makhluk lainnya. Bahkan manusia dilahirkan di dunia setelah malalui proses yang panjang dan melelahkan serta harus menyingkirkan pesaing-pesaing lainnya untuk dapat hadir di alam dunia ini. Ditambah lagi ia dapat berjalan dan beraktivitas di atas lempeng  bumi dengan keunikan dan keistimewaan yang tidak dimiliki oleh manusia yang lain. Sehingga hadirlah manusia dengan segenap kelebihan dan keistimewaannya untuk menjalankan lakonnya masing-masing sebagai wakil Allah di muka bumi ini.&lt;br /&gt;Peran seorang bani Adam bukanlah suatu hal yang main-main dan remeh. Ia memikul beban yang luar biasa berat  yang tidak dapat dipikul oleh makhluk-makhluk lainnya. Akan tetapi, kebanyakan manusia tidak mengetahui hal tersebut dan bahkan melupakan sebagian besar kemampuan dan kewajibannya. Padahal apabila ditelisik, manusia bukanlah makhluk yang lemah dan tak berdaya. Coba saja tengok rekor Muri atau yang lebih mantap lagi silahkan mengobrak-abrik dunia maya untuk mencari tentang orang-orang yang “aneh bin ajaib” pada Guinness Record Book. Di sana kita pasti akan menemukan berbagai macam polah dan kemampuan yang bagi kebanyakan orang dianggap suatu hal yang mustahil untuk direalisasikan. Sesuatu yang dianggap tidak dapat dicapai dengan kemampuan seorang manusia biasa, dapat ditaklukan oleh orang-orang yang tidak memiliki pemikiran seperti kebanyakan orang.&lt;br /&gt;Hanya saja untuk menemukan dan memahami potensi dan anugerah yang telah tertanam di dalam diri seorang manusia merupakan suatu perkara yang gampang-gampang sulit. Di samping itu untuk benar-benar menjadi orang yang mampu memanfaatkan serta mengembangkan seluruh potensi yang dimiliki membutuhkan usaha yang tidak setengah-setengah.&lt;br /&gt;Telah terbukti dari kisah-kisah orang sukses yang mampu mengolah dan meracik kemampuan serta kemauan mereka menjadi senjata andalan mereka untuk menyelami kehidupan ini tidak hanya dibutuhkan waktu yang cukup lama tetapi juga membutuhkan mentalitas baja dan pantang menyerah.&lt;br /&gt;Hidup digambarkan bagai seseorang yang melakukan perjalanan melewati suatu gurun pasir yang luas. Ia telah membawa bekal selengkap-lengkapnya serta mengajak seorang pemandu jalan yang ahli dan mengenal baik gurun tersebut. Kemudian di suatu siang, di tengah-tengah perjalanannya, terjadilah badai gurun yang memporak porandakan perjalanannya. Ia kehilangan sebagian besar bekal, kendaraan, dan juga pemandu yang ia sewa terpisah darinya sehingga ia harus dapat keluar dari gurun tersebut dengan kemampuannya sendiri. Apabila ia memilih untuk menunggu bantuan datang sementara bekal yang menemaninya hanya cukup untuk beberapa hari, pastilah ia akan mati karena kelaparan. Tetapi apabila ia berjalan dan berusaha untuk mencari jalan keluar ia akan tersesat di tengah-tengah gurun yang tandus.&lt;br /&gt;Setelah berpikir dan menimbang, ia memilih berjalan mencari jalan keluar dari gurun tersebut. Pada siang hari ia beristirahat dan berlindung dari teriknya sengatan sinar matahari. Pada malam hari ia berjalan dengan mengikuti petunjuk bintang. Ia bertahan dari ganasnya badai gurun yang kejam dan sergapan hewan-hewan beracun di gurun. Hingga pada akhirnya setelah perjalanan yang menguras seluruh pikiran dan fisiknya ia mampu keluar dari gurun dan bertemu dengan pemandu dan bekal perjalanannya serta meneruskan kembali perjalanannya.&lt;br /&gt;Sahabat semua, apabila orang tadi hanya berdiam diri saja tanpa melakukan apa-apa, ia akan mati di tengah-tengah gurun. Pada siang hari ia akan terpanggang oleh panasnya matahari dan pada malam hari ia akan ditusuk oleh dinginnya gurun. Sementara itu ia tidak memiliki bekal yang cukup, maka pastilah ia akan meninggal apabila tidak ada orang yang menolongnya.&lt;br /&gt;Hidup seorang manusia adalah seperti kisah orang yang mengembara tadi. Seorang manusia hidup di dunia ini telah diberi bekal yang sangat cukup dan sangat lengkap sehingga ia dapat melewati padang kehidupan dunia ini hingga tiba di ujung perjalanannya dengan senyum kepuasan dan kemenangan karena telah berhasil melewati semua rintangan yang ada.&lt;br /&gt;Seorang manusia juga telah diberi segala potensi untuk melewati segala rintangan agar sampai di ujung padang kehidupan dengan selamat. Potensi tersebut bukan sesuatu yang bisa muncul dengan sendirinya. Butuh perjuangan dan ketetapan hati. Pada mulanya orang yang mengembara tadi belum punya kemampuan untuk bertahan di gurun yang keras. Ketika ia memutuskan berjalan keluar gurun, lambat laun pula ia belajar sedikit demi sedikit hingga akhirnya dia memiliki kemampuan untuk keluar dari gurun. Manusia hanya tinggal memilih untuk belajar menggunakan kemampuannya untuk berjuang keluar dari segala masalah atau memilih berdiam diri menunggu bantuan orang lain.&lt;br /&gt;Bagi seorang manusia setiap hari adalah pendakian menuju puncak tertinggi. Setiap hari adalah waktu untuk mengasah kemampuan diri. Dan setiap hari adalah satu langkah lebih dekat menuju cita-cita. So, bagi yang berhenti ia hanya akan berjalan di tempat itu atau malah terperosok ke bawah karena tertimpa longsor dari atas. Dan bagi yang memilih untuk terus berjuang hingga ke puncak ia akan mendapat balasan yang setimpal dengan perbuatannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-3004197161377461640?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/3004197161377461640/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/sebuah-perjalanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/3004197161377461640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/3004197161377461640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/sebuah-perjalanan.html' title='Sebuah Perjalanan....'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-5656815655410218897</id><published>2010-04-07T23:09:00.000-07:00</published><updated>2010-04-07T23:09:14.762-07:00</updated><title type='text'>Behind MADING SCHOOL</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;KRIINGGG……bel istirahat nyaring berbunyi, segera aku dan beberapa temanku lari keluar kelas. Ketika sampai di salah satu lorong sekolah, langkahku terhenti sejenak. Kulihat kerumunan siswa layaknya antrean bioskop. &lt;br /&gt;“Eh nggak taunya mereka lagi nampangin MADING SCHOOL“ gumamku. Tapi nggak seperti biasanya, MADING SCHOOL kali ini menjadi sorotan utama temen2, “Lha wong biasanya Cuma sebagai hiasan dinding aja kok..” tambahku penasaran. “Apa ada kasus mutilasi ya?? ahh kalo ada mungkin ya mutilasi nyamuk, emang akhir-akhir ini banyak nyamuk DB sich di ruang LAB.” ujarku dalam hati. &lt;br /&gt;Tanpa pikir panjang kali lebar kucoba melempar manggis eh kucoba dekati kerumunan itu. Karena banyaknya siswa yang ingin melihat MADING dan berdesak-desakan maka kutanya saja pada salah seorang dari mereka. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;“&lt;br /&gt;“Maaph mbak sedang liat apaan sich kok antusias banget gitu? ^_^” tanyaku ramah.&lt;br /&gt;“Mbak.. emang gue apaan?? nih gue Badrun, mentang2 gue belon potong rambut.” Tukas Badrun anak kelas 2BAHASA sambil cemberut.&lt;br /&gt;“Eh lo..Drun soory aja, gue kira lo Marshanda mantan gue……hehehe3x”&lt;br /&gt;“ Lo belon tau Rid, kalo di MADING lagi ada rubrik baru, edisi bulan ini ada polling maut” jelas Badrun sambil menunjuk ke arah MADING.&lt;br /&gt;“Polling maut apaan?? Rekor penjualan jus di warung Mak Ijah??” &lt;br /&gt;“ AAhhh…. elo ini pemuda kurang informasi alias PKI, rekor itu khan udah 3 bulan yang lalu. Ini polling beda Rid, lho liat tu nama guru2 yang kepampang di MADING” Badrun mengajakku mendekat ke MADING.&lt;br /&gt;“ Lho ini kan guru2 kita Drun? kok dikasih rating kaya artis yach??”&lt;br /&gt;“ Gue khan udah bilang tadi, kalo ini beda maasss…polling ini menentukan guru siapa yang terkategori paling tidak disenangi dan paling ditakuti!!! Hiiiii” ujar Badrun si anak gondrong.&lt;br /&gt;“Oooo…”&lt;br /&gt;“O itu bulet Rid, Eh ngomong2 lho apa udah ngisi polling itu dari anak-anak MADING?” tanya Badrun santai.&lt;br /&gt;“Ngisi?? buruan ngisi dapet aja nggak??” “…….Astaghfirullah” &lt;br /&gt;“Emang kenapa? ini khan baru namanya DEMOCRAZY ups demokrasi, transparansi, proporsional dan signifikan??“ jelas Badrun sambil menggerak-gerakkan bahu dan tangannya.&lt;br /&gt;Lalu aku dan temanku yang antusias melototi Mading ini kuajak ke warung Mak Ijah, “Ku traktir Drun!!“ tawarku agar dia mau. Sesampainya di warung Mak Ijah segera kupesan 2 gelas jus “alpukat mocca“ jus dengan rekor penjualan terlaris di sekolah.&lt;br /&gt;“Sruput...ahhh suegerrr!!!makasih ya Rid!! lo mau ngomong apaan Rid kok bawa2 traktiran segala??“ tanya Badrun sambil mengaduk jusnya.&lt;br /&gt;“Drun jujur saja sebenarnya gue nggak suka sama yang namanya DEMOKRASI, lo tau khan What the mean of DEMOCRAZY?“ tanyaku ngetes ke dia.&lt;br /&gt;“ Demokrasi itu intinya kedaulatan di tangan rakyat, dengan suara terbanyak dan kesepakatan mayoritas suatu hukum disetujui. Gituu” Badrun bersemangat.&lt;br /&gt;“ 100 buat Badrun. Nah ini kelemahan Demokrasi Drun, suara terbanyak!! bayangin drun, kebenaran dan keadilan versi demokrasi sifatnya relatif ato bisa dibilang sesuatu yang benar tergantung kepada pendapat banyak orang.“&lt;br /&gt;“ Sruputtt.... Contohnya??“ Tanya Badrun.&lt;br /&gt;“ Guampang banget Drun, contoh kasus polling guru tadi…dengan suara terbanyak kita langsung jadi tau siapa guru yang Killer alias ditakuti. Padahal nggak semua sifat keras dari guru dinilai sebagai hal yang merugikan muridnya” &lt;br /&gt;“Satu contoh lagi Drun, selama ini Demokrasi sepenuhnya nggak berhasil diterapkan di dunia. Coba lo liat di televisi atau browsing aja di internet, kala itu AS (Amerika Serikat) yang hobbinya gemar kampanye penegakan demokrasi eh malah menjadi negara besar pertama yang melanggar sendiri demokrasi. Di saat rakyatnya menginginkan kedamaian di dunia. Lek Bush beserta kawan2nya tetap menginvansi (invansi: menjajah, mengeksploitasi, menyerang) Irak dan Afganistan. Lha kalo gitu gimana hayo?? ^.^”&lt;br /&gt;“ Sebenarnya Demokrasi cuma dijadikan alasan untuk meraih tujuan terselubung persisnya kita dibuat kabur dan nggak jelas mana yang benar dan mana yang salah, karena sekali lagi kebenaran berdasar suara mayoritas.”jelasku pada Badrun yang khusuk mendengar ceramahku.&lt;br /&gt;“Waahh GASWAT eh GAWAT itu Rid. Kalo kita tau demokrasi seperti itu, apa solusi alternatipnya?? Sruupuuutt“ tanya Badrun penasaran.&lt;br /&gt;“ Nggak usah jauh-jauh Drun, untuk cari solusinya pake aja Quran dan tuntunan Rosulullah Muhammad Saw. Bisa dibuktikan bahwasannya Islam mengatur tentang kehidupan kita dari segala aspeknya. Bahkan untuk membuat Jus alpukat mocca pun ada aturannya.“ sambil kusampaikan potongan ayat &lt;br /&gt;“(Al Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran.“&lt;br /&gt;“ Nggak mungkin Allah Swt menurunkan Al Quran yang didalamnya tidak mengatur tentang kehidupan ini, itu namanya Hil yang Musatahal maksudnya Hal yang mustahil.^_^“ tambahku.&lt;br /&gt;“ Berarti kita kudu ngaji nih, biar tau mana yang salah dan mana yang benar?!!“ Badrun menyimpulkan sambil memegang erat gelas jusnya.&lt;br /&gt;“Thats Right Brother!!“ balasku.&lt;br /&gt;Jus alpukat mocca bener-bener cocok menemani dialogku dengan Badrun saat itu. Kami pu beranjak memasuki kelas dan berencana menyusun artikel tentang Kelemahan Demokrasi dan Islam sebagai solusi hidup di MADING SCHOOL. Tentunya dengan 4 bahasa yaitu Arab, Inggris, Mandarin dan Indonesia karya Badrun dan temen2nya. &lt;br /&gt;(gs)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-5656815655410218897?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/5656815655410218897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/behind-mading-school.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/5656815655410218897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/5656815655410218897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/behind-mading-school.html' title='Behind MADING SCHOOL'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-1403314371558022508</id><published>2010-04-06T06:09:00.000-07:00</published><updated>2010-04-06T06:09:42.428-07:00</updated><title type='text'>Makna pilu sebuah janji palsu</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Suatu siang,di tengah tengah kesibukan kota, di samping perempatan lampu merah kota Malang, terlihat dua orang bocah, Gito dan Aan yang sedang sibuk memelototi lembaran koran yang mereka bawa. Memang keduanya adalah penjaja koran “pagi” di kota itu. &lt;br /&gt;“ Berapa To koranmu yang udah laku?” Tanya Aan.&lt;br /&gt;“ Alhamdulillah….dari 15 yang kubawa udah terjual 8 lembar…”sahut Gito sambil menghitung kembali lembaran-lembaran koran yang dibawanya.&lt;br /&gt;“ Aku juga To…koranku laku banyak pokoke!! Ya, beruntunglah hari ini nasib baek memihakku.”&lt;br /&gt;“ Nasib?? Nasib yang mana An?? Kalo aku pikir koran pagi ini emang temanya menarik sich! Coba kamu liat! Headlinenya aja ngomongin kita lho..” terang Gito kepada teman seperjuangannya.&lt;br /&gt;“ Tema yang mana?? Ngomongin kita? Emang kita personel Kangen Band yang mau konser di Hongkong? Ta'ban dech…” cerocos Aan.&lt;br /&gt;“ Ah lo itu gimana sih? Ini, baca deh. Orang Miskin Di Indonesia tambah buanyak!! Kita kan ORANG MISKIN. Jadi berita koran pagi ini intinya menceritakan hidup kita, heh..emang bener kita ngga' kalah tenar lho dengan Luna Maya ato Kangen Band tadi.”jelas Gito sambil menunjukkan koran tersebut kepada Aan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;“ Miskin!!! Kita miskin??!!” teriak Aan tiba-tiba.&lt;br /&gt;“ Sabar dulu An, emang sich kita miskin. Cuman nggak harus gitu cara ngresponnya..&lt;br /&gt;Kita seperti ini juga karena ngga' ada pilihan laen. Elu masih ingetkan janji Pak Wali? Katanya sekolah gruatiss tis, nyatanya skarang belum juga gratis. Kalo sekolah aja yang penting susahnya dijangkau kaya gitu, trus bagaimana dengan  kebutuhan lain yang lebih penting? Kaya nyari makan misalnya?” Gito nggak mau kalah.&lt;br /&gt;Siang bertambah panas, terik matahari begitu angkuhnya memayungi kota Malang saat itu. Seakan tak peduli dengan celoteh dua anak yang sedari tadi setia menunggui lampu merah.&lt;br /&gt;Aan membuka kembali dialognya setelah mondar mandir menjajakan korannya. “ To! Tapi aku berpendapat laen.”&lt;br /&gt;“ Pendapat apa An?” Tanya Gito penasaran.&lt;br /&gt;“ Orang-orang penting di negeri ini, sebut aja Pemerintah ternyata konsekuen dengan janjinya, lho!” Jawab Aan.&lt;br /&gt;”Hah, konspermen? Makanan apa tuh? Oalah An, kamu kan tau kalo aku ini orang ndeso. Kalo ngomong pake bahasa yang sepesipik aja, lho!” timpal Gito kebingungan.&lt;br /&gt;”Bukan konspermen, tapi konsekuen. Artinya, pemerintah bisa memegang perkataan plus janjinya, gitu lho!” terang Aan yang tidak sependapat dengan Gito, tentang penilaiannya terhadap Pemerintah.&lt;br /&gt;“ Lho aku jadi ngga' mudeng, bukannya tadi udah tak bilangin kalo kita ini korban, pendidikan mahal, beli makan juga mahal? wes pokoke betul katamu tadi, pokoknya NASIB!!” sangkal Gito.&lt;br /&gt;“ Ta' ban Dech…masa' kamu nggak tahu tuh ada pasal waktu kita hapalkan saat tahun kedua sekaligus yang terakhir di SD?” Aan menimpali.&lt;br /&gt;“Hah, pasal yang mana ya, An. Aku udah lupa, maklum udah enam tahun kita nggak makan bangku sekolah lagi.” Jawab Gito, sambil mengenang saat mereka berdua harus dikeluarkan dari sekolah gara-gara nggak mampu bayar SPP.&lt;br /&gt;“Itu lho, To. Pasal 32 yang menerangken “Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh Negara”. Terang Aan sambil berdiri mengikuti gaya Pak Lurah berpidato.&lt;br /&gt;“ Terus hubungannya dengan pemerintah memegang janjinya apa? Toh, sekarang fakir miskin dan anak2 terlantar makin menjamur plus jamuran gara-gara gizi buruk?” Tanya Gito menyela.&lt;br /&gt;“ Lha iya..Pemerintah memelihara fakir miskin itu artinya, Dijaga dan dilestarikan biar tambah banyak dan terus berkembang. Permisalannya kita memelihara tanaman, jelas donk untuk bisa tumbuh subur dan tetep ada harus dipelihara dengan baik. He hehe…” Aan gokil jadinya.&lt;br /&gt;“Wah, kalo ini aku sepakat sama elo, An! Ya baguslah, paling tidak pemerintah masih peduli dan bangga dengan keberadaan kita. Setidaknya, di luar negeri, pemerintah masih bisa membanggakan jumlah orang melarat yang sangat banyak. Tapi ngomong-ngomong An, walaupun semakin hari kita semakin terkenal, tapi kita kok nggak kaya-kaya ya? Beda kaya' grup band-grup band sekarang. Mereka terkenal, masuk tipi terus dapet uang. Kalo orang miskin, tiap kali ada acara berita di tipi, selalu muncul. Tapi kok nggak pernah dibayar, ya?” Terang Gito dengan polosnya.&lt;br /&gt;”Oalah To, ya bedalah. Mereka yang terkenal dan bisa jadi kaya itu awalnya memang udah disponsori oleh pihak-pihak tertentu. Terus mereka dibayar untuk tampil menghibur penonton televisi. Nah, kalo kita nggak lain dan nggak bukan, lagi-lagi cuma jadi korban belaka. Dengan maraknya kemiskinan yang makin merebak, pemerintah mencari pinjaman sana-sini dengan menjadikan kita dan orang miskin lainnya sebagai alasan.” Jelas Aan. &lt;br /&gt;Kemudian Aan kembali membuka lembaran koran yang sedari tadi ditentengnya dan kembali memberi penjelasan kepada Gito,”Nih, kalo ga percaya. Disini dikatakan, pemerintah sudah mendapatkan pinjaman dana segar sebesar 13 Triliun Rupiah. Tapi ternyata, uang sebanyak itu nggak pernah ada realisasinya. Tau nggak, arti realisasi? Artinya, pinjaman tersebut nggak pernah terlihat wujud nyatanya. Parahnya lagi, uang sebesar itu, hanya dinikmati oleh beberapa gelintir orang saja. Tapi ternyata pemerintah nggak sekedar dapet pinjeman doang. Mereka punya yang namanya kontrak politik. Jadi, setelah pinjem duit, pemerintah harus memenuhi permintaan debitornya. Misalnya aja dengan menanamkan modal di perusahaan-perusahaan di negeri kita. Dan ini sudah terbukti, hampir semua kebijakan yang diambil oleh pemerintah tidak memihak rakyat. Tapi cuma memihak orang-orang berduit.”&lt;br /&gt;”O, gitu ya! Ternyata ada ya, bapak-bapak kita yang nakal seperti itu? Tapi kan, enak kalo banyak yang menanam modal disini, berarti peluang kerja akan semakin besar. Jadi kita bisa memperbaiki nasib kita?” Gito menanggapi. Nampaknya kali ini, dia semakin mudeng.&lt;br /&gt;”Waduh, ta'ban deh! Tau nggak To, dengan adanya penanaman modal asing disini, kita bakal makin kesusahan. Soalnya harga-harga jadi tambah mahal. Contohnya aja, harga minyak yang semakin meroket. Akibatnya, dampak kenaikan BBM merambat kemana-mana, termasuk harga sembako yang juga naik. Apalagi, sekarang ada gagasan untuk membuat energi alternatif dari bio-etanol, yang bahan bakunya adalah beberapa bahan pangan pokok, seperti jagung, singkong dan lain-lain. Setelah itu, bahan makanan bakal jadi langka, habis gitu harga naik. Nah, inilah kesempatan pihak asing untuk mengimpor produk-produk mereka ke negeri ini, malah dengan kualitas yang lebih bagus dan harga murah. Akhirnya, produk lokal nggak akan diminati karena harganya mahal. Setelah itu, petani akan rugi. Ujung-ujungnya, kita lagi yang kena dampaknya.” Wajar, jika Aan lebih banyak tahu tentang masalah ini. Maklum, sambil berjualan dia juga menyempatkan waktu untuk membaca koran yang akan  dijual.&lt;br /&gt;”Wih, ternyata kamu pinter banget ya, An? Aku bangga lho, punya temen yang walaupun cuma penjual koran, tapi otaknya encer seperti kamu! Oiya, tadi ada yang belum kamu jawab. Gimana dengan peluang kita kerja di perusahaan asing itu?” Gito semakin ingin tahu.&lt;br /&gt;”Enak aja, bilang otak gue encer, otak gue itu padat dan masih tersimpan di dalam tengkorak kepalaku! Tapi, karena kamu udah ngefans sama aku, akan aku jawab pertanyaan kamu. Gini, To. Mereka itu kan kerjanya profesional banget, tentunya tenaga kerja yang mereka ambil adalah orang-orang yang terdidik dan terlatih dalam bidangnya masing-masing. Nah, kalo kita mau jadi pegawainya paling-paling cuma jadi pegawai rendahan aja. Lha wong, sekolah aja kita cuma sampai S2 alias SD kelas 2. Kita nggak bisa sekolah kan, gara-gara pendidikan mahal. Ya tetep aja, kita jadi korbannya. Cuma cara yang mereka gunakan lebih halus, jadi seakan-akan kita nggak merasakan kalo kita udah ditipu habis-habisan.” Jelas Aan panjang kali lebar sama dengan luas.&lt;br /&gt;”Ooo, jadi gitu ya! Jadi sama aja donk, orang miskin semakin miskin, yang kaya semakin kaya, bener nggak An? Seperti Popeye mati di ladang bayam ya? Negeri kita punya banyak kekayaan alam, tapi nggak sepadan dengan keadaan kita yang selalu kekurangan. Gimana menurut kamu, An?” kali ini Gito semakin paham.&lt;br /&gt;”Wah, ternyata kamu udah ketularan virus pinterku To?! Ya, bener banget yang kamu katakan. Ya ginilah keadaannya, kalo manusia sok pinter. Semua-semua maunya bikin aturan sendiri. Padahal manusia kan bodoh. Bahkan nggak ada seorangpun didunia ini yang bisa melihat kedua lubang hidungnya tanpa menggunakan alat bantu. Nah, gitu aja udah sombong. Suka semau udel dan perutnya sendiri. Lha wong sebenernya, manusia kan udah diberi petunjuk oleh Allah dalam hidup. Tapi kenapa kita nggak mau pake aturan Islam aja? Emang ada, orang Islam yang meragukan kehebatan-Nya. Kalo udah mengakui kebesaran dan kehebatan-Nya ya udah, manut aja (baca:menurut saja red.) sama Allah, gampang kan?” Sekali lagi Aan menjelaskan dengan serius.&lt;br /&gt;”We'e'e'e.... ternyata kamu itu emang temenku yang paling pinter, euy! Iya, ya. Kok selama ini aku nggak sadar, kalo udah punya agama yang komplit plus luar biasa ini. Ya wes, mulai sekarang aku bakal belajar Islam supaya bisa mengajarkan sama adik-adikku dan orang yang lain. Oke, An!” Jawab Gito sambil mengakhiri dialog hangat siang itu.&lt;br /&gt;Sinar mentari kian memudar, dan lembayung senja yang makin merona mengantarkan dua orang sahabat itu berjalan untuk menyetorkan hasil penjualan koran mereka masing-masing.&lt;br /&gt;”Oiya An, dari tadi kamu bilang ta'ban, ta'ban melulu. Emang apa seh, artinya ta'ban itu? Itu bahasa Perancis atau Portugis? Aku nggak mudeng!” tanya Gito.&lt;br /&gt;”Oo, ta'ban itu artinya capek. Itu berasal dari bahasa Arab. Jadi waktu aku bilang ta'ban deh, itu artinya capek deh, gitu To!” jawab Aan.&lt;br /&gt;”Lho bukannya capek itu uang seratus perak?” Gito kembali bertanya.&lt;br /&gt;“Itu mah, cepek To! Kamu lupa ya? Aan menjawab dengan sabar.&lt;br /&gt;”kalo cepek itu kan, model potongan rambut yang pendek banget itu?” Gito mulai ngelantur.&lt;br /&gt;”Dasar Gito, otaknya nggak stabil. Kadang naik, kadang turun.” Aan menimpali dalam hati.[gs]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-1403314371558022508?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/1403314371558022508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/makna-pilu-sebuah-janji-palsu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/1403314371558022508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/1403314371558022508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/04/makna-pilu-sebuah-janji-palsu.html' title='Makna pilu sebuah janji palsu'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-4303259353727049227</id><published>2010-03-31T08:41:00.000-07:00</published><updated>2010-03-31T08:41:26.211-07:00</updated><title type='text'>diary of a girl...</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Seorang gadis mungil duduk termenung di ruang tamu. Di kesunyian malam, diiringi dengan suara Angin serta hawa dingin yang mulai menusuk, seakan mendukung suasana sepi di ruangan itu.. Dia berada dikursi coklat dengan posisi melipat kedua kakinya sembari kedua tangannya mendekap dipegangan kursi. Terus diletakkan dagunya di atas lipatan tangannya. Mukanya tampak sayu dengan pandangan penuh lamunan. Hidungnya yang tak bisa dikatakan mancung sesekali mengkerut mengikuti irama isakkan tangisnya. Air mata yang tak terlalu banyak membasahi sebagian besar pipi tembemnya. Keputusasaan , sedih bertahta kekecewaan sedang menguasahi relung hatinya. Penyesalan, kebimbangan, kegelisahan, merasa terus gagal salalu ada di benaknya. Keluarga yang seharusnya dapat memberikan keceriaan ketika susah, semangat ketika duka, dan motivasi saat melemah, namun malahan neraka yang didapatnya. Ayah, yang mau dijadikan pelindungnya hanya bertindak seperti majikan yang seenaknya memberi perintah. Ibu yang ingin dimintai kasih sayang, tapi justru berperilaku layaknya anak kecil yang susah diatur dan sibuk dengan keinginannya. Kakak yang seharusnya memberi contoh, namun pergi tak tentu arah dan menikmati rasa keacuhannya. Dan adik yang ingin diarahkannya menuju keridhoanNya, tetapi hanya membuat hati tambah bengkak.&lt;br /&gt;Ada seorang perempuan yang tak terlalu cantik, tidak terlampau tinggi, tidak baik-baik amat, suka marah, dan menang sendiri, begitu memperhatikannya. Bahkan melebihi perhatihan terhadap Adeknya sendiri. Wanita itu sudah menganggap si gadis mungil itu seperti bagian dari hidupnya, dia ingin membahagiakannya. Seorang kakak perempuan yang sudah dianggap Gadis sebagai pengganti ayah dan ibu. Berperan sebagai guru, sahabat, teman, juga adik. Tempat Gadis bertanya, mencari nasehat dan berlindung. Sebagai sandaran hidup sementara, agar Gadis tidak menjadi “Rapuh”.&lt;br /&gt;Wanita ini berusaha mempersiapkan masa depannya, keluarganya dan masa depan Gadis nantinya. Ia rela pindah dari satu kota ke kota lain bahkan satu pulau ke pulau lainnya. Hanya demi mewujudkan impiannya kepada Gadis. Semoga sang Robbi menuntun wanita ini dan selalu melindunginya. Amin….&lt;br /&gt;Semula gadis tidak bisa menerima semua kenyataan itu. Konflik dengan keluarga, ditambah kepergian wanita tadi. Ia ingin membuang semua itu. Trauma yang memberikan bekas luka, tak mungkin hilang oleh waktu dan tersimpan secara otomatis di otak, menjadi kenangan yang sulit di hapus.&lt;br /&gt;Tapi semakin Gadis ingin melupakan seluruh masalah-masalahnya, justru masalah kian menjadi menumpuk. Apa dengan lari dari kenyataan, masalah akan bisa selesai ???&lt;br /&gt;Masih terlihat Gadis sedang melamun. Entah sedang memikirkan apa. Sorot matanya kosong. Mungkin ia sedang menerawang jauh ke masa lalu. Mengingat masa- masa yang indah baginya.&lt;br /&gt;Tetapi, ketika ia sadar, itu hanya sebuah kenangan. Hanya sebuah angan-angan di masa lalu yang tidak akan bisa terulang. Kenangan indah yang biasa menjadi obat hatinya. Meski kenangan tersebut terasa samar dan getir. Itulah yang selama ini membuat Gadis dapat bertahan. Rindu sekali ia pada masa itu.&lt;br /&gt;Andai waktu bisa diputar kembali….andai saja…&lt;br /&gt;Kembali Gadis menangis…&lt;br /&gt;Sering terbesit di benaknya untuk menyerah…..”…I'm So Tired with My Life..”.&lt;br /&gt;Tak jarang pula ia iri terhadap keceriaan keluarga lain. Mereka selalu senang saat bersama. “ Kok ortuku, kakak-kakaku gak bisa kayak gitu ya ??”&lt;br /&gt;Seharusnya Gadis dapat menikmati masa remajanya, seperti teman-teman seusianya. Merasakan kehangatan kasih sayang keluarga. Mendapat sesuatu yang lebih baik.&lt;br /&gt;Selama ini, Gadis hanya mendengar kisah hidupnya dari orang lain. Entah mengapa, semua kenangan manis itu terhapus secara spontan dalam pikirannya. Selama ini yang ada hanyalah sisa-sisa dari kenangan terindah itu.&lt;br /&gt;Adakah secercah harapan untuk Gadis???&lt;br /&gt;Gadis berkata di hati,”Kurindu kasih sayang sebuah keluarga, Biarlah hanya dalam mimpi, walau sekali saja, aku ingin dapat merasakan kehangatannya. Semata-mata hanya untuk menghapus kerinduanku pada ayah, ibu, kakak, dan adikku tersayang.”&lt;br /&gt;This is the begin, not know the end…&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Dibukanya kembali, album foto yang terletak di atas meja ruang tamu. Ditatapnya sebuah foto keluarga. Tampak jelas senyum dan kasih sayang di dalamnya. Terdapat keakraban, kedekatan sebuah keluarga. Foto yang diambil enam tahun yang lalu. Foto keluarga yang pertama dan yang terakhir bagi Gadis. Tak ada suara-suara canda, keceriaan, dan tak ada lagi tempat untuk bercerita. Yang ada hanyalah suara detak jam dinding, kebisuan tembok ruang tamu, serta kesunyian bangunan rumah Gadis. Suram dan dingin rasanya.&lt;br /&gt;Seandainya ia mau, tajamnya pisau dapat ia goreskan dipergelangan tangan mungilnya. Jika ia berkehendak, pahitnya obat serangga bisa saja ia relakan untuk mengalir melalui kerongkongannya. Bahkan bila ia bersedia, tali jemuran bisa saja ia jeratkan dilehernya. Tetapi, …Gadis tidak mau tenggelam begitu saja dalam kesedihannya. Ia tidak mau terpuruk dalam keputusasaan. Meratapi nasib, kecewa dan selalu mengeluh.&lt;br /&gt;Bisa jadi ini jalan baginya untuk mencapai surga. Biarlah Allah SWT yang mengobati segala luka-luka di hatinya. Meski hatinya telah remuk, tercabik-cabik bagaikan sebuah cermin yang tidak dapat distukan lagi karena telah hancur lebur, semua cobaan ini akan ia jalani dengan sabar. Memang tak seindah harapan, namun rencana Allah selalu yang terbaik.&lt;br /&gt;Ingatkah kau kepada batu intan? Batu intan yang memancarkan keindahan, yang selalu membuat takjub siapa pun yang memandangnya. Sebuah batu permata yang indah tatkala sinar mengenainya. Sebuah batu yang awalnya berwarna hitam legam. Yang semula tak berharga, dipandang remeh oleh orang, menjadi batu yang paling indah pesonanya. Pukulan, siksaan, goresan, dan bakaran apilah membuatnya begitu indah. Sama halnya dengan Gadis, teruslah bersabar menghadapi cobaan, himpitan, dan berbagai penderitaan. Percayalah bahwa ini adalah yang terbaik untuk menjadikannya seseorang yang terbaik. Gadis menyadari dirinya hidup dalam masalah yang sangat besar dan pelik, namun ia juga mengetahui bahwa sebesar apapun masalah yang ia derita, takkan mampu mengalahkan dahsyatnya problematika yang kini sedang menyeruak dalam kehidupan umat Islam&lt;br /&gt;Jadi don't give up Gadis, jangan pernah menyerah, teruslah berjuang untuk umatmu. Because you are Loved and You're not alone. Allah will always with you. Sesungguhnya di balik kesusahan, ada kemudahan. Allah tak akan menguji hambanya di luar batas kemampuannya. Tetap bersabar dan ridho terhadap segala ketetapanNya. Teruslah berdoa dan selalu berpegang teguh pada agamaNya. Hanya dengan mengingat Allah hati akan menjadi tentram. Sebab ada rahasia di balik semua itu. Yakinlah, wahai Gadis kecilku…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasbunallah wa ni'mal wakil. Ni'mal maulana wa ni'man nashir.&lt;br /&gt;Cukuplah Allah menjadi penolong kami dan Allah adalah sebaik-baik pelindung.&lt;br /&gt;Laa tahzan, Innallaha ma' ana. (Dikutip dari catatan kecil seorang kakak kepada adeknya. Syahidah)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-4303259353727049227?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/4303259353727049227/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/diary-of-girl.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/4303259353727049227'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/4303259353727049227'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/diary-of-girl.html' title='diary of a girl...'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-7097235240374161243</id><published>2010-03-30T21:53:00.000-07:00</published><updated>2010-03-30T21:53:01.659-07:00</updated><title type='text'>Kamulah WONDER womenku....</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Aku bukan wonder women mu&lt;br /&gt;Yang bisa terus menahan rasa sakit karena mencintaimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah denger lagu itu dimana yach?? Kayak nggak asing…oalaah..pernah denger waktu ngantri gorengan di Mbak Yah…itu kan lagunya si Mulan Jamil adeknya Saipul Jamil..hohoho…!!&lt;br /&gt;Ngomongin wonder women jadi inget pahlawan wanita yang nempel di dinding (emank cicak!hehe), maksudnye yang ntu tuh..yang gambarnya nempel di dinding. Ada Cut Nyak Dien, Kartini de el el. Kata bu guru mereka adalah palwan alias pahlawan wanita yang rela menahan derita karena mencintai negara ini…weeesss…so sweet!! Emank sich si palwan-palwan yang kita sebutin tadi emank wonder women tapi yang mo kita bahas kali ni adalah yang paling wonder diantara si wonder-wonderan tadi (maksud loh??).&lt;br /&gt;Dialah Khadijah binti Khuwailid, istri pertama Rasulullah. Dialah si wonder women yang sangat dicintai oleh umat dan Rasulullah sendiri. Bayangin pren saking cintanya Rasulullah kepada Khadijah, beliau sampe merasa nggak bisa dapet pengganti yang kayak Khadijah…so sweet! Emank apaan sich kelebihan Khadijah sampe Rasulullah segitunya??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Dialah 'wanita suci'&lt;br /&gt;Khadijah adalah seorang janda berusia 40 tahun. Klo katanya artis-artis yang menjanda banyak digunjing orang (digosipin gitu loh!) lain halnya dengan Khadijah. Yo mesti lain dunk, lha wong klo artis-artis menjanda, buru-buru dan berlomba-lomba cari 'pacar baru' ato malah 'para berondong' tapi klo Khadijah menjaga kesucian dirinya dengan menjaga tutur kata dan perilakunya. Banyak lelaki yang mencoba meminangnya dengan iming-iming harta mas kawin yang berlimpah tapi Khadijah menolak semua pinangan itu. Sehingga Khadijah pada masa jahiliyah diberi gelar 'wanita suci' (thahirah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah 'wanita cerdas'&lt;br /&gt;Sebelum menikah dengan Rasulullah, Khadijah mengelola urusan perdagangannya sendiri sehingga beliau mampu bersikap cerdas dan tegas dalam mengambil keputusan dan sabar dalam menghadapi cobaan. Sehingga beliau biasa menggunakan pengalaman ini dalam membantu dakwah Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah 'wanita tegar'&lt;br /&gt;Dikelilingi dengan ancaman dan intimidasi untuk suami dan keluarganya, beliau tetap menyebarkan ketenangan dan kasih sayang diantara keluarganya. Beliau tetap menunjukkan keteguhan seorang wanita dalam menghadapi kesulitan. Tidak sekalipun beliau mengeluh akan keadaan, tapi beliau selalu memberi dukungan penuh atas dakwah Rasulullah. Untuk ketegarannya ini Allah membalasanya dengan memberi kabar gembira kepadanya. Rasulullah bersabda ,”Aku diperintahkan untuk memberi kabar gembira kepada Khadijah bahwa akan dibangun untuknya di surga sebuah rumah dari permata; tak ada hiruk pikuk dan rasa lelah di sana”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialah 'wanita lembut hati'&lt;br /&gt;Kekuatan spiritual dan kejernihan cinta yang menjadikannya orang pertama yang mengimani risalah Muhammad. Beliaulah yang berperan dalam menghilangkan keraguan dan ketakutan dalam diri Muhammad. Saat pertama menerima wahyu Rasulullah bercerita kepada Khadijah ,”Wahai Khadijah, aku sering mendengar suara-suara dan melihat cahaya. Aku khawatir aku telah gila.” Khadijah menjawab ,”Allah tidak akan pernah melakukan hal itu padamu, wahai putra Abdullah”. Dengan lemah lembut beliau selalu berusaha menghibur suaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengingat perjuangan dan pengorbanan Khadijah untuk Rasulullah dan umat, ya nggak heran beliaulah si wonder women umat bahkan wonder women untuk Rasulullah sendiri. Karena begitu cintanya Rasulullah ama Khadijah, istri-istri beliau pada ngiri semua. Seperti cerita Aisyah r.a., “Aku tidak pernah merasa cemburu kepada wanita sebesar rasa cemburuku kepada Khadijah. Aku tidak pernah melihatnya. Tetapi Rasulullah sering menyebut dan mengingatnya. Ketika menyembelih seekor kambing, beliau selalu memotong sebagian dagingnya dan menghadiahkannya kepada sahabat-sahabat Khadijah. Aku pernah berkata pada Rasulullah,'Seperti tidak ada wanita lain di dunia ini selain Khadijah.'Rasulullah menjawab,'Khadijah itu begini dan begitu,dan dari dialah aku memperoleh anak'.”&lt;br /&gt;Wiiih…so sweet…pada ngiri semua dech. Prend juga ngiri??? Jangan sekedar ngiri aja atuh…teladani sifat-sifatnya biar jadi muslimah yang tangguh. Jadikan diri kita wonder women yang berjuang dengan sekuat tenaga di jalan dakwah kayak Khadijah binti Khuwailid. Mau???&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“ Demi Allah, aku tidak pernah mendapat pengganti yang lebih baik daripada Khadijah. Ia yang beriman kepadaku ketika semua orang ingkar. Ia yang mempercayaiku ketika semua orang mendustakanku. Ia yang memberiku harta pada saat semua orang enggan memberi. Dan darinya aku memperoleh keturunan-sesuatu yang tidak kuperoleh dari istri-istriku yang lain “ (HR Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-7097235240374161243?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/7097235240374161243/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/kamulah-wonder-womenku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/7097235240374161243'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/7097235240374161243'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/kamulah-wonder-womenku.html' title='Kamulah WONDER womenku....'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-7031487895697060474</id><published>2010-03-28T20:13:00.000-07:00</published><updated>2010-03-28T20:13:05.884-07:00</updated><title type='text'>Cigarettos mamamia enaknyos</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; Ruemaja -maaph terlalu semangat- Rruarr biasa, itulah ungkapan yang lazimnya dialamatkan pada mereka yang ngaku masih muda, energik, ato bisa dibilang pemuda. Emang nggak ada kata-kata lain untuk remaja kecuali sosok yang penuh spirit alias bahasa manusianya semangat. Beda khan dengan kondisi buyut dan mbah-mbah kita?mereka yang udah punya gelar “Ssp” atawa Sesepuh kalo ditawarin lari jarak dekat sudah pasti nolak menta-menta. Bahkan dengan alasan seribu keluhan, ya karena mereka termasuk kategori lanjut usia. Tentu ada alasan logis kenapa mereka menolak buat diajak lari, karena tenaga dan semangat mereka sudah sampai titik yang terbatas. Lain halnya dengan kita yang masih sueger binti bening ini, kalau ditawarin buat lari keliling lapangan terbang mungkin masih mau dan sanggup, 'cause kita lebih punya banyak tenaga plus faktor usia muda yang menentukan tekad untuk berbuat lebih. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Teenagers time…&lt;br /&gt;Noo sekilas cerita remaja, siapa dia dan seberapa kuat fisik dan mental mereka yang sebeletulnya eh sebetulnya potensi tersendiri yang harus dimanfaatkan dengan baik. Remaja sendiri adalah makhluk yang unik, bukan maksud hati menyamakan remaja dengan boneka Hello Kitty lho maksudnya remaja mempunyai dunia sendiri dan perilaku yang khas dalam menyikapi kehidupan, baik kehidupan dirinya sendiri maupun kehidupan dengan dunia di luar dirinya. Seabrek cerita tentang remaja berkenaan dengan model perilakunya yang kini telah sampai pada posisi yang mengkhawatirkan. Weiths,.lha iya ternyata banyak para teenagers ini yang mengalami penyimpangan perilaku -pinjem istilah sosiologi, boleh khan^.^- Salah satu dari sekian tindakan penyimpangan adalah merokok. Degg…ada yang kesikut nih, alias tersinggung.&lt;br /&gt;Emang ada yang salah dengan merokok? Bentar bro! jangan keburu nafsu dulu. (Loading …)&lt;br /&gt;Dalam sebuah kajian kesehatan, merokok sepenuhnya mengandung banyak efek negatip khususnya kesehatan saluran pernafasan. Kayaknya sudah bukan rahasia umum lagi kalo ternyata remaja kita sudah menjadikan rokok sebagai sobat dekatnya. Tapi kebanyakan kebiasaan merokok ini menjangkit kaum adam, ya tho? &lt;br /&gt;Padahal enyak dan babe sudah memperingatkan anak-anaknya tentang bahaya merokok bagi kesehatan mereka, bahkan dihubung-hubungkan dengan keutuhan rumah tangganya segala lho. Simak aja kisah Mi'un, remaja kampung yang diancem bapaknya kalau ketahuan merokok pensiun jadi anak. Wah jadi berabe…tapi kenyataan di lapangan sungguh mengherankan, toh jumlah perokok usia dini makin lama makin bertambah meski ada larangan keras dari banyak pihak.&lt;br /&gt;Kagak bisa dipungkiri sob, di usia seimut kita (ngaku2) yang namanya teman, sohib, atau apalah sebutannya, keberadaannya amat penting bagi kita. Teman selalu membawa dampak pergaulan dan pengembangan karakter pribadi kita. Nggak percaya? 4 dari 7 orang teman kita yang merokok misalnya mampu mempengaruhi kita untuk ikut dalam kebiasaan mengisap batang rokok. Atau sebaliknya jika teman kita adalah kumpulan para maniak game, lambat laun kita juga ikut keranjingan main game lho. Masih nggak percaya?astaghfirulloh…. nyebut but but.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak penelitian yang memperkuat pernyataan tersebut. Dalam sebuah penelitiannya, Shiramizu mendapatkan suatu kesimpulan bahwa seseorang dapat menjadi perokok jika ia mempunyai teman yang merokok. Survei yang pernah dilakukan oleh Yayasan Jantung Indonesia pada anak-anak usia 10-16 tahun menunjukkan 70% di antaranya menjadi perokok karena dipengaruhi oleh teman. Bahkan ada sebuah penelitian lain yang menghasilkan kesimpulan bahwa remaja yang temannya merokok memiliki risiko delapan kali lebih besar untuk ikut merokok dibanding remaja yang memiliki teman tidak merokok.&lt;br /&gt;Perlu juga disadari, kebiasaan merokok pada orang tua berpengaruh besar pada anak-anaknya yang berusia remaja. Keluarga yang terbiasa dengan perilaku merokok atau tidak melarang perbuatan tersebut, sangat berperan untuk menjadikan seorang anak menjadi perokok dibandingkan dengan keluarga yang bukan perokok. Beberapa penelitian melaporkan, anak yang kedua orang tuanya merokok kemungkinan besar akan menjadi perokok juga, terlebih jika saudara kandung yang lebih tua seorang perokok, anak-anak tersebut memiliki risiko empat kali lipat untuk menjadi perokok. Weleh weleh....(sambil geleng bareng yuk!)&lt;br /&gt;Sangat mudah bagi kita untuk meniru kebiasaan merokok. Mengingat di negara ini kebiasaan merokok adalah suatu kebiasaan yang sudah sangat mengakar di berbagai golongan masyarakat, di mana pun tempatnya, kapan pun waktunya kita akan sangat mudah menjumpai orang-orang yang sedang merokok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo ga sekarang, kapan lagi?!!&lt;br /&gt;Sahabat yg dirahmati Allah Swt. Anjuran untuk menjaga kesehatan diri sendiri merupakan hal wajib yang oleh agama kita telah diajarkan sejak dahulu, bahkan sebelum rokok lahir di dunia ini dengan selamat. Tentu tidak ada manusia model apapun di bumi ini yang menginginkan dirinya dalam keadaan sakit-sakitan bahkan sakit beneran. Kecuali orang yang lagi gak penuh otaknya alias sedheng. &lt;br /&gt;Nah rokok sendiri sudah teruji secara medis mampu merusak organ dalam paru-paru dan jantung, bahkan di beberapa negara besar seperti Amerika Serikat dan beberapa lainnya di Eropa, penyakit kronis yang membunuh ratusan orang tiap tahunnya adalah jantung koroner. Ingat ini bukan nama makanan lho, tapi pembunuh nomor wahid yg udah mencabuti nyawa manusia. Dan penyakit ini muncul karena kebiasaan merokok. Tambahan lagi akhi-ukhti, data kesehatan juga menyebutkan kebanyakan pengidap kanker dari golongan ibu-ibu muncul karena kebiasaan merokok suaminya. Hmmm..tuh kan!!&lt;br /&gt;Bukankah Rosulullah Muhammad Saw telah memperingatkan kita sebagai umat yang dicintainya bahwa sesungguhnya manusia sering lupa akan dua kenikmatan yang telah dianugerahkan Al Kholik Allah Tuhan Semesta Alam, yaitu nikmat kesehatan dan waktu luang. Ya sobat! sang waktu yang terus bergulir tanpa henti begitu juga usia remaja kita yang terus berjalan mendekati masa tua ternyata sering kita gunakan untuk hal-hal yang sia2 atau bahkan kita habiskan untuk kesenangan nafsu kita. Tidak terasa kita sudah mengkoleksi dosa, karena kelalaian kita terhadap kewajiban menjaga diri dari kerusakan. Ambil contohnya kebiasaan merokok. &lt;br /&gt;Seperti halnya waktu, nikmat kesehatan merupakan nikmat yang sangat berharga bagi kita. Bisa dibayangin nggak?pas kita lagi sakit gigi, wadow sakitnya bukan main. Kepala yang ngga' ada hubungan saudara dengan gigi ikut pening ngrasainnya, mata terasa berat, kaki kram, dada sesak, perut nolak makan, dan bawaannya marah mlulu. Pokoknya nggak enak dech yang namanya sakit. Apalagi nanti saat usia kita menginjak kepala 5, wesets!!! jangan dibayangin kamu nginjak kepala lima orang ya, wah bisa gawat tu. Kebiasaan merokok usia muda akan membawa dampak serius bagi kesehatan kita kelak. Terserang paru-paru atau juga mungkin jantung koroner.&lt;br /&gt;Udahan sobat! terangin pada dunia n temen2 kamu, kalau masih pengen hidup bahagia dengan kesehatan yang prima mulai dari sekarang hindari kebiasaan merokok. Ngga' bener kalau ada orang yang bilang rokok itu bisa ngobatin stress, kalau bisa ngobatin stress mungkin dari dulu pihak RSJ sudah memberikan pasiennya rokok gratis tiap hari . setuju kan? kudu!(gs)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-7031487895697060474?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/7031487895697060474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/cigarettos-mamamia-enaknyos.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/7031487895697060474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/7031487895697060474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/cigarettos-mamamia-enaknyos.html' title='Cigarettos mamamia enaknyos'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-7692882714545889551</id><published>2010-03-28T11:20:00.000-07:00</published><updated>2010-03-28T11:22:42.670-07:00</updated><title type='text'>You’re Beautiful…it’s true…</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; You're beautiful …you're beautiful…it's true&lt;br /&gt;I saw you're face…in the crowded place…and i don't know what to do&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prend pernah denger lirik di atas?? Jangan ditanya dech…lagu ni kan lagu wajib buat ngerayu cewek2…hehehe. Emank cewek bisa luluh dikasi lagu gini doank? Yaelah g usah tanya mlulu..ya iya lah masak ya iya donk. Cewek tu suka banget klo di sebut cantik,byutipul lah basa maduranya. Kata iklan di tipi…cantik itu yg kulitnya putih berseri (iklan body lotion neh!)…cantik itu yg rambutnya panjang dan indah (iklan sampo neh!)…cantik tuh yg bohai alias body aduhai (iklan obat kurus neh!). Karena banyaknya iklan yg mewacanakan cantik itu yg seperti di atas, jadi standart cantik jaman sekarang ya yg kayak di iklan2 itu. Sedangkan yg g punya tetek bengek yg ada di iklan cuman bs manyun and brusaha mati2an supaya bs disebut cantik. Mulai dari pake body lotion anti matahari biar putih sampe pake cat tembok, dari diet g makan nasi sampe diet makan rumput2an doank (sampe2 kambing2 pada demo coz lahannya dicaplok).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Sejarah cantik&lt;br /&gt;Jaman dolo kala wkt Romawi lg jaya2nya, perempuan cantik tuh adalah perempuan yg gendut and subur (sawah kale!). Coz cewek gendut and subur tuh menandakan dia makmur hidupnya, jd bs diliat kaya nggaknya. Nah klo cewek kurus dinilai g bergizi and pasti dr keluarga yg miskin. G percaya? Coba deh liat lukisan Monalisa, katanya kan dia perempuan tercantik pada masa itu. Tapi di lukisan, si Monalisa keliatan gendut and tembem loh.&lt;br /&gt;Lain romawi lain pula ma negeri Cina. Cantik tuh dinilai seberapa kecil and imoetnya kaki kamu. Jadi klo sebuah keluarga punya anak cewek yg kakinya kecil and imoet, mas kawinnya gede banget. Coz kaki imoet tuh katanya membawa hoki. Weleh2 aneh2 wae toh. Jadi seorang ibu akan berusaha membuat kecil kaki putrinya dengan mengikat jari kaki mrk dan memakaikan sepatu yg sangat kecil shg kaki mrk lama2 akan mengikuti bentuk sepatu. Ihh kasian banget yach...mau disebut cantik aja sgitu menderitanya.&lt;br /&gt;Lain dolo lain sekarang. Karena cewek tuh pny kecenderungan buat jadi gemuk, maka ada beberapa pihak yg manfaatin ini. Jadi kamyu2 para cewek kudu donk berusaha jadi cantik dengan ngalahin kecenderungan u buat gemuk. Jadilah standart kecantikan berubah dari big is beautiful jadi kerempeng is byutipul. Model cantik dijadikan icon buat mengopinikan standart kecantikan. Bukan aja manusia yg dijadikan icon, boneka pun g kalah. Cantik itu yg kayak Barbie..kurus,tinggi,putih and blonde alias pirang. So maraklah praktik operasi plastik to become like a barbie.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You're beatiful&lt;br /&gt;Benernya cantik tuh yg kayak apa sich? Dia yg cantik yg terpancar kecantikan akhlak dan iman dalam dirinya. Bukan yg pake topeng kosmetik, itu mah bs luntur klo cuci muka. Akan terasa saat damai jika berada di dekat si cantik. Karena tidak akan terlukai dengan perbuatan dan perkataannya.Akan terasa aman berada bersama si cantik, karena auratnya terlindungi dibalik kerudung dan jilbab yang dikenakannya. Kerudung dan jilbab bukan untuk membatasi gerak maupun aktifitasnya, tapi untuk menjadikannya tropi terindah dunia akhirat bagi dirinya, keluarganya dan bagi pasangan hidupnya.&lt;br /&gt;Wanita mulia tidak dinilai seberapa putih kulitnya, seberapa kurus tubuhnya atau seberapa indah rambutnya tapi apakah bisa dia menutup auratnya dengan sempurna sesuai perintah Alloh. Wanita mulia tidak dinilai seberapa indah bibirnya, tapi apakah telah keluar kalimat dzikrullah dari lisannya. Wanita mulia tidak dinilai dari seberapa indah matanya tapi apakah dia mampu menjaga pandangannya karena takwa.&lt;br /&gt;Wanita cantik ini tidak akan tergeser kecantikannya melewati jaman apapun dan negara manapun. You're baeatiful...it's true..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan dari tulang ubun ia dicipta&lt;br /&gt;Sebab berbahaya membiarkannya dalam sanjung dan puja&lt;br /&gt;Tak juga dari tulang kaki&lt;br /&gt;Karena nista menjadikannya diinjak dan diperbudak&lt;br /&gt;Tetapi dari rusuk kiri&lt;br /&gt;Dekat ke hati untuk dicintai&lt;br /&gt;Dekat ke tangan untuk dilindungi&lt;br /&gt;(gs)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-7692882714545889551?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/7692882714545889551/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/youre-beautifulits-true.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/7692882714545889551'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/7692882714545889551'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/youre-beautifulits-true.html' title='You’re Beautiful…it’s true…'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-8517078422714564045</id><published>2010-03-28T06:21:00.000-07:00</published><updated>2010-03-28T06:21:13.694-07:00</updated><title type='text'>Sang Superstar...</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; Seperti biasa, hari ini aq seringkali melihat inbox di hapeq karena yaah tau sendiri lah banyak sms dari penggemar. Bahkan engga' hanya inbox, email pun juga bejibun, aarrgh... sampai ogah aq membacanya. Fiuh.. abis baca ini itu, aq langsung pergi ke lokasi shooting untuk penuhi order job, acting cuy!. Emang sih, selain suaraq yg merdu tampangq juga nggak kalah ama afgan, hehehe.&lt;br /&gt;Beberapa saat setelah puas beraksi di depan kamera, tiba2 aq dihubungi seorang produser untuk duet dg jacko, waaaw, i don't believe it! i'll meet the king of pop!. dg persiapan secukupnx aq dijemput oleh asisten pribadiq untuk menuju ke tkp. [Di tengah2 perjalanan] “Tiiin” suara klakson dari mobil2 bersautan... “Tidaaaak” aq menjerit dlm hati... belum sampai aq ke tempat konser, eh ini malah macet. “Sial!” Umpatq. “Andai jalan ada banyak, tiap mobil punya jalur pribadi, ato paling engga' mobil bisa terbang!”. Ngeliat kelakuan anehq, sang asisten langsung bertutur, “Sudahlah bos, nyantai aja... kan konserx masih 3 jam lagi. Bentar ya bos, asistenmu ini mau ngeliat kondisi di luar”.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Tak lama setelah ia beranjak dari mobil, ia kembali membawa kabar. Ternyata kemacetan ini bukan karena rusaknya traffic light ato ada kura2 yg lagi nyeberang, tapi karena presiden lewat. Ngedenger hal itu, aq tambah kesal. Sang asisten yg ngerti banget akan kondisiku, he gives me an advice again,&lt;br /&gt;“Wah untung macet ya bos...kan di kondisi yg kayak gini, bos bisa latihan vokal. Suara jacko kan udah cocok buat semua genre, nah tinggal suara bos aja nih yg kudu dilatih, biar nanti bisa klop gitu sama suara si joko, eh jacko...”.&lt;br /&gt;Meski aq sempet kaget ngedenger asistenq yg ngasih solusi (biasax si asisten gak pernah ngasih solusi, yg ada malah nambah masalah), aq terima nasihatx. Langsung aja, aq buka tas dan ku temukan apa yg ku cari, mp5 kesayanganq. Ku pakai si headset dan kumainkan lagux. Eh ternyata lagu “Heal the world” si joko [eh ketularan dah], maksudx jacko. Sambil ndengerin, tak sadar mulutku juga komat-kamit. Melantunkan nyanyian dg suara jacko di mp5. “Heal The World... Make It A Better Place... For You &amp; For Me &amp; The Entire Human Race... There Are... People Dying... If You Care Enough For The Living... Make A Better Place, For You &amp; For Me...”... “Alloh Akbar Allohu Akbar!!” tiba2 suara adzan menyahut, aq pun tersentak kaget, sejak kapan Jacko nambah lirik adzan di lagunya? pikirku. Dan tiba2, aq melihat langit2 kamarku. “Ealahh ternyata cuma mimpi”, batinku. [emang lagu heal the world, ku pasang sebagai ring tone alarmku en dilanjutkan dg suara adzan]... yahhh capek pakde!!&lt;br /&gt;**********&lt;br /&gt;Hai2 prend! Bingung ya mbaca cerita di atas? aq juga bingung tuh... hehehe. But kalo dipikir2 lagi, emang enak kali ya jadi seseorang yg diidolakan. Punya banyak fans, uang nggak kurang2, tanda tangan sana sini, &amp; hal2 keren lainx. Trus hal yg terpenting adalah jadi inspirasi bagi penggemarx, seperti kata Ahmad Dhani di acara inpotainment kemarin. Tapi kalo dipikir-pikir juga, jadi idola juga ada nggak enakx. Kemana2 jadi sorotan, jadix ngga' bebas dah. Parahx, jika yg nyorot agen2 infotaiment. Wah, bisa2 ada dugaan yg nggak enak tuh. Tau donk, paparazzi dan mamarazzi?&lt;br /&gt;Tapi, terlepas dari enak nggak enaknx jadi idola, setiap orang pasti memiliki idola. Emang ngga' bisa dipungkiri prend, kalo tiap manusia tuh butuh yg namanx idola sebagai inspirator. Karena sang inspiratorlah manusia bisa berkreasi dlm menjalani hidupx. Itu semua juga tak lepas dari sikap manusia yg suka meniru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Idola, makanan apa tuh?&lt;br /&gt;Idola bisa dimaknai sebagai seseorang ato sesuatu yg besar dan sering dihormati dan dicintai dg fanatik. Contohx, Michael Jackson, pria yg dinobatkan sebagai King of Pop ini dipuja-puji ama penggemarx. Suara emas Jacko ditambah lantunan lagu yg terkadang mengharukan masih ditambah lagi ama bumbux, lirik2 yg penuh makna, ngebuat kesengsem abis bagi orang yg ngedengerx. Apalagi, moonwalknya itu lho... gemmezzzz deh! Eh, kok aq ikut2tan centil??&lt;br /&gt;Meski ada isu2 negatip dari media tentang jacko, mulai dari pedofil hingga kasus2 yg lain, ternyata idola yg satu ini ngga' kurang2 juga fansx. yg ada malah nambah banyak. Waladalah... orang ini pake mantra apa ya? Mantra lupa2 ingat, ato mantra tak gendong kemana2, ya?&lt;br /&gt;Bulan2 akhir ini, merupakan bulan terpahit bagi penggemar Jacko. Karena sang raja pop itu telah habis kontrak umurx. Para penggemarnyapun serentak memberikan antusias yg luar biasa. (Ya iyalah... namax aja penggemar). Mereka langsung memborong album2 Jacko, nggak hanya itu, mereka juga ngadain konser lagu Jacko sebagai cara mereka untuk mengenang sang legenda tersebut. Dari contoh itu aja, bisa disimpulin kalo pada idola ada penghormataan, kecintaan &amp; keteladanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Kenapa qt suka meniru?&lt;br /&gt;Seperti yg udah dinyatakan di atas, bahwa manusia suka meniru. Itu semua bukanx manusia engga' kreatif, manusia engga' punya ide, tapi itu karena fitrah manusia. Manusia diciptakan dlm kondisi yg belum mengerti apa2. Namun meski seperti itu, di lingkungan manusia, juga diciptakan kondisi yg sedemikian rupa sehingga dg itu manusia bisa terinspirasi. qt ambil contoh aja seorang bayi, bayi ngga' akan pernah bisa berjalan layakx manusia normal kalo ia nggak pernah melihat kondisi manusia normal dlm berjalan. Tul ngga'? Masih bingung? Ya udah, prend kasih contoh lagi. Tau film movie berjudul “tarzan” kan? Di sono digambarkan ada seorang anak manusia yg dilahirkan normal. Namun ketika ia dan keluargax berada di hutan, keluargax diserang oleh raja hutan sehingga tinggallah ia sendiri. Hampir ia akan di serang oleh raja hutan sebagai mangsa mungilx, seekor gorila memungutx dan menyelamatkanx dari serangan sang singa. Lanjut cerita, tarzan (nama yg diberikan gorila kepada bayi itu) tumbuh dibawah asuhan keluarga gorila. Dan walhasil ia pun bertingkah laku seperti gorilla. Tuh kan, udah ada faktax. Meski dlm bentuk animasi, paling engga' yg membuat movie itu manusia. Dan si pembuat memahami dg baik, jika lingkungan akan mempengaruhi tingkah laku seseorang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Sign for plagiator&lt;br /&gt;Kecenderungan qt untuk suka meniru ternyata juga harus dibatesin lo. Coba deh dipikir lagi, seandaix qt jadi tarzan, &amp; qt nggak pernah berfikir ulang apakah qt harus berlaku seperti itu ato ngga'. Pasti qt engga' akan bisa merasakan enakx hidup menjadi manusia normal. Ya toh?! Ya udah deh, kalo contohnx ngga' mau tarzan lagi. Qt liat aja kondisi sekarang. Sebagian masyarakat qt telah mengkultus sosok idola mereka tanpa memperhatikan sisi aqidah &amp; akhlaqx. Seperti idola pada umumnya, semua perkataan dan perbuatanx ditiru, lagi2 tanpa pertimbangan apakah yg dikatakan ato dilakukan itu bener ato salah menurut agama. Bahkan sebalikx, justru perkataan dan perbuatan idolax yg menjadi acuan bener nggakx menurut agama, na'udzubillaah... Nah, yup... meski qt mengidolakan seseorang, qt harus memberi sign [tanda] sebagai pengatur rasa kagum kita. Karena ya seperti hal tadi, terkadang, saking ngefansx, penggemar sampai ngga' memperhatikan apakah yg dilakukan oleh idolax bener ato nggak. As the result, yaa muncul deh para insan yg dg seenakx melakukan kesalahan2 yg sama dg idolax. Wah jadi berabe tuh...&lt;br /&gt;Seandaix saja, sang idola adalah seseorang yg tak sedikitpun ada keburukan dlm dirix. Bahkan kebaikan senantiasa menghiasi kehidupanx, maka ngga' mengherankan jika para penggemarx nggak susah2 ngeliat sign. Because, segala aspek yg ditiru udah bener. Ngga' mustahil, jika yg awalx harapan untuk menjadi insan yg baik akhirc menjadi suatu keniscayaan. Nah prend, sebuah pertanyaan muncul ni... apa idola qt udah mempunyai kepribadian yg seperti itu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~Idola hakiki&lt;br /&gt;Dari pemaparan di atas, sebenerx aq pingin nyampein sesuatu yg puenting buanget. Saking pentingx aqsampe lupa ,,, ~_~'. engga'2 , prend cuma' bercanda. Bahwasax qt tuh harus pandai2 dlm memilih idola. Tanya kenapa? karena idola merupakan penentu karakter qt dlm mengarungi hidup. Jika karakter yg ada baik, maka sudah pasti qt akan merasa tentram. Tapi kalo yg ada sebalikx, wah harus siap2 tuh untuk menjalani hidup yg penuh dg tekanan, yg nggak enak tentunx.&lt;br /&gt;Sebagai agama penyempurna agama terdahulu dan sifatx yg rahmatan lil 'alaamin, Islam juga ngasih solusi untuk masalah idola lho. Tau Nabi Muhammad SAW kan? seseorang yg tidak pernah menyembunyikan keceriaan wajah terhadap para sahabat dan selalu mencari berita tentang kondisi mereka. Seseorang yg selalu memberikan tempat khusus kepada orang2 baik di sisix. Seseorang yg tidak pernah duduk dan bangun (dari duduk) kecuali dg menyebut nama Alloh dan mayoritasx. Seseorang yg tidak pernah menentukan tempat duduk khusus bagi dirix. Seseorang yg memperlakukan masyarakat sedemikian rupa sehingga mereka merasa dirix adalah orang termulia di sisi beliau. Seseorang yg tidak banyak berbiacara dan tidak pernah memotong pembicaraan seseorang kecuali ia berbicara kebatilan. Seseorang yg tidak pernah mencela dan mencerca seseorang. Seseorang yg tidak pernah mencari2 kesalahan orang lain. Seseorang yg selalu sabar menghadapi perangai buruk bangsa Arab dan orang2 yg asing bagi beliau. Seseorang yg selalu duduk di atas tanah dan duduk bersama orang2 miskin serta makan bersama mereka. Seseorang yg tidak pernah mengizinkan siapa pun berdiri (untuk menghormati)nya. Seseorang yg selalu menghormati orang2 berilmu dan berakhlak mulia. Dibandingkan dg yg lain, beliau lebih bijaksana, sabar, adil, berani dan pengasih. Seseorang yg selalu menghormati orang2 tua, menyayangi anak2 kecil dan membantu orang2 yg terlantar. Seseorang yg tidak meninggalkan sekeping Dinar dan Dirham pun ketika ia meninggal dunia. Dan banyak lagi karakter luar biasa dari manusia yg satu ini. Maha benar Alloh dlm firmannya pada {QS Al-ahzab [33]: 21} yg menyatakan bahwa dlm diri Nabi Muhammad SAW terdapat suri tauladan yg baik.&lt;br /&gt;prend Udah jelas kan siapa Nabi Muhammad SAW? Kalo belum jelas, kamu cari deh artikel lain tentang Rasululloh SAW. Pasti yg kamu temukan hanya yg ngejelasin kemulian hamba Alloh yg mulia ini, karena emang Rasululloh SAW tidak pernah berperangai buruk. Kalopun ada artikel2 yjavascript:void(0)g menjelek2kan Rasululloh SAW, pasti artikel itu bersumber dari sesuatu yg ngga' jelas, ato pemikiran2 yg dibangun tidak berdasar atas aqidah Islam. yups, kalo udah jelas, nunggu apa lagi? ayo qt jadikan Rasululloh sebagai idola kita! Ngga' usah pikir2 seribu kali lagi, dijamin nggak rugi dah jika qt meneladani Rasululloh. Itung2, itu juga menjadi rasa cinta qt kepada Rasululloh SAW. So... masih mengidolakan orang yg ngga' jelas akan keahsanan perbuatanX? bye2 aja! ^_^ Setuju? [gs]&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-8517078422714564045?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/8517078422714564045/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/sang-superstar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/8517078422714564045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/8517078422714564045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/sang-superstar.html' title='Sang Superstar...'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-6666783674041001728</id><published>2010-03-27T02:52:00.001-07:00</published><updated>2010-03-27T02:52:50.196-07:00</updated><title type='text'>Glory..</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Sahabat semua tau nggak apa yang paling dicari di dunia ini ? Yups, yang paling dicari didunia ini apalagi kalau bukan kejayaan, kesuksesan, kekayaan, dan ke-an lainnya. Mulai dari jaman jalan kaki, sampai jaman menunggang kuda, hingga sekarang jaman menyetir kuda juga, yang namanya kejayaan dkk selalu jadi tujuan utama hidup. Buktinya setiap jaman selalu saja ada peperangan untuk memperebutkan harta, wilayah, dan lainnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenikmatan, kesuksesan, kejayaan, dan ke-an ke-an yang lain di dalam dunia modern saat ini sudah menjadi sebuah gaya hidup baru. Mulai dari orang yang tinggal di kota bahkan sampai-sampai yang tinggal di hutan belantara pun memiliki persepsi yang sama (jangan sampai ngerasa ya!). Semuanya berusaha sekeras mungkin untuk menggapai mimpi tersebut. Ada yang berhasil dan ada yang tidak, ada yang celaka dan ada pula yang selamat, ada yang melayang diatas angin dan ada pula yang sampai terkubur tanah. Pokoknya semua lengkap n muantheb deh!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Tapi gak semua orang tu yang berhasil dengan cara yang normal. Untuk mencapai kenikatan duniawi , kesuksesan dan lain-lain, banyak yang rela menjalankan segala cara. Demi mencari popularitas, sahabat bahkan sanak keluarga pun dikorbankan. Untuk mencari kekayaan semua hal dilakukan, mulai dari bermain bersama bersama bintang dan angka, meminta barang orang lain dengan paksa (coba tebak!) atau mungkin meminta tanpa paksaan, merusak lingkungan, dan bahkan hingga menggadaikan ketauhidan yang menjadi landasan iman bagi setiap muslim dengan pergi meminta pangsit (eh , wangsit) kepada penunggu wc umum (emangnya dibayar apa?). Demi mendapatkan jabatan yang tinggi di tengah-tengah masyarakat, tapi tetap saja UUD (ujung-ujungnya duit), rakyat yang sudah memberikan amanah kepemimpinan kepadanya pun seakan tidak ada wujudnya lagi, sehingga yang terpikir di kepalanya hanyalah bagaimana cara untuk menambah kekayaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika melihat realitas seperti itu, hanya satu kalimat yang terucap melalui bibir seksi anugrah Allah yang tidak terhingga ini: inna lillahi wa inna ilaihi rajiu’n! Lho, memangnya ada yang meninggal? RW berapa? RT berapa? Eitssss, ckittt, gedubrak! Tenang dulu kakang, mbakyu, adik, kakak, tidak ada yang meninggal kok, cuma pingsan aja kalee! Sebagai seorang muslim sejati (amin), ketika diberi cobaan, bencana, ataupun terjadi sesuatu yang tidak kita inginkan kita sangat dianjurkan untuk membaca kalimat tersebut (Hayo, siapa yang tahu jawabannya? Ketik reg spasi jawaban kirim ke no di sampul depan). Sekali lagi, LHO?? Kenapa kok perbuatan di atas disebut bencana sampai-sampai harus nyebut? Bukankah tidak ada yang mencium bibir nya si seksi truk?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So pasti gitu loh! Hal-hal diatas itu yang seharusnya membuat kita merinding. Sekarang semua ukurannya materi. Apa-apa dihitung dengan keuntungan materi. Bahkan agama aja dihitung pake ukuran materi. Kalau pekerja menghabiskan waktu siang untuk sholat akan mengurangi produktivitas pabrik. Kalau kita berpuasa pasti kita gak bisa bermain sepak bola secara profesional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba aja bayangkan kalo misalnya Rasulullah berada di zaman ini, di tengah-tengah penduduk Indonesia yang mayoritas penduduknya memiliki iman yang sama seperti beliau (so pasti..) sekaligus sebagai negara muslim terbesar di dunia. Kira-kira kata-kata apa yang akan meluncur dari mulut beliau yang mulia tersebut? Wah, pastinya nggak akan kebayang bagaimana sedih dan hancurnya hati beliau meilhat realitas umatnya yang dikatakan Allah sebagai khoirul ummah (umat terbaik) ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tidak heran apabila bagi yang rajin duduk di depan kotak ajaib (baca: televisi), kita kan melihat berita-berita tentang musibah yang sering banget mampir minum kopi ke negeri kita. Masih terngiang di telinga kita bagaimana DAHSYAT-nya peristiwa gempa bumi yang terjadi beberapa waktu yang lalu di beberapa tempat, yang memakan korban manusia dan memaksa mengungsi dari tempat-tempat mereka, huru-hara terjadi di berbagai kota. Pembantaian yang telah dan terus berlangsung secara biadab terjadi di beberapa tempat dan entah berapa tempat lagi yang akan terjadi di belahan negeri ini. Busung lapar anak manusia negeri ini yang sering terdengar meskipun katanya kita berada di negeri subur nan tropis, dengan disusul jatuhnya nilai rupiah yang mengakibatkan krisis moneter yang berdampak kemiskinan, pengangguran dan kelaparan masih saja kita rasakan. Termasuk hancurnya generasi-generasi muda penerus bangsa ini disebabkan terhanyut dan tenggelam bersama aktivitas yang tidak memberi manfaat sedikit pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wuih…. Lengkap banget deh 1001 penderitaan yang dialami oleh negeri ini. Meskipun di dalamnya berjubelan komunitas muslim terbesar di dunia. Tapi tampaknya fakta tersebut tidak sedikit pun membantu mengatasi masalah yang menimpa negeri ini. Sebenarnya apakah gerangan yang menyebabkan terjadinya semua bencana tersebut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang bilang hal tersebut disebabkan oleh kesalahan penduduk negeri ini sendiri, ada yang bilang Allah sedang memberikan peringatan terhadap umat Islam yang tidak lagi menghiraukan Allah atau malahan azab menghampiri kita seperti kaum-kaum tedahulu? Memang di Al-Qur’anul Karim dikisahkan kalo orang-orang zadul (zaman dulu) akan diberikan “hadiah” azab langsung (gak pake dicicil) oleh Allah ketika mereka melakukan sedikit saja kemaksiatan (baca; melanggar perintah dan larangan Allah). Terus apakah bagi kita kaum muslimin juga berlaku hal itu juga? (naudzubillah deh kena adzab)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita merasa sudah mengimani Islam dan mungkin sudah hafal ajaran-ajaran Islam yang sering disampaikan di tempat nongkrong orang-orang gaul akhirat, sampai-sampai nglonthok di luar kepala, ngerasa udah meniti semua ajaran yang ada dalam Islam. Padahal banyak juga lho orang yang sholatnya dicicil-cicil (harus saadar yah kalo emang bener!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal seringkali kita mengukur islam dengan kehidupan dunia kita. Waktu sholat sering ditinggal karena ngerjakan tugas. Ketika ada perintah dakwah selalu dikaitkan dengan dijauhi teman. Apalagi kalau buat yang cewek nih. Sudah tau kalau perintah memakai jilbab itu wajib, tapi selalu aja dikaitkan dengan gak cantik lah, gak mbois lah. Yang cowok juga gak mau kalah. Ketika main bola suka pakai celana pendek. Padahal itu tidak menutup aurat laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi tunggu dulu bro! Bagi para penumpang jurusan dunia-akhirat silakan menempati tempat duduk masing-masing! Sebelum bis yang kita tumpangi keburu berehenti di final destination, kita harus tahu dulu duduk permasalahannya. Jangan nyeruduk ke sana-sini dulu tanpa arah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita pastinya sudah tahu dong bahwa manusia diciptakan di muka bumi untuk beribadah kepada Allah. Kalo begitu, maka konsekuensinya adalah setiap perbuatan kita di dunia ini HARUS berwujud ibadah kepada Allah. Emang sih kedengarannya berat, tapi jangan khawatir deh! Yang namanya agama itu memang diturunkan Allah bukan untuk mempersulit hambanya, terutama yang beriman lho. Bukankah Allah sendiri sudah berjanji bahwa Allah tidak akan menurunkan perkara yang tidak akan sanggup dipikul oleh hambanya? Bener gak sih? Tetapi kebanyakan manusia, plus umat muslim jaman ini, malah mempersulit dirinya sendiri untuk dapat beribadah dan senantiasa dekat dengan Allah. Gimana nggak? Mereka malah memilih jalan yang berkelok-kelok, bahkan menyesatkan, daripada jalan lurus yang sudah dibentangkan di depannya. Ibaratnya orang yang memiliki penglihatan normal tetapi memilih buah yang busuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama juga sebenernya gak bertentangan dengan kehidupan dunia. Emang sih menurut hukum rimba gak ada kaitannya antara sholat dengan nilai bagus. Dan dipikir sampai botak pun kita gak bisa menemukan hubungan antara pakai jilbab dengan hidup sukses di dunia. Tapi sumpah! Semuanya itu sebenernya berhubungan. Kalau kita menolong agama Allah, pastilah Allah itu akan menolong kita. Kalau kita rajin beribadah, pasti Allah akan mendatangkan kebaikan bagi kita. Percaya gak ? Percaya aja deh. Liat aja kehidupan seorang yang sholeh ama yang gak sholeh blas. Pasti kehidupannya beda banget. Meskipun orang itu kaya raya pasti hidupnya menderita. Beda dengan orang yang sholeh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo dipikir-pikir bukannya kita seringkali mendengar kalo Islam itu mengatur setiap jengkal kehidupan kita? Mulai dari mimpi sampai mimpi sampai mimpi lagi. Sehingga bukan menjadi hal yang mustahil kalau hidup kita ini sepenuhnya akan menjadi amalan ibadah kepada Allah. Selain itu, satu hal yang tidak boleh ketinggalan yaitu harus ada suatu keadaan yang mendukung agar semua perintah Allah di dunia ini dapat dilaksanakan secara integral pangkat tiga (baca:lengkap). Tetapi ketika melihat keadaan saat ini, fakta yang ada tidak dapat dijadikan dalil bagi kita untuk tidak melaksanakan perintah Allah lho! So yang harus kita lakukan, terutama sebagai new generation of moslem harus menjadi agent of change bagi agama, lingkungan, dan orang-orang di sekitar kita. Wallahu a’lam (Gs)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-6666783674041001728?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/6666783674041001728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/glory_27.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/6666783674041001728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/6666783674041001728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/glory_27.html' title='Glory..'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-281405549520025704</id><published>2010-03-26T23:09:00.001-07:00</published><updated>2010-03-26T23:09:42.876-07:00</updated><title type='text'>Akhirnya Aku Disini,........</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;       Sebuah perjalanan yang melelahkan, memang. Perjalanan yang membutuhkan pengorbanan. Perjalanan panjang, yang menghabiskan banyak waktu dan biaya. Tenaga dan pikiran juga merupakan hal yang tidak bisa dianggap remeh. Keduanya memberikan kontribusi besar bagi tercapainya tujuan di ujung jalan dan penantian ini. Seandainya dihitung dengan materi, puluhan juta rupiah takkan mampu menggantikan besarnya perjuangan yang telah dilakukan. Bagi pejuang yang serius dan fokus dengan tujuannya, maka diujung jalan ini mungkin akan terpuaskan dengan apa yang telah ia capai. Namun, bagi pejuang yang berjuang dengan niat seadanya dan asal berjalan saja, mungkin tidak terlalu memikirkan perjuangan ini. Bahkan mungkin ia akan menerima hasil yang ia raih tanpa ada harapan yang menyeruak diatasnya. Adakah jalan lain yang sebenarnya ingin ia tempuh? Ataukah perjalanan studi hanya menjadi hiasan yang terpajang dalam hidupnya? Hmm... bisa jadi! &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;&lt;br /&gt;”Teng..teng..teng..” bel sekolah pagi itu berbunyi. Siswa-siswi SMA ”Senja” berbondong-bondong menuju lapangan upacara. Para guru juga telah bersiap untuk melakaukan apel di hari itu. Tidak ada pemandangan yang aneh dan berubah di lapangan sekolah, sejak liburan dua minggu yang lalu. Hanya saja, terdapat panorama yang agak menarik perhatian. Nampak beberapa gerombol murid yang berpakaian berbeda dari seragam siswa SMA ”Senja”. Setelan berwarna putih biru menempel tubuh mereka. Selain itu ada aksesoris lain yang menghiasi pakaian ala SMP itu. Tanda identitas berukuran 30x15, pita berwarna-warni dan sebagainya menjadikan mereka semakin terlihat berbeda dari murid yang lain. Salah alamat? Atau pawai hari ulang tahun kemerdekaan? Mungkin dua jawaban itu adalah alternatif terakhir.&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu ratusan murid dan orang tuanya beramai-ramai datang ke SMA ”Senja”. Rupanya mereka sedang melihat pengumuman penerimaan siswa baru tahun ajaran ini. Nampak sebagian gusar dan yang lain bergembira karena namanya terpampang sebagai siswa yang diterima di SMA favorit ini. Tapi, ada juga yang wajahnya tertunduk lesu karena namanya harus tersingkir ke SMA pilihan berikutnya. Yang artinya, harapan untuk menempuh studi di sekolah favorit tidak terwujud.&lt;br /&gt;Ya, penerimaan siswa baru setiap tahunnya memberikan kenangan dan pengalaman yang beragam. Mulai dari standar nilai, hingga biaya masuk sekolah baru yang setiap tahunnya semakin melangit. Belum lagi masa orientasi siswa baru dan adaptasi dengan lingkungan baru yang menjadikan jantung berdebar tidak karuan. Misalnya, ketika seorang siswa bertemu siswi yang berparas indo seperti Cinta Laura Kiehl, atau seorang siswi yang bertemu dengan siswa yang mirip Ariel peterpan. Dan yang lebih menghebohkan, ketika harus berkenalan dengan satu per satu guru, yang slah satunya memiliki paras latino bak Enrique Iglesias. Wuh, seakan lidah ini kelu dibuatnya. Pastinya, sebuah perjalanan telah berhasil ditempuh. Namun, kini di depan terbentang panjang jalan baru yang siap tuk dilewati. Perlukah mempersiapkan bekal lebih banyak? Dan sekarang, siap tidak siap. Inilah kehidupan barumu, sebagai insan yang lebih dewasa dari sebelumnya.&lt;br /&gt;Mabdamaze hidup selalu berjalan kedepan. Seperti kata pepatah, kemarin adalah masa lalu, hari ini adalah kenyataan dan esok adalah harapan. Terkadang ada rasa sesal, karena hari kemarin, target belum mampu dicapai. Yakin deh, pasti sekarang diantara kamu ada yang berpikir,”kenapa dulu aku ga belajar lebih giat lagi?” ato mungkin, ”coba dulu aku ga kebanyakan main, pasti sekarang aku udah ada di skul favorit?!” he..he..he.. ketauan ni ye? Ya, menyakitkan memang, saat tidak berhasil memperoleh apa yang kita inginkan. Tapi, apa boleh buat, kedelai udah jadi kecap. Dengan kata lain, tomat udah menjadi saus atau tepung sudah jadi kue. Artinya, semuanya sudah terlanjur. Tiada guna lagi tuk meratapi masa lalu. Sehebat apapun kamu, Mabdamaze yakin deh kamu ga akan bisa balik ke masa lalu. Kecuali ikut sama Marty McFly dan Dr. Emmet L. Brown dalam film trilogy Back To The Future.&lt;br /&gt;Namun demikian Mabdamaze tidak selamanya rasa sesal menyelimuti hari ini karena masa lalu yang dianggap kurang berhasil. Tidak sedikit, pelajar yang memiliki memori indah di masa lalu. Sehingga, dalam kamusnya tidak ada namanya penyesalan dan kecewa. Yang ada hanyalah optimis dan percaya diri. Dan baginya, keberhasilan di masa lalu harus tetap ada untuk menunjang keberhasilan hari ini dan esok.&lt;br /&gt;But anyway Mabdamaze berhasil atau tidaknya kita di masa lalu bukanlah masalah lagi. ”Lho, kok? Kan kata pepatah, pengalaman adalah guru yang terbaik? Gimana sih Mabdamaze?” Iya sih. Artinya, masa lalu adalah sesuatu yang tak mungkin bisa diraih dan dialami kembali. Kesalahan yang ada dimasa lalu, takkan bisa lagi diperbaiki. Demikian juga keberhasilan dimasa lalu, yang sedianya hanya terkenang di alam bawah sadar, album photo, ataupun rekaman kamera tidak dapat dinikmati lagi manisnya. Pengalaman ketahuan nyontek di kelas beberapa tahun yang lalu dan akhirnya mengakibatkan nilai lima di dalam rapor tidak bisa diperbaiki kembali. Jika menyesal, mungkin yang bisa kamu lakukan adalah dengan menyalahkan diri kamu sendiri, ”Coba dulu aku ga nyontek, pasti raporku bagus...!” atau saat kamu punya pengalaman jadi peraih nilai UAN tertinggi se-kota/kabupaten. Wuih..mantab bro! Jepret sana, jepret sini, masuk koran sani (sana-sini. He..he.. maksa banget!), bahagia banget pastinya. Namun ternyata, kebanggaan dan kebahagiaan itu hanya berlangsung sesaat. Setelah itu, habis masuk di SMP or SMU favorit, segalanya harus dijalani lagi. That’s mean, perjuangan belum usai.&lt;br /&gt;Masa lalu memang tidak boleh dilupakan begitu saja. Karena, dari sanalah keadaan kita hari ini. Dia adalah pelajaran berharga untuk kita semua. Bukan berarti di bangku SMP or SD kemarin kamu tidak bisa meraih nilai maksimal, maka di sekolah baru sekarang belajarnya malas-malasan dan putus asa. Tetapi, ambillah pelajaran dari masa lalu yang suram. Perbaiki kualitas hidupmu hari ini dengan belajar lebih giat, menjadi insan yang shalih atau shalihah dan mulai menentukan langkah hidup. Bersyukur dan berdoa kepada Allah. Dan yang paling penting, jalani kehidupanmu dengan nafas syariat-Nya. Karena hanya dengan Islam, kamu bakal meraih keberhasilan. Dan buat Mabdamaze yang kemarin udah berhasil, hati-hati. ”emang kenapa, Mabdamaze?” yup, jangan sampai keblinger dengan kesuksesan kamu. Di depan kamu masih banyak batu yang menghadang dan juga aral melintang. Jika lengah dan over convidence serta sombong bin congkak, wah bisa dipastikan kamu bakal tersandung. Bahkan bisa terperosok ke dalam jebakan. Tetapi, bersyukurlah kepada zat yang memberikan kamu kesuksesan ini, Allah ’azza wa jalla. Selain itu, keistiqomahan juga perlu dijaga. Kata pepatah, mempertahankan itu lebih sulit daripada meraih. So, keep semangat bro!(gs)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-281405549520025704?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/281405549520025704/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/akhirnya-aku-disini.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/281405549520025704'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/281405549520025704'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/akhirnya-aku-disini.html' title='Akhirnya Aku Disini,........'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-6801875412078014653</id><published>2010-03-26T01:09:00.001-07:00</published><updated>2010-03-26T01:09:06.781-07:00</updated><title type='text'>Cari ilmu apa cari..</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;"“pssst…pssst…nomer 5, jawabannya apa???”. Kata-kata barusan pasti uda nda asing di telinga kita as a student, yipz, bener banget kalimat tanya (tanya jawaban maksudnya) kayak gitu pasti sering kita denger pas ujian, ulangan, quiz, dan segala macem bentuk tes lainnya. Nyontek seperti uda jadi hal yang biasa di kalangan remaja saat ini, apalagi sebagai seorang pelajar. Padahal, kalo ditanyain sama orang : “ buat apa kamu sekolah???” pasti jawabannya : “ yaaa buat cari ilmu lah,,,”, nah lho, nyambung nda??? Kalo emang niatnya buat cari ilmu, kenapa harus nyontek??? (hayoo…), kalo kayak gitu mah, bukan cari ilmu atuh, tapi cari nilai (iya khan???).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Kebanyakan pelajar sekarang terlalu memprioritaskan nilai sebagai patokan keberhasilan seseorang dalam menuntut ilmu (baca: sekolah). Jadinya ya kayak kejadian di atas itu, pas ulangan, nda bisa njawab soal, malemnya nda belajar, paginya nda sarapan, ditambah pas dulu diterangin gurunya malah sms-an sama pacarnya (duuhh,,,komplit banged ce…), akhirnya nyontek deh. Tujuannya cuman satu, nda lain dan nda bukan yakni biar dapet nilai bagus, saking ngebetnya pengen dapet nilai bagus, mpe menghalalkan segala macem cara (eg. Ya nyontek tadi itu), masya Allah. Padahal (kalopun tujuannya buat nilai) masi banyak cara lain, salah satunya, yaaaa belajar dunk pren!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan, nilai bagus bukan berarti segalanya. Coba bayangin, buat apa coba nilai bagus, tapi ilmunya nda bermanfaat??? Buat apa nilai bagus kalo ilmunya nda diterapin??? Trus, buat apa sekolah mahal-mahal kalo tujuannya cuman buat nilai??? Jadi, nilai emang bukan segalanya, untuk jadi seorang yang sukses nda cuman butuh nilai (apalagi dari hasil nyontek). Liat aja para pendahulu kita, kayak Ibnu Sina, Ibnu Rusyd, Al-Khowaritsmi, Al-Razi, dll, mereka bisa sukses tanpa harus ngoyo cari nilai bagus kan??? Kok bisa ya??? Jawabannya ada di dalam hati, yakni niat kita. Kalo niat kita ke sekolah cuman nyari nilai, yaaaa kita bakal cuman dapet nilai, TAPI,,,kalo niat kita diubah jadi cari ilmu (beneran cari ilmu) dengan hanya berharap pada ridlo Allah, Insya Allah kita bakal dapet ilmu (yang bermanfaat tentunya), naah kalo kita uda dapet ilmu, ilmu Matematika misalnya, uda pasti kita bakal ngeh sama ilmu itu, nda cuman hapal tapi juga faham. Terus, kalo kita uda faham sama ilmu itu, kita nda perlu khawatir masalah nilai khan??? Uda pastinya nilai bakal kita dapetin juga, setuju?!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, intinya sekolah itu jangan diniatkan buat cari nilai, tapi niatin buat cari ilmu semata-mata hanya berharap ridlo Allah. Kalo niat uda manteb kayak gitu, insya Allah semua yang kita harapin bakal kesampean (nda cuman nilai, bahkan lebih). Ups, tapi jangan lupa, semua bakal kita dapetin kalo kita nempuh semuanya dengan ikhlas n bener menurut Allah, ditambah lagi, kudu dibarengin sama ibadah yang siiip juga. Ayo! Segera ubah niat kita! Berlomba-lomba nuntut ilmu buat kesuksesan dunia-akhirat. ^^ (gs)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-6801875412078014653?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/6801875412078014653/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/cari-ilmu-apa-cari_26.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/6801875412078014653'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/6801875412078014653'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/cari-ilmu-apa-cari_26.html' title='Cari ilmu apa cari..'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-5964198439523589800</id><published>2010-03-25T16:03:00.001-07:00</published><updated>2010-03-25T16:03:31.892-07:00</updated><title type='text'>Indahnya Ujian Itu...</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; Ujian dan kehidupan adalah dua hal yang tidak pernah berpisah. Selama roda kehidupan masih berputar, selama itu pula ujian hidup akan terus datang menyapa manusia. Tak terkecuali Greensoulid semua yang lagi asik berdakwah. Layaknya sekolah yang selalu penuh ujian, dakwah juga penuh dengan ujian. Mulai dari yang levelnya beginner sampai ujian dengan level boss.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah kisah tentang perjalanan seorang pemuda. Setelah sekian tahun menuntut ilmu di pulau seberang, akhirnya waktu wisuda telah datang. Tak cukup dengan itu saja. Surat lamaran pekerjaan yang telah dikirim ternyata telah membuahkan hasil. Beberapa hari lagi akan ada panggilan terakhir untuk tes wawancara. Dan menurut teman dari perusahaan itu, wawancara itu hanya formalitas saja. Selama hadir dalam wawancara itu sudah hampir bisa dipastikan salah satu pekerjaan di bank swasta terkenal itu akan menjadi miliknya. Dan pastinya gaji dua digit sudah pasti mudah diraih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi di tengah suasana bahagia tersebut, muncul sesuatu yang tidak pernah terbayangkan olehnya Ibu pemuda tersebut yang seharusnya hadir dalam prosesi wisuda tidak nampak sedikitpun batang hidungnya dalam acara tersebut. Bukan karena sang Ibu tidak sayang lagi pada anaknya. Tetapi sekarang sang Ibu tengah terbaring lemah di rumah akibat sakit yang sangat parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tinggalkan segera urusan-urusannya. Mulai dari legalisir ijazah di kampus hingga urusan wawancara pekerjaan. Semua ditinggal demi pulang ke kampung halaman, demi menjenguk sekaigus mengantarkan uang untuk biaya Ibu berobat. Maklumlah, Ibu sekarang tinggal sendiri. Biasanya Ibu menggunakan uang hasil pengerjaan sawah yang ditinggal oleh bapak. Tetapi seringkali uang itu tidak cukup. Paman-pamannya terkadang memberi, itupun bila ada kelebihan. Akhirnya, sang pemuda pun kuliah dengan bekerja. Dan Alhamdulillah, selain mendapat beasiswa dia juga bisa mengumpulkan uang yang cukup banyak.&lt;br /&gt;Dengan tergesa-gesa dia segera pergi menuju pelabuhan untuk mengejar kapal terakhir yang berlayar hari ini. Tiket untuk naik kapal segera dibeli. Seperti yang telah diduga, hari ini suasana kapal begitu ramai. Di dalam kapal sudah terlihat banyak orang yang masuk dan menempati bangku-bangku yang tersedia. Di luar kapal tak sedikit pula orang yang berebut masuk ke kapal. Bersama penumpang lain yang kurang beruntung, akhirnya sang pemuda mendapat tempat di dek kanan kapal. Berdiam diri dan menunggu di sana hingga esok ketika kapal sampai di pulau seberang.&lt;br /&gt;Suasana begitu ramai. Deburan ombak berberapa kali harus beradu keras dengan suara rengekan anak kecil di pinggir kapal. Beberapa kali pula para pedagang berkeliling menawarkan dagangannya di tengah kerumunan orang. Suasana malam pun tak jauh mengenaskan. Hujan yang turun membuat udara menjadi dingin. Tak seperti suasana dalam kabin yang hangat. Di luar, suasana sungguh jauh berbeda. Dingin dan gelap. Belum lagi tetesan air hujan yang kadang tidak jauh berbeda dengan percikan ombak. Tapi sang pemuda tetap sabar dan tak pernah mengeluh. Meskipun beberapa pemuda lain sudah lama marah-marah kepada para awak kapal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegelapan perlahan-lahan ditelan oleh cahaya surya pagi. Sang pemuda membuka matanya dengan perlahan. Sedikit demi sedikit cahaya memasuki kedua matanya. Dilhatnya air di sekitar teluk tampak memancarkan cahaya keemasan akibat pantulan sinar matahari pagi. Pelabuhan yang menjadi tujuannya berada di balik teluk tersebut. Para penumpang mulai bersiap menjejakkan kakinya lagi ke tanah. Di tengah kerumunan manusia yang luar biasa, tak disangka hal yang tak dinginkan terjadi. Uang yang tersimpan dalam dompet beserta beberapa surat-surat penting tiba-tiba menghilang dari sakunya. Segera, wajah pemuda tersebut menjadi pucat pasi. Dicarinya dompet tersebut ke mana-mana. Mulai dari tas, jaket, bahkan seluruh bagian kapal telah disusuri untuk mencari dompet tersebut. Dalam dompet tersebut tersimpan uang untuk biaya perjalanan dan juga biaya untuk pengobatan Ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika kapal telah merapat dan penumpang lain sudah mulai turun, pemuda tersebut semakin bingung. Sembari menerobos kerumunan penumpang lain yang akan turun dicarinya dompet itu ke seluruh penjuru kapal. Hingga akhirnya pemuda ini terpaksa turun karena kapal sudah akan berangkat menuju tempat peristirahatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia harus menempuh jalan yang cukup jauh untuk bisa sampai ke rumahnya. Biasanya perjalanan itu ditempuh dengan bus umum atau kereta api. Akan tetapi tanpa uang sepeser pun, itu semua menjadi mustahil. Tetapi sang pemuda pun tidak kekurangan akal. Dia berusaha menjual barang-barang yang dia bawa. Mulai dari HP, tas, bahkan baju-bajunya ditawarkan ke orang-orang di sekelilingnya. Akan tetapi tak satupun yang mau membelinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama beberapa jam dia berusaha tak kenal lelah. Hingga ia sadar bahwa persediaan makanannya sudah mulai menipis. Dia tidak mungkin menunggu sampai beberapa hari lagi untuk mencapai rumah. Akan tetapi bila dia sampai ke rumah tanpa membawa uang yang cukup akan percuma. Ibunya sangat butuh uang untuk pengobatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah kepanikan itu tiba-tiba muncul seorang bapak berusia paruh baya. Ternyata sang bapak itu telah memperhatikan pemuda itu sejak tadi. Sang pemuda lalu menceritakan kejadian yang menimpanya kepada sang Bapak tersebut. Tanpa disangka-sangka sang bapak tadi ternyata menemukan sebuah dompet yang terjatuh tak jauh dari kamar mandi pelabuhan. Maka bapak tadi tanpa ragu menyerahkan kembali dompet itu kepada pemilik aslinya. Dan setelah di cek, ternyata semua uang miliknya telah raib. Tapi bukan umpatan, makian atau kata-kata kotor lain yang terlontar dari mulut sang pemuda. Hanya sebuah kalimat alhamdulillah yang keluar dari mulutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkesan oleh akhlak sang pemuda, bapak yang menemukan dompet itu menawarkan tumpangan pada sang pemuda. Tapi maaf, tumpangan ini bukan tumpangan pada umumnya. Tempat yang tersisa untuk ditumpangi hanyalah bersama para sapi di bak truk milik bapak itu. Karena tak ada pilihan lain, maka diterima tawaran itu. Meskipun kondisi panas dan bau di sana, tetapi sang pemuda itu tetap berjuang untuk sampai ke rumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sampai dirumah bukan rasa senang yang ada. Tapi rasa malu bercampur sedih. Bagaimana tidak. Ibunya sekarang sedang terbaring lemah tak berdaya. Ibunya sekarang butuh obat yang harganya sangat mahal. Dan sekarang dia tak membawa uang sama sekali. Padahal dia sudah berjanji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka semakin bingunglah dia. Persediaan obat Ibunya sudah menipis akan tetapi Ibunya masih belum sembuh. Menurut dokter yang memeriksanya, sang Ibu masih perlu mengkonsumsi obat-obatan hingga dua bulan ke depan. Hari demi hari permasalahan tersebut tak kunjung mendapat solusi dan tinggal 1 hari lagi obat-obatan untuk Ibunya akan habis. Apabila Ibunya tidak meminum obat tersebut, maka kemungkinan Ibunya tidak dapat disembuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Detik demi detik berlalu dan akhirnya pagi pun tiba. Obat masih belum didapat dan dengan terpaksa sang Ibu tidak diberi obat pada pagi itu. Namun sesuatu yang ajaib terjadi di siang harinya. Sang Ibu yang biasanya hanya bisa tidur di atas kasur, pada siang hari itu ia bisa duduk dengan santai. Bahkan raut kesakitan yang biasanya tampak pada wajahnya sudah tak tampak lagi. Dan yang lebih mengherankan lagi adalah perkataan dokter yang memeriksanya. Dia mengatakan bahwa penyakit Ibu sudah membaik dan hampir bias dikatakan sembuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang pemuda hanya terdiam tanpa bias mengucapkan kata sepatah kata. Tak disangka air menetes dari matanya. Segala bentuk pengorbanan yang sudah dia lakukan akhirnya berakhir begitu indah. Segala kebingungannya akhirnya terbayar lunas dengan senyuman Ibunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita masih belum berakhir. Beberapa hari setelah sang Ibu sembuh, datang sesosok orang ke rumah pemuda itu sambil membawa sebuah kabar gembira. Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang ekonomi syariah menawarkan pekerjaan bagi sang pemuda. Terlebih lagi pekerjaan yang ditawarkan adalah pekerjaan yang telah lama didambakan oleh pemuda tersebut. Seorang pengurus lembaga keuangan syariah. Sebuah pekerjaan yang jauh lebih baik dari menjadi pegawai bank yang penuh dengan riba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ujian hidup memang terkadang membuat hati kesal. Gimana nggak, ujian hidup yang satu belum selesai muncul ujian lain yang sama ruwetnya. Apalagi buat Greensoulid yang lagi dakwah. Pasti ada aja masalah itu. Mulai dari temen yang nolak dakwah kita, masalah dengan guru, atau bahkan keluarga juga. Belum lagi masalah remaja pada umumnya. Apaan tuh ? Yups, apalagi kalau bukan masalah si merah jambu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi ada yang perlu diinget nih. Setiap ujian hanya punya dua akhir. Akhir bahagia atau akhir yang sedih. Berhasil atau gagal. Menang atau kalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemenangan dan kebahagiaan tidak mungkin didapat dengan perjuangan yang sedikit. Hadiah yang besar pasti membutuhkan perjuangan yang besar. Sebuah akhir yang luar biasa selalu didahului dengan perjuangan yang luar biasa pula. Kebahagiaan pemuda di akhir cerita tak bisa dipisahkan dari cerita perjuangannya di perjalanan. Cerita keberhasilan dakwah Islam di dunia tak pernah lepas dari cerita perjuangan Rasulullah dan para sahabat. Begitu pula dengan cerita keberhasilan dan kesuksesan kita tak pernah lepas dari cerita perjuangan dan pengorbanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kunci sukses meraih kemenangan. Hanya dengan melalui semua ujian dari Allah-lah kita dapat mengambil hadiah yang sudah disiapkan-Nya. Andaikata sang pemuda yang luar biasa ini kuat pada saat di kapal, sabar ketika kehilangan dompet, tidak pernah menyerah ketika menjual barang-barangnya, eh tetapi sudah tidak kuat ketika harus numpang bareng sapi, maka sudah pasti ending ceritanya akan lain.&lt;br /&gt;Jadi, adakah alasan bagi kita untuk menyerah dalam setiap ujian hidup ini? Perlukah kita mengeluh dalam kerasnya beban dakwah di lingkungan kita. Haruskah kita menyerah dengan godaan setan merah jambu yang selalu datang menghantui kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal yang Allah sudah sering sekali memberikan pertolongannya pada kita. Pernahkah kita tiba-tiba mendapat keajaiban dengan nilai ujian kita? Padahal kita tidak belajar secara maksimal karena banyak hal dan tidak menyontek juga tentunya. Kemudian pernahkah kita berada dalam kondisi yang sangat membutuhkan uang, kemudian tiba-tiba ada saja jalan keluar untuk mengatasi hal tersebut?. Atau mungkin kita pernah mengalami sebuah kecelakaan, tetapi kita secara ajaib tidak terluka parah. Padahal banyak sekali orang lain yang meninggal akibat kecelakaan yang sama. Saudara-saudaraku, marilah kita coba merenungkan lagi keajaiban-keajaiban yang mungkin pernah terjadi dalam kehidupan kita. Itu semua adalah bingkisan-bingkisan kecil dari Allah karena sifat Rahman-Nya dan juga karena kita telah berhasil melewati ujian yang diberikannya.&lt;br /&gt;Satu hal yang pasti juga adalah pilihan Allah itu pastilah pilihan yang terbaik. Meskipun terkadang kita merasa bahwa pilihan kita sudah baik, tetapi bisa jadi bukanlah pilihan yang baik menurut Allah. Bagi sang pemuda mungkin kerja di bank ribawi dengan gaji dua digit itu baik, tetapi tidak bagi Allah. Dia lebih memilihkan pekerjaan yang lebih mulia di lembaga keuangan syariah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitupula dengan kita. Bagi kita, pacaran mungkin enak dan baik. Tetapi tidak bagi Allah. Dan inilah ujian yang nyata bagi kita. Ketika kita memilih untuk pacaran, maka kita sudah terlempar dari jalur memperebutkan hadiah utama. Tetapi bila kita bisa sabar menunggu ke pelaminan, maka sudah pasti ada kebahagiaan yang pastinya jauh lebih besar dari teman-teman kita yang pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, jangan pernah berhenti berharap pada pertolongan Allah. Meskipun kadang-kadang ujian dari Allah itu buka satu dua hari aja. Mungkin ujian Allah itu bisa datang selama setahun penuh atau bahkan puluhan tahun. Ingat selalu, semakin banyak yang kita korbankan, maka semakin besar pula hadiah yang akan kita terima. Dan Allah pasti akan membalas dengan balasan yang tak terduga..&lt;br /&gt;Dan yang penting, jangan sampai kita keok di tengah jalan. Jangan sampai kita menyerah justru diwaktu kaki kita tinggal selangkah lagi menuju kemenangan yang besar. Karena ketika kita menyerah di awal atau menyerah di akhir, keduanya sama saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetap semangat dalam berjuang! Jangan tergoda oleh segala bentuk kemaksiatan. Ingatlah semua keajaiban yang pernah kita alami dan yakinlah bahwa tinggal selangkah lagi kita mendapat keajaiban dan kesuksesan yang jauh lebih besar lagi. (gs)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-5964198439523589800?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/5964198439523589800/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/indahnya-ujian-itu_25.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/5964198439523589800'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/5964198439523589800'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/indahnya-ujian-itu_25.html' title='Indahnya Ujian Itu...'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-250824250067223382</id><published>2010-03-25T09:13:00.001-07:00</published><updated>2010-03-25T09:13:51.304-07:00</updated><title type='text'>Kupu tak mau terbang,..</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Di siang hari yang terik kulihat sebuah pemandangan yang menakjubkan. Disana terlihat seekor ulat gemuk yang sedang makan. Tak lama kemudian ulat tersebut mengeluarkan sesuatu dari mulutnya. Tak lama kemudia ulat itu berubah menjadi kepompong. Hari demi hari sang ulat tak bersembunyi di balik selaput tipisnya itu. Bertahan dari segala bentuk lapar dan dahaga. Hingga saat sang ulat berubah menjadi kupu-kupu yang cantik jelita. Tapi ada satu hal yang aneh. Kupu-kupu itu perlahan merangkak pada ranting-ranting pahon tersebut. Setiap hari kupu-tersebut merangkak dari dahan ke dahan, ranitng ke ranting, tetapi tak pernah sekalipun di mencoba untuk mengepakkan sayapnya lagi. Karena tidak terbang dan tidak mencari makanan yang berupa nektar dari bunga akhirnya kupu-kupu tersebut mati tergeletak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Ku merenung kembali, kira-kira kejadian apa yang telah terjadi. Setelah berpikir dengan keras akhirnya terlintas dalam benakku mengenai kondisi teman-teman di sekolahku. Lihat saja, teman di sekolahku kehidupannya dihabiskan pada aktivitas yang isinya hanya untuk bersenang-senang. Banyak yang lebih memilih pergi ke mall, nonton bioskop, bahkan menghabiskan waktunya hanya untuk berduaan dengan sang kekasih. Entah kekasihnya adalah seorang wanita, pria, atau pun seorang kekasih yang berupa komputer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teringat pula olehku masa kenak-kanak yang menyenangkan. Setiap hari kulalui hari penuh permainan. Tak pernah terpikir olehku semua masalah hidup. Asal bisa bermain dengan teman sebaya itu sudah lebih dari cukup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila remaja menjalani hidupnya hanya untuk bersenang-senang tentunya seperti anak kecil yang tidak tahu apa-apa. Padahal remaja memiliki potensi yang sangat besar. Sama seperti kupu-kupui tadi. Dia punya kemampuan untuk terbang tinggi, dia punya kemampuan untuk hinggap di atas bunga. Ia adalah kupu-kupu tapi ia tidak menyadari dirinya punya kemampuan seperti kupu-kupu. Dia masih berpikir dirinya adalah seekor ulat. Padahal makanannya sudah jauh berbeda, dari ulat yang makan daun menjadi kupu-kupu yang memakan nektar dari bunga. Bilamana kupu-kupu masih makan daun? Apa yang akan terjadi? Sama dengan remaja sekarang ini, dalam tubuhnya yang berubah menjadi seorang remaja yang kuat tapi pemikirannya masih seperti anak-anak. Maunya bersenang-senang tanpa berfikir kedepannya. Apa lagi pada zaman ini perang pemikiran terjadi sangat sengit sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang pemikiran yang terjadi saat ini sangat berbahaya dibanding dengan perang menggunakan senjata, karena apabila dengan senjata sudah jelas siapa pelaku penjajahnya. Tapi apabila perang pemikiran tak diketahui dalangnya. Kebenaran menjadi roda yang dapat diputarbalikkan. Kebenaran hari ini bisa menjadi kesalahan besar esok harinya. Dengan begitu pemikiran negeri yang terjajah tentunya akan hancur. Setelah dihancurkan secara pemikiran dilanjutkan dengan penghancuran secara nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat dilematis sekali karena saat ini para remaja mulai tergerus pemikirannya. Mulai dengan hidup foya-foya mengandalkan harta kedua orangtuanya, bersikap acuh tak acuh terhadap sesamanya, bersikap egoisme, semua aktivitasnya diladaskan pada sikap hedonisme yaitu mengarah pada kesenangan yang sifatnya hanyalah sementara. Padahal remaja sangat diharapkan untuk menjadi generasi penerus bangsa akan tetapi saat ini hanya menjadi beban bangsa. Narkoba, seksbebas, dan sifat brutal menjadi pedoman kaum remaja saat ini. Ingat tentang mulai banyaknya remaja yang membentuk geng yang berorietasi pada perusakan seperti geng motor, geng nero ataupun yang lain-lainnya. Seorang gadis yang harusnya bersikap lemah lembut menjadi kasar dan beringas, lelaki yang harusnya menjadi seorang yang bertanggung jawab menjadi pengecut. Bahkan memilih menjadi seorang wanita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Remaja sangat berpotensi sekali karena masih memiliki keakuatan yang luar biasa dan semangat dan pemikirannya yang idealis membuat para remaja menjadi manusia superhero. Superhero pun harus ada tahapan belajar agar dapat menguasai kekuatannya. Ingat kata pamannya spiderman ‘Di balik kekuatan yang besar terdapat tanggung jawab yang beasr pula’. Tapi saat ini remaja memendam kekuatan super yang ada pada dirinya. Hal ini tentu karena merasa kurang pede ataupun alasan lain yang kira-kira dapat diatasi apabila kita mau mengatasinya. Masalah tak akan selesai apabila kita biarkan, malahan akan menjadi beban yang sangat berat.Apa para remaja sekarang ragu akan kekuatan supernya? Apakah remaja saat ini hanyalah seseorang yang berdiam diri dikamar untuk melakukan aktivitas individualis?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita ingat, pada tanggal 10 November para bonek alias para remajanya Surabaya mempertahankan kotanya dengan taruhan nyawanya. Kejadian penembakan mahasiswa trisakti, ia rela ditembak untuk memperjuangkan kebenaran. Presiden nomor satu di Indonesia, Ir. Soekarno yang biasa dipanggil Bung Karno mengatakan ‘datangkan 10 orang pemuda maka akan kugoncangkan dunia’. Selain itu pada masa Rasulallah saw. terdapat seorang remaja yang rela meninggalkan keluarganya untuk pergi ke kota Yastrib dan berubah nama menjadi kota Madinah, ia telah merubah penduduk Madinah berpindah haluan menjadi pemeluk Islam hanya dalm waktu satu tahun. Banyangkan hanya dengan satu tahun dan apa yang telah kita lakukan pada satu tahun ini? Kita mungkin hanya duduk manis menonton orang-orang yang berusaha menjadi superhero ataupun yang sudah menjadi superhero. Kita hanya melihat kupu-kupu terbang dengan indahnya kesana kemari. Kita hanya duduk manis menyaksikan prestasi orang lain dan membencinya tanpa berharap menjadi orang yang berprestasi. Akankah yang disebut generasi penerus bangsa hanya menjadi penonton? Padahal didunia ini kita adalah pemain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Remaja superhero tak akan menyerah meski dalam kondisi apapun. Peristiwa-peristiwa diatas menunjukkan bahwa tekad remaja sangat bulat. Semangatnya melebihi dari seseorang yang telah dewasa karena remaja berfikir idealis dan impannya menjadi realistis apabila diwujudkan dengan sunggh-sungguh. Banyak sekali seseorang yang sukses karena berfikir idealis. Yang awalnya mereka orang yang kurang mampu dalam bidang finansial tapi mereka tetap berjuang dan akhirnya mendapat jerih payah yang ditanamnya pada masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saatnya kita sebagai remaja mulai mengepakkan sayap kita. Mencari makanan yang sesuai dan akhirnya melanjutkan keturunan yang lebih baik. Terbang dengan indah diantara indahnya cahaya kelopak bunga Meneduhkan mata siapapun yang melihatnya. Inilah tujuan hidup seekor kupu-kupu. Hal yang sama terjadi pada kita remaja, saatnya kita tanam benih kebaikan, saatnya kita sadar, saatnya kita mulai bergerak untuk medapatkan apa yang kita impikan. Tentunya mimpi seorang remaja adalah suatu kebahagiaan, tak hanya kebahagiaan dunia saja tapi perlu kita siapkan bekal untuk di akhirat. (gs)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-250824250067223382?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/250824250067223382/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/kupu-tak-mau-terbang_25.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/250824250067223382'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/250824250067223382'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/kupu-tak-mau-terbang_25.html' title='Kupu tak mau terbang,..'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-1664466185336074728</id><published>2010-03-25T01:51:00.001-07:00</published><updated>2010-03-25T01:51:02.249-07:00</updated><title type='text'>hingga saatnya tiba...</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;   Semua permasalahan, ada solusinya. Paling tidak, begitulah kata promotor-promotor iklan di televisi. Mulai dari noda di pakaian dan perabotan, hingga sakit flu berat, semua sudah ada ahlinya. Ambil saja contoh, seandainya kamu pengen dapet rangking pertama. So, yang kamu harus lakukan, tidak lain dan tidak bukan adalah belajar dengan rajin. Kalo lagi ngantuk berat, obatnya cuma satu, tidur. Dijamin manjur deh! Contoh lain adalah ketika cinta mulai bersemi didalam dada. Kalo yang ini, mungkin agak sedikit rumit dan butuh banyak tenaga untuk berpikir. Tapi tenang aja, ngak perlu panik. Ingat, semua permasalahan pasti ada solusinya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" class="fullpost" &gt;&lt;br /&gt;Bro, Sis, cinta memang anugerah terindah yang kita miliki. Andai tak pernah ada cinta, yakinlah bahwa kita tak akan pernah ada pula di dunia. Pernah kebayang ga, seandainya nggak ada cowo dan cewe yang mau untuk menikah? Wow, pasti dunia ga akan jadi seindah ini. Bahkan dunia seakan bercanda ketika melihat cerita cinta dari Kahitna. Tanpa cinta pun ga akan ada film Romeo and Juliet, Eiffel Im in Love, atopun 30 hari mencari cinta. Kok jadi bahas film? Ya, karena memang antara film dan cinta terdapat hubungan yang erat. Film cinta dibuat karena ada cinta. Sedangkan, banyak cinta yang diekspresikan dengan cara-cara yang meniru cerita film cinta. Pertanyaannya, duluan mana cinta dan film cinta? (he..he..jangan dianggep serius gitu donk! Ini kan cuma bercanda..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebut saja Irwan, doi mengaku kalo sebulan yang lalu baru aja ditolak ama Acha, cewe yang sudah dua tahu dia uber-uber. Alasan Acha nolak sih, klasik banget. Dia lebih suka kalo Irwan jadi sohib deketnya. “Yah, cinta kan ga harus memiliki.” Begitu katanya singkat. Kendati demikian, usut punya usut, ternyata Irwan ga memenuhi kategori cowo idaman Acha. Kontan saja Irwan jadi sakit hati. Padahal, doi belum pernah sama sekali ngerasain yang namanya pacaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain Irwan, lain juga Sammy. Nich cowo udah bolak-balik ngerasain yang namanya mutusin atopun diputusin cewe. Pacaran ama cewe yang biasa sampe yang borju pun udah dialamin. Segudang pengalaman yang manis dan pahit dalam pacaran juga dimilikinya. “Karena udah sering pacaran, buat aku nggak ada sulitnya untuk dapetin cewe dari jenis dan latar belakang manapun. Yang penting cantik, manis, putih, tinggi, pinter, kalo kaya artis, itu berarti Luna Maya.” Waduh, KONTAK JODOH banget nih, jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irwan , Sammy dan Acha adalah salah satu contoh dari ribuan kawula muda yang jadi kor-mod (baca: korban Mode). Lho, kok bisa? Iya donk. Pacaran itu kan udah jadi tren anak muda di millenium kedua. Kalo ga pacaran, itu mah kuno banget. “Hari gini, ga' pacaran? Cape' deeeh?!”Begitulah kiranya kata-kata yang keluar dari mulut Aming. Dengan adanya pacar, maka, ada satu orang yang bisa memanjakan pasangannya, yang begitu perhatian dan peduli kepadanya, menyediakan shoulder to cry on diwaktu sedih, dan yang paling penting, ada seseorang yang mau berkorban untuk memenuhi permintaan pasangannya.(Romantis banget nih, ye!) Bahkan, status jomblowan dan jomblowati menjadi sesuatu yang harus dihindari dan harus dihilangkan dengan mendapatkan pacar, sebagai lambang kemenangan dan kebanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernah donk, kamu ngeliat orang yang lagi pacaran?gimana menurut kamu, asyik ga? Nah, lho jangan-jangan kamu iri, ya? Makanya cepat cari! Eh, nggak ding. Maap, kelepasan. Kalo mau diteliti, orang yang lagi pacaran, baik itu orang Surabaya ataupun orang jawa (eh, sama aja ya?) pasti bawaannya pengen berduaan terus. Hayo, iya apa iya? Ga mungkin donk, mau pacaran kalo keluarga besar si doi lagi disekitarnya. Beberapa hari nggak ditelpon udah resah, seharian nggak di-sms hati terasa gundah. Begitu bertemu, pengennya memandang wajahnya melulu. Kalo pagi hari, ada yang bangunin. Sholat subuh dilakoni jam tujuh, tapi karena yang tanya si pacar, sholat subuhnya jadi jam tiga. Nah, ketauan nih bo'ongnya! Emang ada, sholat subuh jam tiga pagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata orang, cinta itu adalah membahagiakan orang yang dicintai. Sebagai bentuk pengorbanan, kamu kudu mau nurutin permintaan pacar kamu. Saat dia minta dibeliin ini-itu, pastinya kamu malu donk, kalo ga bisa nurutin. So, mau ga mau, pas lagi jalan, kamu kudu sediain do it (baca:duit) yang cukup. Kalo cewe kamu minta makan, kamu harus beliin. Kalo minta minum, lagi-lagi kamu harus merogoh kocek. Kalo minta mobil, gimana? Wah, kalo ini sih udah kebangetan. Udah gitu, ga ada jaminan kalo pacar kamu bakalan mau nikah sama kamu. Udah dibeliin mobil, ga jadi nikah. Sebel banget, nggak sich!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan rahasia lagi, kalo dijaman serba permisif dan hedonis ini (walah, makanan apalagi tuh?) seks udah menjadi bumbu penyedap dalam pacaran. Buat menguji kesetiaan, alasannya. Padahal, seks dalam pacaran, tujuannya lebih pada pelampiasan syahwat belaka. Tapi kan, bisa dibuat perjanjian di awal ga akan berbuat yang macem-macem. Jangan su'udzon gitu napa sih, plis dong ah! Ok deh, jangan sewot dulu, ya! Nih, diterusin ceritanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya sich, emang kamu udah buat komitmen dengan pasangan kamu kalo kalian ga akan berbuat yang aneh-aneh. Kamu pacarannya cuma jalan bareng, itupun jauh-jauhan. Tapi pasti lama-lama juga bosen, khan. Akhirnya, mulai deh, “sepanjang jalan kenangan, kita s'lalu bergandeng tangan…” begitu kata Rani. Kemana-mana gandengan tangan, kayaknya asyik tuch. Tapi, tetep aja namanya manusia yang normal, kamu pasti ngerasa kurang sama yang itu-itu aja. Malem minggu yang dingin pun akhirnya menjadi saksi kalian berdua dalam menjalin kasih. Ada yang boncengan pake motor. Mulai motor butut ampe yang bisa ngebut, ada yang jalan berduaan, duduk berduaan, pokoknya nempel kayak handphone ama cassingnya. Udah gitu, memandang bintang yang berkelip di langit. Wuiih..rasanya dunia ini milik kalian berdua. (nyang laen ngontrak kali yeee!)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata malam nggak berhenti sampe disitu. Seusai nganterin cewe kamu pulang, kamu dikasih “hadiah” cipika-cipiki alias cium pipi kanan cium pipi kiri atawa dry kissing. Ups, kalo udah kebiasaan, kepingin lebih puas, terjadilah namanya wet kissing (tau, khan? Kalo ga tau, tanya sama temen disebelah kamu). Ga berhenti disitu, kemudian terjadilah tahapan-tahapan selanjutnya, hingga sesuatu yang paling buruk, yaitu ZET.i.EN.A (baca:zina). Kalo udah gitu, abiz deh kamu. Masa depan kelam, hidup pun menjadi suram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasanya nggak sebanding dong kalo kita harus kehilangan waktu luang, prestasi belajar, teman sebaya atau kedekatan dengan keluarga, karena waktu, pikiran, tenaga, dan materi yang kita punya, banyak dialokasikan untuk sang pacar. Belum lagi dosa yang kita tabung selama berpacaran. Padahal pacar sendiri belum tentu bisa mengembalikan semua yang kita korbankan ketika kita kena PHK alias Putus Hubungan Kekasih. Apalagi ngasih jaminan kita selamat di akhirat. Nggak ada banget tuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bro, Sis, meski dalam al-Quran tidak terdapat dalil yang jelas-jelas melarang pacaran, bukan berarti aktivitas baku syahwat itu diperbolehkan. Pacaran di- black list dari perilaku seorang muslim karena aktivitasnya, bukan istilahnya. Orang pacaran pasti berdua-duaan. Padahal mereka bukan mahram atau suami-istri. Yang kayak gini yang dilarang Rasul dalam sabdanya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Barangsiapa beriman kepada Allah dan hari akhir, maka tidak boleh baginya berkhalwat (bedua-duaan) dengan seorang wanita, sedangkan wanita itu tidak bersama mahramnya. Karena sesungguhnya yang ketiga di antara mereka adalah setan” (HR Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehadiran pihak ketiga alias setan sering dicuekin oleh orang yang lagi pacaran. Padahal bisikannya bisa bikin mereka gelap mata bin lupa diri. Cinta suci yang diikrarkan lambat laun ber- metamorfosis menjadi cinta birahi. Ujung-ujungnya mereka akan dengan mudah terhanyut dalam aktivitas KNPI alias Kissing , Necking , Petting , sampe Intercoursing .Dari sekadar ciuman hingga hubungan badan. Naudzubillah min dzalik ! Makanya Allah Swt. telah mengingatkan dalam firmanNya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk.” (QS al-Isrâ [17]: 32)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo masih ngeyel dengan peringatan Allah Swt. di atas, dijamin kesengsaraan bakal menimpa kita. Banyak kok fakta yang berbicara kalo gaya pacaran sekarang lebih didominasi oleh penyaluran hasrat seksual. Akibatnya, secara tidak langsung pacaran turut membidani lahirnya masalah aborsi, prostitusi, hingga penyebaran penyakit menular seksual. Karena itu, pacaran dilarang masuk dalam keseharian seorang muslim. Akur? Kudu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pren, sejatinya cinta tetap bisa tumbuh dan terpelihara walaupun tidak diekspresikan dengan aktivitas pacaran. Karena itu, cinta tetap ada meski tanpa diwujudkan dengan pacaran. Karena cinta memang beda dengan pacaran. Buktinya banyak orang jatuh cinta, dan nggak sedikit yang memendamnya. Mereka cukup merasakan cinta di dalam hatinya. Entah karena tak kuasa mengatakannya kepada orang yang dicintainya, atau memang sengaja ingin memelihara dan merawat cintanya yang seindah lembayung senja, sampai pada suatu saat di mana kuncup itu menjadi mekar dan berbunga di taman hatinya (puitis,nih yee...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua alasan tadi tak perlu dipertentangkan. Karena yang terpenting adalah bahwa tanpa diekspresikan dalam aktivitas saling mencintai pun, cinta tetap akan tumbuh di hati. Kenyataan ini pula yang mengukuhkan bahwa cinta tidak selalu sama dengan aktivitas mencintai. Jelas, ini mematahkan mitos selama ini yang meyakini bahwa jika jatuh cinta harus diwujudkan dengan aktivitas mencintai bernama pacaran. Ya, namanya juga mitos, bukan fakta, Bro . Lihat aja, orang yang masih melajang sampe tua, bukan berarti mereka nggak punya rasa cinta. Hanya saja, cinta tak mesti dieskspresikan dengan aktivitas mencintai seperti pacaran. Dengan tidak menebar pundi cinta pun nggak akan membuat orang itu jatuh sakit ato mati. Hanya mungkin gelisah aja karena cintanya hanya bertepuk sebelah tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun meski demikian, bukan berarti cinta tidak boleh diekspresikan sama sekali dalam aktivitas mencintai. Ini sekadar ngasih gambaran bahwa kita jangan keburu menyimpulkan bahwa pacaran adalah jalan pintas untuk mengekspresikan cinta. Nah, kalo pun harus diekspresikan dengan aktivitas saling mencintai, tentunya hanya wajib di jalan yang benar sesuai syariat. Tul nggak? Yup, hanya melalui ikatan pernikahanlah cinta kita bisa dan halal diekspresikan dengan kekasih kita. Kalo belum siap nikah? Ya tunggu aja hingga saatnya tiba. Begitu lho. Mohon dicatat dan diingat ya.(gs)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-1664466185336074728?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/1664466185336074728/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/hingga-saatnya-tiba.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/1664466185336074728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/1664466185336074728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/hingga-saatnya-tiba.html' title='hingga saatnya tiba...'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-8151853429312779294</id><published>2010-03-24T21:45:00.001-07:00</published><updated>2010-03-24T21:45:16.347-07:00</updated><title type='text'>Saatnya Bangun, Hadapi Realita.!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;   Tambah tahun, tambah umur. Begitulah kata orang. Namun disadari atau tidak, ternyata pepatah tersebut tidak sepenuhnya benar. Buktinya, dengan semakin bertambahnya waktu, usia kita akan terus berkurang. Kalo nggak percaya, sekarang liat aja deh, orang-orang disekelilingmu. Temen kamu, si Joko yang dulu wajahnya imut-imut, sekarang diatas bibirnya sudah dihiasi dengan kumis. Tinggi badannya pun bertambah tinggi, suaranya semakin ngebas, dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" class="fullpost" &gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi , hal ini nampaknya jarang dipahami oleh kebanyakan remaja. Sebagian mereka memilih terlelap dalam mimpi masa muda. Nggak sedikit muda-mudi yang up to date dalam hal gaya hidup. Mulai penampilan yang kudu trendy, sampai pergaulan yang luas dan bebas. Seorang pemuda pastinya gengsi donk, kalo dikatain anak jadul, alias jaman dulu. Disamping itu Mabdamaze, hidup di jaman serba ai ti menjadikan segala bentuk pengetahuan dan informasi sangat mudah untuk didapatkan. Tidak bisa dipungkiri bahwasanya informasi yang muncul di media sangat mempengaruhi gaya hidup seseorang. Sebagai contoh, ada iklan di tipi yang berbunyi, “hari gini, nggak punya hape? Kemana aja lo?!” langsung berpengaruh terhadap perilaku konsumen. Apalagi dalam iklan tersebut, pemerannya adalah remaja. Wuih, pastinya anak muda yang ga punya hape, langsung deh berburu telepon seluler. Lebih-lebih, harga yang ditawarkan nggak bikin kantong bolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu tadi baru sebuah kebutuhan terhadap handphone, belum lagi informasi yang menawarkan segudang manfaat yang menggiurkan. Seperti rupiah, popularitas, jadi artis dan lain-lain. Wow, masih muda tapi udah terkenal dan kaya raya. Siapa yang ga mau? Sebut saja audisi-audisi artis dadakan, kontes kecantikan dan lomba menjadi manajer buat anaknya. Program-program semacam itu, sekarang telah menjadi trend setter kehidupan remaja. Fakta berbicara, jutaan remaja bahkan didukung orang tuanya, telah berebut untuk join dalam seleksi audisi tersebut. Bagi yang lolos seleksi, maka akan masuk dalam tahap selanjutnya. Buat yang gagal, “jangan sedih, kita ketemu lagi tahun depan”, begitu kira-kira kata event organizer untuk menghibur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, Mabdamaze. Inilah yang menjadikan remaja semakin terpuruk. Lupa akan tujuan hidup sebenarnya. Belum lagi didukung dengan sinetron yang menampilkan kehidupan yang bebas dan matre. Sehingga, muncul pola pergaulan bebas, serba boleh, dan mengartikan kebahagiaan adalah dengan mendapatkan harta yang melimpah. Bahkan, tidak sedikit dari remaja yang menganggap peraturan itu diciptakan untuk dilanggar. Wuih, serem man! Dan inilah yang menjadi cita-cita Amerika dan negara barat lainnya, untuk mengembangkan peradabannya. Tentunya dengan ideologi kapitalisme yang mendudukkan materi sebagai tujuan hidup tertinggi, serta sekulerisme, yakni pemisahan aturan agama dari kehidupan. Ya, kalo kata Dewi Perssik, naik haji oke tapi goyang gergaji kudu lah. Orang ini buat mata pencaharian kok. Kalo bisa, goyangnya jadi goyang gergaji mesin. Apa mungkin di tanah suci, dia berdoa biar goyangannya bisa semakin seksi, ya? Hii.... naudzubillah deh! Atau menurut Ungu, Sembah sujud Pada-Mu Ya Allah, tapi punya Kekasih Gelap boleh, lah! Capek deh..! kalo menjelang bulan Romadhon, wah banyak tuh yang bikin album religi. Tapi menjelang bulan cinta Februari, gak sedikit artis yang bikin lirik seronok. Ga kebayang kalo bulan Romadhon kelak jatuh pada bulan Februari, bikin lagu doa biar dapet banyak pacar kali ya?!(gs)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-8151853429312779294?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/8151853429312779294/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/saatnya-bangun-hadapi-realita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/8151853429312779294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/8151853429312779294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/saatnya-bangun-hadapi-realita.html' title='Saatnya Bangun, Hadapi Realita.!'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-6561868342973505217</id><published>2010-03-23T22:10:00.000-07:00</published><updated>2010-03-23T23:08:32.602-07:00</updated><title type='text'>Jalan Setapak menuju Roma</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Suatu kisah kejayaan Islam yang tak kan pernah terlupakan. Sebuah penantian yang sangat panjang dan didamba-dambakan. Tertulis dalam tinta emas sejarah dunia. Baik kawan maupun lawan akan senantiasa menghujamkan kisah yang tak akan lekang oleh waktu ini di dalam lapisan abu-abu di dalam tengkorak kepalanya. Ya benar, salah satu kisah penaklukan yang paling menentukan dan yang paling dicita-citakan oleh setiap generasi kaum muslimin pada masanya. Penaklukan Kota Konstantinopel! Pernah berkata Rasulullah SAW dalam tutur katanya yang tak pernah dusta 700 tahun sebelum tembok pertahanan kota tersebut terkoyak oleh semangat dan keimanan umat Islam:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;”Abdullah bin Amru bin Al-Ash berkata, "bahwa ketika kami duduk di sekeliling Rasulullah SAW untuk menulis, tiba-tiba beliau SAW ditanya tentang kota manakah yang akan futuh terlebih dahulu, Konstantinopel atau Roma. Rasulullah SAW menjawab, "Kota Heraklius terlebih dahulu (maksudnya adalah Konstantinopel) (HR Ahmad)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian pasti akan membebaskan Konstantinopel, sehebat-hebat Amir (panglima perang) adalah Amir-nya dan sekuat-kuatnya pasukan adalah pasukannya (HR Ahmad)”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tercatat bahwa Kota Konstantinopel merupakan pusat peradaban Kristen kedua setelah Roma. Pada tahun 395 M, Kerajaan Romawi terpecah menjadi dua, Romawi Barat yang berpusat di Roma dan Romawi Timur atau Byzantium yang berpusat di Konstantinopel. Bukan hanya bercerai secara politik, kedua wilayah kerajaan ini juga mewakili perseteruan sengit dua pecahan gereja Kristen, yaitu gereja Katholik Roma serta gereja Ortodoks Yunani (Byzantium) yang senantiasa terlibat konflik satu sama lain.&lt;br /&gt;Konstantinopel terletak di pertemuan dua benua yang paling banyak menyumbang peradaban besar sepanjang sejarah, yaitu benua Asia dan Eropa-tentu saja tanpa menafikan sumbangan Afrika dengan Mesir kunonya. Kota ini dibelah oleh celah laut sempit, yaitu Selat Bosporus yang bersumber dari Laut Tengah (Mediterania), menjorok dalam ke daratan, dan berhimpun di Laut Hitam. Sebagian kota ini berada di belahan Eropa, sementara laut yang memisahkan kedua bagian ini tidak lebih lebar dari sebuah sungai besar.&lt;br /&gt;Pada abad pertengahan, Konstantinopel merupakan kota paling strategis di dunia. Sehingga saking straregisnya ada ungkapan, “ seandainya dunia ini berbentuk satu kerajaan, maka Konstantinopel akan menjadi kota yang paling cocok untuk menjadi ibu kotanya”. Kondisi yang strategis ini membuat Konstantinopel berkali-kali menjadi sasaran bangsa/kerajaan-kerajaan lain. Bangsa-bangsa yang pernah menyerang kota ini antaralain Gothik, Avars, Persia, Bulgar, Rusia, Khazar, dll.&lt;br /&gt;Motivasi kaum Muslimin untuk menaklukan kota ini bukan semata-mata karena nilai strategisnya bukan pula untuk menjajah bangsa lain seperti yang dilakukan oleh kerajaan-kerajaan Romawi,Yunani dan bangsa-bangsa non muslim lainnya. Penaklukan-penaklukan yang di lakukan oleh kaum muslimin adalah untuk menebarkan Islam sebagai Rahmatan Lil`alamiin (Rahmat bagi seluruh alam). Jihad (perang) dan dakwah merupakan politik luar negri Negara khilafah untuk keadilan dan kesejahteraan umat manusia muslim maupun non muslim. Berbeda halnya dengan politik luar negri negara kapitalis saat ini, yakni untuk menjajah alias merampok kekayaan alam yang dimiliki oleh negara taklukannya.&lt;br /&gt;Pada tanggal 23 Maret 1453 Sultan Muhammad II brangkat ke Konstantinopel dengan membawa 150 ribu pasukan dan 400 buah kapal. Tepat pada hari kamis 5 April 1453 pasukan Al-Fatih sampai di Konstantinopel. Pada hari jumat 6 April 1453, Sultan dan seluruh pasukannya melaksanakan shalat Jumat berjamaah, gema takbir berkumandang ketika 150 ribu pasukan melaksanakan shalat di belakang sultan mereka. Tak ayal hal ini membuat Byzantium gemetar karena khawatir dan takut. Pikiran mereka takluk sebelum tubuh mereka.&lt;br /&gt;Tepat setelah shalat Jumat, Sultan memulai serangannya ke Konstantinopel, selama enam hingga tujuh pekan berikutnya perang terus berlanjut nyaris tanpa henti. Namun ternyata setelah beberapa kali digempur pertahanan Konstantinopel sangat kuat sehingga tak mudah untuk di jebol. Akhirnya Sultan Muhammad dalam sebuah pertemuan dengan para petinggi militer melontarkan ide yang kemudian menjadi sangat terkenal dalam penaklukan Konstantinopel. Ide tersebut adalah memindahkan kapal-kapal pasukannya melalui Galata ke Golden Horn. Karena titik strategis pertahanan laut musuh berada di Golden Horn. Sementara itu jalur masuk ketempat ini terhalang sepenuhnya oleh rantai berat yang merintangi kapal.&lt;br /&gt;Pada malam hari tanggal 21 April 1453 M, Sultan memerintahkan untuk mengangkut kapal lewat darat. Panjang jalur yang hendak di tempuh mencapai 3 mil. Batang pohon untuk bantalan kapal dilumuri minyak, ribuan tentara serta sapi-sapi dikerahkan untuk menarik kapal-kapal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keesokan paginya orang-orang Kristen kaget melihat 70 kapal turki berada di wilayah Golden Horn sehingga membuat mereka heran sekaligus ketakutan. Kota Konstantinopel benar-benar terkepung dari berbagai arah, serangan pun dilakukan bertubi-tubi sehingga makin memperlemah pertahanan Byzantium. Akhirnya, hari bersejarah itu tiba. Selasa 29 Mei 1453 M, serangan besar-besaran dimulai. Akhirnya dengan izin Allah Konstantinopel dapat ditaklukan 8 abad setelah Basyarah Nubuwwah terucap melalui lisan Rosulullah Saw.&lt;br /&gt;Sementara itu, penduduk kota berbondong-bondong pergi ke gereja Hagi Sophia untuk berlindung. Sultan kemudian memberi jaminan keamanan pada mereka untuk tetap hidup sesuai agama mereka. Hagia Sophia sendiri di tetapkan oleh Sultan sebagai masjid bagi kaum Muslimin dan Sultan melaksanakan shalat jumatnya di mesjid ini.&lt;br /&gt;Para pejuang kaum Muslimin tidak menganiaya terhadap musuh yang sudah tidak berdaya lagi karena memang hal ini diperintahkan oleh Rosulullah. Sehingga membuat masyarakat dikota Konstantinopel yang tadinya benci terhadap Islam dan kaum muslimin berubah menjadi simpati maka tak sedikit orang Kristen dikota tersebut yang masuk Islam. Penulis non-muslim yang bernama Nicolle dan Angus McBride mengatakan dalam sebuah bukunya: “Mereka (kaum Muslim) mungkin keras dan disiplin dalam pertempuran, tapi juga manusiawi dan simpatik pada agama lain pada masa-masa damai.”&lt;br /&gt;* * *&lt;br /&gt;Nah, gimana sahabat, pasti seru sekali kisah penaklukan Konstantinopel tadi. Tetapi bukan hal tersebut yang ingin penulis maksudkan kepada sahabat. Bayangkan ketika para sahabat dahulu pernah menanyakan “Ya Rasulullah kota mana yang akan kita taklukan lebih dahulu, Konstantinopel ataukah Roma?”. Maka hal ini menunjukkan keyakinan para sahabat dengan janji Allah tentang kemenangan Islam. Para sahabat tidak pernah menanyakan “Ya Rasulullah, apakah kita akan menaklukan kota Konstantinopel ataukah Roma?”. Rasulullah di kala itupun tidak pernah menjawab dengan statemen “ Untuk apa kalian menanyakan hal itu, kondisi kita saat ini saja masih sulit” akan tetapi Rasulullah menjawab “Kota Heraklius(Konstantinopel) lah yang terlebih dahulu ditaklukan” dan menyatakan “Kalian pasti akan membebaskan Konstantinopel, dan sehebat-hebat pemimpin adalah pemimpinnya dan sekuat-kuat pasukan adalah pasukannya”.&lt;br /&gt;Melalui hadist ini telah banyak usaha untuk menaklukan Konstantinopel karena umat Islam tahu bahwa Rasul tidak pernah berbohong dan janji Allah adalah benar. Tetapi satu hal yang harus dipahami adalah Allah tidak akan menurunkan pertolongan dan memberikan kemenangan kepada suatu kaum (entah kaum muslimin maupun kaum lainnya) ketika tidak ada usaha untuk meraihnya. Bayangkan saja, penaklukan Konsatantinopel baru bisa terwujud 800 tahun setelah Rasulullah menuturkan hadits tersebut. Dan dalam kurun 800 tahun, kaum muslimin senantiasa berjuang dan berusaha dengan mengerahkan seluruh kemampuannya demi mewujudkan janji Allah tersebut. Hingga Sultan Muahammad Al Fatih berhasil membuktikan janji itu. sahabat, kalau kita melihat lagi hadist tadi ternyata masih ada satu janji lagi yang belum dibuktikan oleh kaum Muslimin. Yaitu adalah penaklukan kota Roma yang sekarang terkenal dengan Paus dan sepak bolanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Islam terdahulu telah berhasil membuktikan janji Allah tersebut dengan ditaklukannya Konstantinopel, maka sekarang giliran kita, pemuda Islam abad 21 yang akan membuktikan janji tersebut. Tentunya hal tersebut butuh perjuangan yang hebat untuk merealisasikannya dan kita tidak boleh hanya berpangku tangan saja, apalagi hanya menunggu tanpa memberikan kontribusi apapun. Nah sobat, mulailah kita tanamkan dari sekarang kepada jiwa kita agar kita mau untuk mempelajari Islam yang benar dan menyeluruh. Dan kita mau untuk mengamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Tentu saja yang tidak kalah penting adalah untuk mendakwahkan Islam kepada orang lain. Berjuanglah Saudaraku, tetapkan tujuan, luruskan niat hanya untuk menggapai ridho Allah semata dan perjuangkan Islam sampai kita semua dapat menyaksikan janji Allah tersebut. Karena Roma menunggu kita semua… Allahu Akbar!!! (gs)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-6561868342973505217?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/6561868342973505217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/jalan-setapak-menuju-roma.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/6561868342973505217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/6561868342973505217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/jalan-setapak-menuju-roma.html' title='Jalan Setapak menuju Roma'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-5614821813564347768</id><published>2010-03-23T03:10:00.001-07:00</published><updated>2010-03-23T03:12:12.297-07:00</updated><title type='text'>TeXXXno-Logy....</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; Udara dingin menyeruak disuatu pagi yang cerah. Nampak dua orang siswa  berjalan di koridor sekolah. Tak mengherankan jika dipagi buta seperti  ini, dua sejoli itu telah nampak batang hidungnya. Dua orang sahabat ini  memang siswa yang rajin. Kesempatan menempuh studi di SMA tidak mau  mereka siakan, apalagi di bulan Romadhon ini, pahala kan berlipat ganda.  Seorang diantaranya berpostur tinggi kurus, berkulit sawo matang dengan  rambut lurus. Dan seorang lainnya memiliki postur semampai dengan bobot  plus-plus, berkulit putih dan dimahkotai rambut yang ikal. Siapakah  mereka? Prend pasti tau dong, yup… Aan dan Gito.&lt;br /&gt;Hari itu, merupakan hari yang istimewa untuk Aan. Karena semalam ia  berhasil mewujudkan keinginannya untuk mendapatkan sebuah handphone  baru. Handphone itu ia beli dari jerih payahnya sendiri dari bekerja  sampingan di sebuah toko buku di dekat sekolahnya. Bukan tipe tercanggih  memang. Namun juga tidak ketinggalan jaman. Kamera 1,3 Megapixel plus  layanan bluetooth ter-include didalamnya. sangat sesuai untuk kebutuhan  Aan yang notabene pecandu hi-tech.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"&gt;Semalam, Aan menelepon Gito untuk berangkat sekolah pagi-pagi sekali.  Sebab, selepas makan sahur dan sholat subuh bawaannya pasti ngantuk.  Nah, supaya tidak mengantuk, Aan dan Gito mempunyai beberapa trik.  Antara lain adalah dengan mandi sebelum sholat subuh, kemudian keluar  rumah sepagi mungkin. Kalo kelamaan dirumah, bawaannya pengen tidur  terus. Kira-kira begitulah menurut dua sahabat itu. Akibat mereka berdua  datang kepagian, walhasil ruang kelas mereka belum dibuka. Sambil  menunggu pintu kelas terubuka, mereka berdua memilih untuk duduk-duduk  di bangku dipinggir taman sekolah.&lt;br /&gt;“Wah, An. Hape baru nih? Cie.. banyak duit lo, sekarang! Kapan belinya,  An?” tanya Gito saat Aan mengeluarkan hape dari dalam sakunya.&lt;br /&gt;“Ah, nggak To. Ni hape nya udah lama di toko. Cuma baru aku pegang,  waktu kemarin beli dari tokonya. He..he..!” jawab Aan bercanda.&lt;br /&gt;“Wow, ada kameranya. Canggih banget, An? Boleh pinjem An? Yah, aku kan  ga punya barang yang begituan. Jadi mumpung sahabatku punya, pinjemin  dong sekali-sekali. Aku kan pengen tau barang hitek. Masak tiap hari  yang aku tau Cuma koran mlulu. Ya An, ya?!” Gito memohon.&lt;br /&gt;“Iya, iya. Kamu ini kaya’ sama sapa aja, Git. Pake mohon-mohon gitu.  Bentar ya, aku masih kirim sms. To, yang bener itu hai tek (hi tech.red)  bukan hitek.” Jawab Aan tenang.&lt;br /&gt;Setelah mengirim sebuah sms kepada redaksi majalah Islam, Aan  mempersilahkan sahabatnya, Gito untuk meminjam hapenya.&lt;br /&gt;“Nih,Git. Aku pinjemin hapeku.”&lt;br /&gt;“Wii, makasih An! Eh, An. Gimana nih cara pakenya? Ada tulisan pres  unlok to open the kei. Wah, emang aku ini kurang canggih. Gatek, gagap  teknologi.”&lt;br /&gt;“Gini lho, Git. Tekan tombol yang ini, terus yang ini.” Aan menjelaskan  sambil menekan tombol kotak di bawah layar dan tombol paling kiri bawah.&lt;br /&gt;“Wuih, keren banget An. Ada gambar kamu segala! Emang bisa dibuat poto  ya?” tanya Gito keheranan.&lt;br /&gt;“Iya, Git. Sekarang gadget-gadget udah canggih. Satu gadget bisa  berfungsi untuk macem-macem. Seperti hapeku ini. Selain bisa untuk  kamera, bisa juga buat muter musik, dengerin radio, video call,  bluetooth dan lain-lain, To!” Aan menjelaskan.&lt;br /&gt;“Waduh, An. Kalo ngomong begituan jangan sama aku. Mana aku tahu yang  namanya kaget-kaget segala macem. Video call apalagi, An. Eh, tapi aku  tertarik tuh sama bluetooth. Blue itu artinya biru, tooth artinya gigi.  Wah, emang handphone kamu bisa buat bikin gigi biru ya? Wah, keren tuh.  Ada ga yang redtooth ato greentooth? Tapi kalo menurut aku lebih bagus  yang rainbowtooth. Jadi giginya warnanya ada tujuh macem. Gimana, bisa  nggak An?” Gito bertanya dengan polos.&lt;br /&gt;“He..he.. Git, Git. Bukan itu artinya bluetooth. Bluetooth itu, sebuah  teknologi komunikasi wireless (tanpa kabel) yang beroperasi dalam pita  frekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific and Medical)  dengan menggunakan sebuah frequency hopping tranceiver yang mampu  menyediakan layanan komunikasi data dan suara secara real-time antara  host-host bluetooth dengan jarak jangkauan layanan yang terbatas  (sekitar 10 meter). Makanya, sekali-sekali kalo baca majalah tuh, baca  majalah tekno. Jangan berita gosip melulu.” Balas Aan.&lt;br /&gt;“Iya deh An. Kalo ngomong masalah teknologi, apalagi yang pake gigi-gigi  macem bluetooth, redtooth, dan tooth-tooth yang lain aku nggak mudeng.  Tapi kalo kamu ngomong masalah yang sedang hot di negara kita ini, wah  kayaknya kamu ga salah punya sahabat kaya’ aku.” Gito tak mau mengalah.&lt;br /&gt;“Iya deh, To. Kalo masalah itu, kamu mah jagonya. Rumah kamu kan  markasnya koran en majalah.” Aan mengiyakan.&lt;br /&gt;“Eh..eh..An, hape kamu bisa buat nonton filem juga ya? Ni ada iklan hape  kamu nih, disini! Tapi kok ada gambar cewek-ceweknya juga?” Gito  terheran&lt;br /&gt;“Iya, To. Emang bisa. Tadi kan udah aku bilangin. Kalo iklan itu emang  udah bawaan dari hapenya. Ya, untuk promosi, perempuan emang sering  dijadiin komoditi penjual, To.” Jawab Aan.&lt;br /&gt;“Wah, wah, wah,, ini nih, yang denjer. Alias bahaya. Hati-hati lo, An.  Jaman sekarang ini, barang-barang seperti hape kamu ini sering dipake  untuk yang enggak-enggak.” Gito mencoba menerangkan.&lt;br /&gt;“Maksud kamu, yang enggak-enggak apaan, To?” Aan keheranan&lt;br /&gt;“Ya yang enggak-enggak. Terutama dengan fasilitas kamera yang bisa  ngrekam, kaya’ yang kamu bilang tadi.” Gito menjelaskan.&lt;br /&gt;“Sekarang itu, An. Banyak orang yang pake fasilitas kamera untuk  pornogradi dan pornoaksi. Banyak foto-foto perempuan tanpa busana yang  beredar dimana-mana. Iya, kalo yang telanjang itu si boncel, marmut  betina peliharaanku dirumah. Nah, ini yang ga pake baju, manusia lho,  An. Mending, yang telanjang itu anak bayi. Masih lucu. Lha ini abg-abg  perempuan. Ya nggak lucu blas, kalo ini.” Gito memaparkan fakta.&lt;br /&gt;“Wah, kamu ini emang up to date ya, kalo ngomong masalah beginian? Iya  sih, emang banyak. Bahkan di internet, banyak gambar-gambar porno yang  modelnya adalah anak SMP!” Aan menambahkan.&lt;br /&gt;“Itu belum seberapa, An. Sekarang ini musimnya anak sekolah jadi artis  dan aktor dadakan. Dan tau nggak, film yang dimainkan adalah film prono.  Eh porno..! beberapa bulan yang lalu, ditemukan film porno made in  Sulawesi, kemudian ada juga yang made in Jawa Timur dan Banten. Kalo  made in Jakarta mah lebih banyak lagi. Rata-rata, usia pelaku pembuat  video porno itu dibawah dua puluh tahun. Dan mereka itu masih duduk  dibangku SMA, sama seperti kita ini. Malah ada video made in Jawa Timur  dari SMK yang punya latar belakang Islam, dan parahnya pelaku  perempuannya pakai kerudung. Ih... malu-maluin agama Islam aja!” Jelas  Gito, sambil kesal.&lt;br /&gt;“Walah, itu mah udah wajar. Lha gimana enggak? Wong dikalangan  pejabat-pejabat dan pemerintah aja, ga sedikit yang terjerat kasus  seperti itu. Udah gitu lengkap. Ada yang ketahuan foto selingkuhnya dan  ada juga yang bikin video amatir. Kalo pemimpinnya aja ngasih contoh  kaya’ gitu, lha gimana rakyatnya. Seperti kata pepatah, guru kencing  berdiri, murid kencing berlari. Apalagi hape-hape canggih sekarang  dilengkapi dengan fasilitas internet. Jadi semakin gampang aja, kalo mau  buka situs porno. Lebih bebas.” Aan menuturkan dengan antusias.&lt;br /&gt;“Hah, maksud kamu guru kencing berdiri, murid kencing berlari tuh apa?  Emang ada pejabat kita yang bikin video kencing berdiri, terus ada  rakyat yang bikin video kencing sambil lari-larian?” Gito mulai dengan  kebiasaan ga mudengnya.&lt;br /&gt;“Walah, To..! kamu masih ngantuk to? Maksud aku, kalo pejabatnya  memberikan contoh seperti itu, para remaja menirunya dengan yang lebih  heboh. Kalo videonya pejabat durasinya lima menit, yang pelajar bisa dua  puluh tujuh hingga tiga puluh menit. Itu maksud pepatahnya..!  nyambung?” Aan menerangkan dengan detail.&lt;br /&gt;“O, gitu. Iya-iya nyambung.! Tapi kenapa ya An, murid yang sekolah di  sekolah beralatar belakang Islam, ada yang berbuat seperti itu?” Gito  kembali bertanya.&lt;br /&gt;“Ya gitu, kalo Islam hanya dipakai sebagai kedok.Harusnya, kalo sekolah  Islam tuh memberikan peraturan yang benar-benar Islami. Misalnya, wajib  menutup aurat, dilarang pacaran, dilarang nyontek dan lain-lain. Terus  kurikulum dan cara mengajar serta kehidupan di sekolah juga harus  Islami. Jangan pake cara Islam kalo lagi pelajaran agama, ato waktu  peringatan haru besar Islam saja, misalnya harus menutup aurat. Tetapi  ketika diluar waktu itu, saat para siswa sedang bergaul dan melakukan  aktifitas lain, peraturan Islam harus pula diterapkan. Kalo pake cara  Islam hanya dalam even tertentu saja, itu namanya masih sekuler.  Memisahkan antara agama dan kehidupan.” Aan menjelaskan dengan panjang  lebar.&lt;br /&gt;“Wah, kalo itu aku setuju banget. Jadi pergaulan laki-laki dan perempuan  itu harusnya juga harus diatur setiap saat, ya An? Biar ga gaul error  kaya’ sekarang ini. Eh, tapi An. Walaupun disekolah kita ini, standar  peraturannya  bukan Islam, kamu jangan sampai ikutan error lho. Walaupun  kamu punya hape yang canggih gitu, jangan dipake untuk yang error-error  ya?” Gito mengarahkan Aan.&lt;br /&gt;“Iya, To. Insya Allah aku akan menjaga diri. Dan selain itu To, yang  perlu kita lakukan adalah mengingatkan temen-temen kita dengan dakwah.  Supaya mereka tidak terjerumus juga dalam kemaksiatan. Apalagi ini bulan  Romadhon, kemaksiatan harus diberantas. Jangan sampai bulan Romadhon  yang datang setiap tahun kita sia-siakan dengan tidak menjadi orang yang  lebih shalih. Dan aku berharap, pada Romadhon tahun ini para remaja  semakin sadar untuk tidak melakukan kemaksiatan dan mau berjuang untuk  Islam. Makanya, To. Kamu bantuin aku dakwah” Lagi-lagi Aan mengiyakan  pernyataan Gito.&lt;br /&gt;“Sip, kamu ini emang top markotop An. Setuju aku sama kamu. Aku akan  bantuin kamu dakwah, An. Tapi, kira-kira gimana ya, biar nggak tergoda  dengan fasilitas-fasilitas canggih yang membawa kita kepada yang  error-error itu?” Gito kembali berpikir.&lt;br /&gt;“Ya gampang aja, To. Fasilitas inikan sekedar alat. Bisa digunakan untuk  ibadah dan maksiat. Semua tergantung orangnya. Bisa aja, kan. Hapeku  ini diisi dengan video-video perjuangan Islam dan lagu-lagu Islam serta  bacaan Qur’an? Tapi ga menutup kemungkinan juga kalo hapeku ini diisi  dengan konten-konten pornografi. Tergantung diri kita mau berperilaku  menurut Islam atau enggak. Nah kalo aku, InsyaAllah nggak khawatir.  Karena, dengan mengkaji Islam dan kitab Al-Qur’an serta Hadits  Rasulullah, aku bisa memiliki hape ini dengan aman.” Aan menuturkan  kembali.&lt;br /&gt;“O, jadi dengan mengkaji Islam, terus beli Al-Quran dan Kitab Hadits  Rasulullah, kamu bisa memiliki hape itu. Emang kamu beli Al-Quran dan  kitab Hadits dimana? Mau dong, bisa punya hape canggih dengan cuma beli  Al-Quran dan kitab hadits..!” Gito kembali bertanya dengan kepolosannya.&lt;br /&gt;“Aduh Gito, bukan begitu maksudnya! Kamu ini lola banget sih?” Jawab Aan  dengan sedikit kesal.&lt;br /&gt;“Hmmm.... lola? Emang lola apaan?” Gito kembali bertanya.&lt;br /&gt;“Ugghhh... lola itu, Loading lo, lama!” Aan kembali menimpali&lt;br /&gt;“Oo, loading gue lama?! Hmm... emang loading tuh, apaan?” Lagi-lagi Gito  minta penjelasan.&lt;br /&gt;“Argghh... Gito?! Caapeekk..deeeh!” Jawab Aan sambil beranjak menuju  kelas yang pintunya sudah terbuka. Sementara Gito, masih termenung  dengan apa sebenarnya arti kata loading.(gs)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-5614821813564347768?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/5614821813564347768/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/texxxno-logy.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/5614821813564347768'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/5614821813564347768'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/texxxno-logy.html' title='TeXXXno-Logy....'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-6596330220658814229</id><published>2010-03-22T22:17:00.000-07:00</published><updated>2010-03-22T22:19:40.283-07:00</updated><title type='text'>Bukan Domba, eh… Manusia Biasa ..</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  “eMbeeeekkk….” , suara para domba di ladang rumput. Halah… domba-domba ini, ga ada habisnya ngembak-ngembek. Ya iyalah, masak mau bilang,  “Mu…Jamu…”. Itu sih kerjaaannya Mpok Lela.&lt;br /&gt;Eh, pernah gak merhatiin tingkah laku domba? Nggak pernah kan? Yah, greens bisa ngerti kok kalo ngga pernah. Buat apa merhatiin domba kalo kadang-kadang juga sudah kayak domba. Deu… serius nih.&lt;br /&gt;Mau ga mau, bisa dibilang tingkah anak manusia jaman sekarang udah mirip-mirip domba. Kalo domba kerjaannnya ngembek, manusia kerjaannya ngedumel. Masih mending domba yang tahu diri, nyadar kalo mereka cuman boleh ngembek pas laper ato dalam keadaan bahaya. Tapi kalo manusia, apa aja bisa menyulut hasrat ngedumel mereka. Kesenggol dikit, nyerocos. Ketiban sial dikit, ngambek. Kejatohan tahi burung, wuih ga tanggung-tanggung langsung nyemprot wal misuh-misuh sana sini. Padahal apa salah si Burung. Pikir si Burung, “lah, gw kan udah terbang di orbit yang shahih, ya salah situ dong, ngapain pake nangkring di bawah orbit gw.”&lt;br /&gt;Jika domba tahu diri bahwa makanannya sudah habis, maka manusia tahu bahwa makan tak pernah ada habisnya. Seandainya rumput di ladang udah habis, paling pol domba cuman bakal makan tanaman lain. Tapi kalo manusia bakalan makan pagarnya juga. Konkritnya nih, setelah puas ngibulin rakyat dengan berkoar-koar mengumbar janji, sekarang petinggi-petinggi kita mulai pasang diri bagi-bagi “roti”. Wuih… mulai kebuka topengnya tuh.&lt;br /&gt;Begitulah manusia. Selalu mikir diri sendiri. Selalu ngumbar janji plus pake aturan seenak hati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"&gt;Yuk Introspeksi&lt;br /&gt;Manusia bukan diciptakan Allah sebagai penghuni biasa di muka bumi. Melainkan sebagai khalifah, pemimpin. Tugas seorang pemimpin adalah mengorganisasikan seluruh komponen untuk membawa rahmat seluruh alam. Lha kalo kita jadi perusak, ngapain kita idup. Bukankah sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain.&lt;br /&gt;Kita mungkin pernah berpikir buat apa sih Allah repot-repot nyiptain kita? Toh kita ga pernah minta. Ya gak sih? Terus kalo udah diciptain kayak gini, mo ngapain kita di dunia?&lt;br /&gt;Buat yang udah pernah diskusi sama kita-kita yang kece-kece ini, gampang aja ngejawab: Allah nyiptain kita untuk  beribadah kepada-Nya. Karena itu, di dunia yang kita lakukan adalah beribadah untuk-Nya. Top deh, senyuman buat kamu! &lt;br /&gt;Adalah hak prerogatif Allah apakah mau nyiptain kita ato ngga, kan Dia yang punya kuasa. Emang kita mau nangis-nangis minta ga usah diciptakan? Buat yang berpikiran kayak gini, istighfar sobat . Harusnya kita bersyukur, masih untung diciptakan jadi manusia, bukan kecoa. Bayangin kalo kita diciptain jadi kecoa. Hii, udah jogging kesana kemari takut ditimpuk sepatu, masih kena SBBK* pula. &lt;br /&gt;Terus kalo udah diciptain, mau ngapain kita di dunia? Apa lagi kalo bukan menuruti kehendak sang Pencipta. Allah memerintahkan kita untuk beribadah kepada-Nya (Adz dzariyat 56, dibuka ya!). Ya itulah yang kita kerjakan. Eits, tapi jangan salah sangka. Ibadah ga berarti kita kudu mengurung diri di masjid 24 jam! Kan ibadah ga melulu bersifat ritual?&lt;br /&gt;Rasulullah adalah teladan terbaik bagi ummat. Beliau ibadahnya jalan, tapi beliau juga tidur, makan, berdagang dan melakukan aktivitas dakwah. Inget, Islam adalah agama yang sempurna, sobat . Islam ga cuman ngatur hubungan kita dengan Allah, tapi juga dengan sesama manusia, dan lingkungan. Sampe gimana kita harus ngoPrendl sama kucing aja ada aturannya. So, ga heran kalo tata cara pergaulan, makan-minum, dsb lengkap termaktub dalam Quran-Hadits.&lt;br /&gt;Menjalankan semua tata cara yang udah Allah tuliskan merupakan ibadah. Makanya, itulah yang kudu kita jalankan. Itu pulalah yang akan membawa kebaikan. Nggak mungkin banget sang Pencipta ngebikin aturan yang nyusahin ciptaannya. Semua aturan yang datangnya dari Allah pastilah membawa kebaikan.&lt;br /&gt;Domba aja ngikutin tata cara yang diprintahkan Allah untuknya. Misalnya nih, domba diperintahkan untuk mengembek, ya jadilah domba cuman ngembek, ga pake ngegonggong. Kalo nggonggong namanya dongo (domba nggonggong). Domba diwajibkan makan rumput.  Maka makanlah para domba dengan rerumputan. Coba bayangin kalo tuh domba mokong ga mau makan rumput, maunya makan manusia. Bakal terjadi peristiwa bersejarah mirip-mirip adegan kejar-kejaran Tom n Jerry , tapi kali ini pemerannya beda:  Jerry diperankan oleh manusia, sedangkan Tom dibintangi oleh domba.&lt;br /&gt;Lha kalo di dunia hobinya ngerusak mulu, ga mau nurutin perintah Allah, jadilah manusia sebagai makhluk yang rusak. Parahnya, karena tugas kita adalah pemimpin bagi seluruh alam, alam pun bakal kena getahnya. Gara-gara ke-bego-an manusia sebagai pemimpin alam, tanaman pada mati ga karuan, binatang kehilangan habitat, lingkungan tercemar. Klo udah kayak gini, jangan salahkan alam dong.&lt;br /&gt;Jangan lupa juga, sobat . Semua yang kita lakukan bakal diliat oleh Allah. Dan itu bakal dapet balesannya. Bahkan kelakukan kita yang superkecil pun, misalnya nulis satu huruf di atas daun lontar (biar agak keren dikit, daripada di atas daun telinga) bakal diitung sama Allah.&lt;br /&gt;Ga mau banget kan kalo timbangan amal jelek kita lebih berat. Maunya timbangan amal baik kita yang lebih berat. Dapet balesan surga lagi. Jangan dibayangin surga itu sepi, sobat . Di surga kita bakal kumpul-kumpul sama orang yang kita sayang. Surga itu penuh dengan hal-hal yang kita harapkan. Pingin makan hamburger, tinggal bilang. Lagi ngidam sepatu keren bertahtakan permata segede kelapa, tinggal minta.  Mau hape tipe terbaru, kamera digital, wifi, mobile-TV, ato mungkin mobile-kasur? Ga perlu ngrengek bombay ke mamih papih. Tinggal jentikkan jari, sebentar aja udah tersedia.&lt;br /&gt;So, udah ga jaman lagi kalo cara idup kita masih santai-santai aja. Sampai kapan kita mau bikin aturan sendiri? Sampai kapan kita mau ngebiarin diri kita dan alam ini rusak? Sampai kapan?&lt;br /&gt;Hayuk kita berbenah, Sodaraku. Bangun. Cerahkan masa depan, kembali pada aturan sang Pencipta.  Hyuuukkk. [gs]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-6596330220658814229?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/6596330220658814229/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/bukan-domba-eh-manusia-biasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/6596330220658814229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/6596330220658814229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/bukan-domba-eh-manusia-biasa.html' title='Bukan Domba, eh… Manusia Biasa ..'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-4046236733065930525</id><published>2010-03-22T10:48:00.001-07:00</published><updated>2010-03-22T19:21:40.764-07:00</updated><title type='text'>Mengembala sapi......</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Segala puji bagi Allah yg tdk pernah menganggap salah perbuatan apapun yg dilakukan hambaNya, selama itu terjadi di alam mimpi. Pencurian, perampokan, pembunuhan, perzinahan, bahkan korupsi pun tdk dianggapNya sebagai dosa, asal dilakukan di alam yg hanya bisa kt datangi ketika kt tidur itu. Nah, utk nanti malam, aku sudah merencanakan sebuah mimpi. Mimpi yg belum pernah kuimpikan sebelumnya: ngobrol berdua dgn Dian Sastro sambil menggembala sapi. Skenario lengkapnya ada di sekian paragraf di bawah ini. Kalian boleh membacanya, tapi jangan protes jika ada hal2 yg menurut kalian keluar dari batas2 logika. Bukankah dunia mimpi tdk pernah mengenal matematika?&lt;br /&gt;Sebuah siang menjelang sore. Sisa2 sinar mentari lembut membelai hamparan padang rumput setinggi mata kaki di sebuah kaki bukit. tdk sepi apalagi sunyi. Di tengah padang rumput itu ada sekian puluh sapi yg dari tadi asyik menikmati makanannya. Lima di antra sapi itu adalah milikku, 7 lainnya milik Dian sastro,&amp;amp; sisanya milik org lain.&lt;br /&gt;Kami, para penggembala sapi, duduk santai di bawah pohon2 jati yg tumbuh di sektr padang rumput. Ada yg tidur pules malah. Aku duduk bersandar di bawah pohon yg paling besar sembari membaca The Great Gatsby, novel yg ditulis F. Scott Fitzgerald awal tahun 20-an. Sementara Dian Sastro berada tdk jauh dariku. Hanya kira-kira 5 meteran. Dia hampir menamatkan The Sun Also Rises-nya Earnest Hemingway. Yah, kami berdua adalah penggembala yg sama2 menyukai karya sastra. Bedanya, dia sangat kuat membaca sementara aku cepet capek dalam menjalani ritual yg satu ini. Seperti saat ini, baru beberapa menit saja aku sudah ngos-ngosan (lho, membaca apa lari marathon sih?).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"&gt;Capek membaca, timbullah keinginanku utk mengajaknya bicara. Kupanggil namanya. Dia menoleh kalem sambil memperbaiki letak kacamatanya.&lt;br /&gt;“Bisa diskusi sebentar, mbak?” tanyaku dgn nada serius.&lt;br /&gt;“Bisa. Tentang apa, Dhe'?” jawabnya dgn penuh kesabaran, seperti biasanya.&lt;br /&gt;“Tentang sapi. Mm...Sapi apa hayo yg selalu istiqomah berjalan ke arah utara? Dia tdk pernah berjalan ke arah timur, Barat, tenggara, selatan, ataupun arah yg lain?”. Mendengar itu, kening Dian Sastro tampak berkerut-kerut.&lt;br /&gt;“Dhe', nggak ada topik diskusi yg lebih menarik ta?” rengeknya setelah beberapa lama mikir tapi gak nemu jawaban.&lt;br /&gt;“Oh, jelas ada. Jangankan yg lebih menarik, yg lebih mendorong aja banyak he he”. Dia tersenyum kecut mendengar leluconku yg nggak lucu itu.&lt;br /&gt;“Begini, mbak. Selain menggembala sapi dan membaca novel, mbak sastro kan juga main film. Sebenarnya apa yg mbak sastro cari?“ tanyaku serius. Kali ini bener2 serius. The Great Gatsby kututup sepenuhnya setelah meletakkan lidi pembatas di antara halaman 96 dan 97. Dian Sastro pun meletakkan the sun also rises di rerumputan, melepaskan kacamatanya dan menaruhnya di atas novel itu, kemudian memandangku tepat di bola mata. Setelah beberapa jenak, lirih dia menjawab.&lt;br /&gt;“Keindahan.”&lt;br /&gt;Aku tercenung dgn jawaban singkat itu. Yah, bagi banyak org, keindahan memang ada di mana-mana. tdk hanya ada di pucuk-pucuk gunung, sumber-sumber mata air, dan rerimbunan pepohonan, tapi juga ada di padang gembalaan, di belantara kata-kata dalam sebuah novel, di panggung-panggung drama, di lokasi syuting, atau bahkan dalam sesungging senyum manis seorg gadis desa. Aha! Jangan-jangan itu alasan Dian Sastro menentang habis RUU Anti Pornografi dan Pornoaksi. Bukankah dalam pornografi dan pornoaksi terdapat juga “keindahan”? Aku mulai manggut-manggut. Dia masih memandangiku, ingin memastikan kalau aku sudah benar-benar paham.&lt;br /&gt;“Kapan sesuatu bisa dikatakan indah?” tanyaku dgn ekspresi polos. Dia tersenyum, seakan sudah menduga sebelumnya.&lt;br /&gt;“Dalam kamus Oxford dikatakan bahwa beauty is a combination of qualities that give pleasures to the senses (esp. to the eye and ear) or to the mind (maksudnya: sesuatu bisa dikatakan indah jika ia bisa mendatangkan kenikmatan pada indera, khususnya mata dan telinga, dan juga pada pikiran, Red.)”. Paparnya berteori.&lt;br /&gt;“Di sinilah peran karya seni, dhe',” lanjutnya, “unsur pertama yg harus dipenuhi adalah unsur keindahan. Ada pelukis yg menggambar wanita telanjang, ada penari yg ngebor-ngayg-mata-mata, ada penyanyi dan pemain sinetron yg berpakaian serba minim, ada penulis yg bercerita panjang lebar tentang alat kelamin, itu semua, bagi mrk, mungkin adalah utk memenuhi unsur keindahan itu”.&lt;br /&gt;“Tapi, Dhe!”, dia buru2 menambahkan, “beda org bisa jadi berbeda pandangan mengenai keindahan. Bagi Mbak, maen film adalah sesuatu yg indah. Bagi sampeyan, bisa jadi itu merupakan hal yg sama sekali membosankan. Begitu juga, naik gunung bagi sampeyan adalah hal yg indah; tapi bagi Mbak, itu sesuatu yg membahayakan”&lt;br /&gt;“Jadi, indah atau nggak indah itu sifatnya sangat individual ya, Mbak?” tanyaku memastikan.&lt;br /&gt;“Pinter!” jawabnya dibarengi sebuah acungan jempol dan senyum kepuasan. Suasana terasa hening, meski agak jauh di kanan-kiri beberapa pengembala terdengar main tebak-tebakan. Dalam komunitas kami, main tebak-tebakan memang menjadi hiburan andalan. Aku masih berusaha mencerna kata-kata Dian Sastro.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mbak Sastro pernah mendengar tentang keindahan Surga?” tanyaku kemudian.&lt;br /&gt;“Iya,” jawabnya singkat tapi dgn pandangan mata yg bertanya-tanya.&lt;br /&gt;“Mbak percaya jika itu adalah tempat yg paling indah yg diciptakan Allah utk manusia?” tanyaku lagi. dia mengangguk mantap sembari sejenak memejamkan dua matanya utk meyakinkanku.&lt;br /&gt;“Apakah keindahan yg Mbak cari itu juga temasuk keindahan surga?” lanjutku.&lt;br /&gt;“Ya iya-lah. Emang kenapa?”&lt;br /&gt;“Kalo gitu sama, Mbak. Saya juga mencarinya, he he. Marzuki juga,” lanjutku sambil melemparkan pandangan ke Marzuki, penggembala sapi juga. Dia sedang melepaskan tali kekang sapinya dari sebuah akar pohon. Mungkin ia hendak pulang cepat hari ini. Tadi pagi aku mendengar kabar bahwa emaknya agak tdk enak badan.&lt;br /&gt;“Saking pengennya dia mendapatkan keindahan Surga, dan saking percayanya bahwa Surga adalah tempat terindah yg gak ada tandingannya, sampe-sampe dia menganggap bahwa apa saja yg bisa mengantarkannya ke Surga adalah keindahan. Nggak hanya itu Mbak, dia juga bilang bahwa seindah apapun suatu hal, jika itu malah menjauhkan manusia dari Surga, pada hakikatnya ia sama sekali tdk indah. Sama sekali bukan keindahan,” ceritaku. Sunyi. Dian Sastro tiba-tiba seperti membeku. Tapi aku cuek aja, malah melanjutkan cerita.&lt;br /&gt;“Karena itulah, Mbak, menurut Marzuki, seindah apapun sebuah puncak gunung, jika itu malah membuat saya semakin jauh dari Surga, ia hanyalah sebuah keindahan yg semu. Keindahan yg semu, karena keindahannya malah menjauhkan saya dari keindahan yg sebenarnya. Gittu!”. Dian Sasto masih membeku. Aku pun melanjutkan cerita.&lt;br /&gt;“Melukis org telanjang di atas kanvas, megal-megol di atas panggung yg ditonton banyak org, merangkai kalimat-kalimat cabul dalam novel, berpakaian minim di depan umum, bagi sebagian org mungkin merupakan keindahan. Tapi bagi Marzuki, itu adalah keindahan palsu. Kalaupun dikatakan seni, itu adalah seni yg palsu dan menipu,” Gadis itu tetap saja membeku. Aku pun melanjutkan lagi ceritaku.&lt;br /&gt;“Seni itu bukan hanya berfungsi utk menghibur org, tetapi juga utk mengajarkan sesuatu pada mrk, bahkan seni juga bisa digunakan utk mengubah pikiran dan perilaku mrk. Lalu, dimana letak keindahan sebuah karya seni jika ia malah menyuguhkan hiburan yg tdk sehat, mengajarkan sesuatu yg buruk, dan mengubah seseorg dari baik menjadi buruk dan dari buruk menjadi jauh lebih buruk lagi? Itu yg dipertanyakan Marzuki, Mbak. Dia mendefinisikan kebaikan sebagai apa saja yg dipandang baik oleh hukum syara' dan keburukan sebagai apa saja yg dipandang buruk oleh hukum syara'. Hukum syara' itu adalah hukum islam, begitu katanya. Mbak Sastro punya komentar?” pertanyaan terakhirku itu memaksanya utk bicara.&lt;br /&gt;“Menurut mbak, dunia seni adalah dunia kekreativitasan. Kekreativitasan itu tdk akan jalan jika ada dalam batasan-batasan, karena karakter dasar dari sebuah kekreativitasan itu justru mestinya mendobrak apa saja yg membatasinya” jawabnya sambil tersenyum manis. Aku tdk tahu apa makna senyum itu.&lt;br /&gt;“dgn kata lain, mbak sastro ingin mengatakan bahwa agama adalah penghambat kekreativitasan. Dan jika kt membatasi diri dgn aturan-aturan agama maka kt akan kesulitan utk menjadi org kreatif. begitukah?” tanyaku memastikan. Dian Sastro mengangguk ragu. Maka aku pun melanjutkan dgn sebuah pertanyaan pamungkas.&lt;br /&gt;“bagi seorg pencari keindahan seperti mbak sastro, mana yg lebih penting: menjadi org kreatif atau mendapatkan keindahan surga? Mbak sastro tdk bisa memilih keduanya jika mbak sastro tetep kukuh berpendapat bahwa utk menjadi kreatif seseorg harus meninggalkan batasan-batasan agama. Sementara kt tahu, bahwa utk mendapatkan keindahan surga, seseorg harus terikat dgn aturan-aturan agama dalam setiap aspek kehidupannya, termasuk ketika membuat karya seni”.&lt;br /&gt;Dian sastro terdiam. Dia menarik nafas panjang, kemudian melepaskannya pelan-pelan. Matanya menerawang ke arah langit biru, yg dihiasi arak-arakan awan putih tipis. Sementara mentari hampir sampai di ujung cakrawala. Merah saga. Beberapa jenak Dian sastro seakan tenggelam dalam kesendiriannya. kemudian dia mengalihkan pandangannya ke arahku, menatap tepat di bola mataku. Kali ini aku menunduk. menekuri rerumputan. menungggunya bicara, entah tentang apa.&lt;br /&gt;“Dhe', Almarhum Buya Hamka pernah bertanya: "Mengapa manusia bersikap bodoh? tdkkah engkau tatap langit yg biru dgn awan yg berarak seputih kapas? Atau engkau turuni lembah sehingga akan kau dapatkan air yg bening. Atau engkau bangun di malam hari, kau saksikan bintang gemintang bertaburan di langit biru dan rembulan yg tdk pernah bosan org menatapnya. Atau engkau dengarkan suara jangkrik dan katak saling bersahutan. Sekiranya seseorg amat gemar memandang keindahan, amat senang mendengar keindahan, niscaya hatinya akan terbebas dari perbuatan keji. Karena sesungguhnya keji itu buruk, sedangkan yg buruk itu tdk akan pernah bersatu dgn keindahan"”. Gadis itu berhenti sejenak, seakan memberiku kesempatan utk memahami setiap rangkaian kata-kata Buya Hamka yg dihafalnya di luar kepala itu. Cara membacanya tadi tdk sama dgn ketika dia mendeklamasikan puisi karangan Rangga di sebuah kafe dalam Ada Apa dgn Cinta. Kali ini jauh lebih menghanyutkan.&lt;br /&gt;“dhe', pemikiran-pemikiran marzuki tentang hakekat keindahan akan mbak pertimbangkan. Kapan-kapan mbak ingin diskusi langsung dgnnya. Kalau perlu, mbak akan ajak juga Jajang C noer, Rieke Diah Pitaloka, dan artis2 lain yg selama ini sepemikiran dgn mbak. kt buat seminar di sini, di padang ini. Seminar Gembala Sapi. Cuman, ada hal lain yg ingin mbak tanyakan”.&lt;br /&gt;“tentang apa, mbak?” tanyaku penasaran.&lt;br /&gt;“jadi, sapi apa sih yg selalu berjalan ke utara, tdk pernah ke arah yg lain?” oalah, ternyata pertanyaan itu!&lt;br /&gt;“Sapi yg selalu berjalan ke arah utara dan tdk pernah ke arah yg lain adalah sapi yg berjalan dari arah selatan” jawabku sambil tersenyum penuh kemenangan. Dia juga tersenyum manggut-manggut.&lt;br /&gt;“sekarang sapi apa yg suka makan lalapan lele?” balasnya memberi teka-teki.&lt;br /&gt;“ah, itu sih mudah. Pasti sapi'i kan?” tanyaku memastikan. Dia mengangguk kecewa.&lt;br /&gt;“hayo, sekarang lele apa yg bisa terbang?” giliranku memberi tebakan.&lt;br /&gt;“mana ada?!” protesnya.&lt;br /&gt;“ada. Lelelawar!” jawabku. Merasa dicurangi, dia melepas sandal jepit sebelah kanannya dan melemparkannya ke punggungku. Bukk! Auw!&lt;br /&gt;Langit semakin biru. Sang mentari semakin mendekati ujung cakrawala. Semakin merah saga. Saatnya mimpi diakhiri, sebelum dian sastro melepas sandalnya yg kiri.ngacirrrr.^_^&lt;br /&gt;(-GS-in memory of my brother nadief-)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-4046236733065930525?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/4046236733065930525/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/mengembala-sapi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/4046236733065930525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/4046236733065930525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/mengembala-sapi.html' title='Mengembala sapi......'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-7814258565480435455</id><published>2010-03-22T06:06:00.000-07:00</published><updated>2010-03-22T06:15:21.517-07:00</updated><title type='text'>Jika maaf telah hilang dari bumi,...</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; Belum hilang rasa kaget kita akibat munculnya kasus mbok minah. Sekarang muncul lagi kasus yang sama aneh dan sama mengenaskannya. Beberapa bulan yang lalu di Surabaya muncul kasus aneh yang melibatkan seorang bocah usia Sekolah Dasar. Cuma gara-gara bercanda dengan seekor tawon dengan temannya, si tawon-boy ini ( begitu dia sekarang dipanggil ) terpaksa harus berurusan dengan jaksa dan hakim. Belum cukup dengan itu, muncul lagi kasus serupa, tapi yang jadi mainan adalah sebuah kaleng.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo kita coba tengok kondisi masyarakat Indonesia secara luas, kondisi nya jauh dari normal. Tawuran menjadi sesuatu yang wajar dilakukan baik itu orang dewasa, kakek-kakek, bahkan ibu-ibu dan anak-anak. Padahal seringkali pemicu masalahnya bukan sesuatu yang besar dan rumit kayak kasus century. Masalah kecil kayak cemburu, kesenggol, bahkan diliatin biasa aja sudah bisa memicu baku hantam. Apalagi kalo udah bicara masalah bola. Tawuran sudah menjadi hal yang wajib hukumnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Padahal konon katanya negeri Indonesia terkenal akan keramahan para penduduknya. Kalo negeri yang ramah aja kondisinya udah kayak gini gimana coba negeri yang gak ramah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang coba kita menyelidiki dan menelusuri kejadian-kejadian lucu nan memalukan diatas. Kalo para pembaca sekalian tentunya gak akan melakukan hal-hal seperti membawa anak kecil ke pengadilan atau bahkan tawuran. So pastilah, pembaca sekalian kan imut-imut dan baik-baik. Semua masalah diatas pastinya akan kita selesaikan dengan suatu kata ajaib yang berbunyi maaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yups, kata maaf adalah kata ajaib untuk menyelesaikan berbagai masalah dengan orang lain. Bagi saya dan pembaca semua. Tapi rasanya kata maaf sudah hilang dari Kamus Besar Bahasa Indonesia bagi sebagian besar penduduk negeriku Indonesia. Kata maaf seolah hanya barmakna ketika lebaran saja. Bahkan mungkin kata maaf hanya bermakna menunda permusuhan. Habis lebaran baru musuhan lagi. Nah lho. Gawat bukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal maaf memaafkan adalah salah satu ciri seorang muslim. Banyak sekali seruan-seruan dari nabi kita untuk memberi maaf dan meminta maaf. Tapi yang namanya meminta maaf maupun memaafkan bukan suatu hal yang mudah. Untuk bisa memaafkan kita harus bisa mengontrol habis semua ego kita. Padahal untuk mengontrol ego, kita selalu kebentur dengan harga diri lah, malu lah, pokoknya aja ada yang buat kita gak mau minta maaf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah biar kita bisa mengatur ego kita banyak hal yang bisa kita lakukan. Yang pertama adalah perbanyak berwudhu. Yang namanya wuhdu bukan untuk menyegarkan badan aja. Bahkan wudhu dapat menyegarkan hati kita. Emang kayaknya gak nyambung gitu, tapi kalo kita berwudhu maka setan-setan yang bersemayam dalam diri kita bisa minggat. Dan yang namanya setan itu sebab dari kemarahan dan ego kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua adalah perbanyak puasa. Dengan puasa yang benar maka kita belajar mengontrol emosi kita.Ya syaratnya puasa kita adalah puasa yang beneran, bukan puasa yang sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian adalah selalu tanamkan bahwa kita itu hanya manusia biasa. Ini yang sering kita lupa. Kita selalu merasa bahwa kita selalu benar. Padahal kejadian apapun yang menimpa kita, pastinya kita punya andil. Coba aja ketika ada yang menghina atau menejek kita. Pastinya kita merasa gak terima dan kalo ditanyakan siapa yang salah pasti kita langsung nunjuk orang yang menghina kita. Tapi coba kita liat dulu. Orang yang menghina kita tentunya tidak akan menghina tanpa sebab. Dia menghina tu pasti ada sesuatu dalam diri kita yang tidak disukai. Nah disitulah salah kita. So kalo kita dihina or diejek kita ikut nimbrung salah di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang terakhir adalah memilih lingkungan yang baik. Lingkungan mempengaruhi perkembangan kita. Kalau kita banyak bergaul dengan orang-orang yang gampang emosi, maka kita akan ketularan. Lingkungan juga akan membentuk ego kita. Kalau ego kita udah tinggi, ya gawat deh. Kata maaf seakan sulit keluar dari mulut kita. Coba aja kita liat kumpulan suporter. Kalo satu aja udah emosi dan mulai ngelempar botol, maka yang lain pastinya akan ikut-ikutan. Nah makanya pilih teman yang gak gampang emosi dan bisa menenamngkan diri kita dikala kita lagi muarah banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu semua adalah resep tradisional yang udah dipraktekkan di bumi Indonesia ini. Dan karena inilah Indonesia bisa terkenal karena keramahannya. Hmm sekarang tinggal terserah kita. Akankah kita mau mempertahankan rekor sebagai negeri yang ramah ataukah kita membuat rekor baru sebagai negeri yang berubah dari ramah menjadi ‘ramah’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-7814258565480435455?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/7814258565480435455/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/jika-maaf-telah-hilang-dari-bumi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/7814258565480435455'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/7814258565480435455'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/jika-maaf-telah-hilang-dari-bumi.html' title='Jika maaf telah hilang dari bumi,...'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-3197035684931018662</id><published>2010-03-22T05:24:00.000-07:00</published><updated>2010-03-22T05:27:12.429-07:00</updated><title type='text'>Untuk Khoirunnisa syahidahku,...</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;  Saat Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat utama.Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus cukup nyaman danlembut untuk menahan kepala bayi yang sedang tertidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau seringkali pula ia kerap berulangkali menerima cerca dari anaknya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah putus asa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah, tanpa berkeluh kesah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang, untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun, dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya. Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap dengan lembut olehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya, melalui masa-masa sulit, dan enjadi pelindung baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya. Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling menyayangi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita, walaupun sebenarnya, air mata ini adalah air mata kehidupan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-3197035684931018662?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/3197035684931018662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/saat-kuciptakan-wanita-aku-membuatnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/3197035684931018662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/3197035684931018662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/saat-kuciptakan-wanita-aku-membuatnya.html' title='Untuk Khoirunnisa syahidahku,...'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-4048430901563511291</id><published>2010-03-22T05:14:00.003-07:00</published><updated>2010-03-22T07:05:23.277-07:00</updated><title type='text'>Gerbang Harapan...</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt; Saat kaki melangkah melewati gerbang sekolah, terbentang sejumlah harapan. Terbayang, bagaimana berangkat sekolah setiap pagi dengan dilepas tatapan penuh kebanggaan ortu, seolah mengucapkan “Selamat meraih cita-cita”. Sampai di sekolah bisa bertemu dan bergaul dengan kawan-kawan “senasib”. Senasib dalam kesibukan, dalam tawa dan canda, dalam duka dan sama-sama suntuk, dalam meraih cita-cita, dan (terkadang) saling jitak-menjitak. Tentu suatu pengalaman yang tidak bisa dihargai dengan hanya sejumlah dolar apalagi rupiah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:arial;font-size:100%;" class="fullpost"  &gt;Masa depan sudah semakin transparan, begitu kata kita dalam hati. Jika kebetulan anda sekarang masuk SMA, sudah tergambar bagaimana tiga tahun lagi udah kuliah. Empat tahun setelah itu udah sarjana (kecuali yang saying ama kampus sampe 7 tahun bahkan ada juga yang terpaksa ‘dideportasi’ lho), dan bentar lagi bisa kerja di perusahaan bonafide. Gaji gedhe, bisa ngredit mobil, punya rumah sendiri, istri dan …. seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bercita-cita memang hak setiap orang. Siapapun boleh mengharapkan masa depannya, dan nggak ada yang ngelapor ke polisi lantas ditilang ato didenda. Tentu sah-sah saja kalo kamu ingin jadi seperti Bill Gates yang dengan kecerdasannya bisa ‘menguasai’ dunia dengan perusahaan Microsoft-nya. Nggak ada yang ngelarang kalo ada yang ingin seperti Luna Maya yang dengan kecantikannya bisa memikat jutaan mata yang memandangnya. Ato yang hobi bola sah-sah saja kalo ingin seperti Cristiano Ronaldo yang menjadi pemain termahal di dunia saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya, kenyataan adalah kenyataan. Kalau fakta sesuai dengan harapan, ya alhamdulillah. Kalo enggak sesuai dengan cita-cita, ya nggak usah murung apalagi sampek bunuh diri segala. Itu namanya pribadi yang rapuh. Rasullullah SAW mencontohkan betapa orang mukmin itu mengagumkan dalam menghadapai realita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mengagumkan seorang mukmin itu. Karena sesungguhnya semua urusannya menjadi baik baginya. Hal itu tidak terdapat pada seorangpun kecuali seorang mukmin. Jika dia mendapat keberuntungan, ia bersyukur. Maka  itu baik baginya. Dan jika ditimpa kesulitan, ia bersabar. Maka itu pun baik baginya”. ( HR Muslim dari Suhaib Ar Rumy r.a. )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah SWT mengharapkan hambanya memiliki cita-cita yang agung. Ingin kaya,ingin berkuasa, ingin punya pacar oke, itu semua bukan cita-cita yang agung. Terkesan ‘pasaran’ dan tidak eksklusif. Kenapa nggak eksklusif ? Karena semua orang bisa bercita-cita seperti itu, dan tidak memerlukan otak yang brilian untuk bisa bercita-cita seperti itu. Lagi pula cita-cita duniawi seperti harta, kekuasaan, terkenal, cinta manusia, dan sebagainya itu bersifat terbatas oleh waktu dan jumlah. Mungkin sekarang kamu ngeliat Luna Maya buat yang laki atau Teuku Wisnu buat yang perempuan itu pada kembang kempis deh idungnya. Tapi pernahkah kita membayangkan bagaimana penampilan mereka 40 tahun mendatangyang udah keriput, jalannya membungkuk, cerewet khas nenek-nenek, sedikit pikun, dan seabrek ciri-ciri manula lainnya menempel pada idola kita. Itu jika masih hidup. Kalo udah mati lebih mengerikan lagi, soalnya udah tinggal tulang persis tokoh-tokoh dalam cerita-cerita setan yang sekarang lagi ngetren di bioskop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bukanlah harta-harta kalian dan anak-anak kalian yang dapat mendekatkan diri kalian kepada Kami, tetapi orang-orang yang beriman dan beramal shalih. Merekalah orang yang mendapatkan pahala yang berlipat ganda karena apa yang mereka kerjakan. Dan mereka akan berada di tempat-tempat yang tinggi dalam keadaan aman” ( QS Saba: 37 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalo seperti cita-citanya Mush’ab bin Umair, Abdurrahman bin Auf, Salman Al Farisi dan sebagainya tidak semua orang bisa. Bahkan sekedar bercita-citapun sulit, apalagi mewujudkannya. Mereka bukan hanya sekedar ingin kaya walaupan kekayaan mungkin ada. Mereka juga bukan ingin jadi yang terkenal meski kemudian hampir setiap kaum muslimin mengenalnya. Yang mereka cari hanyalah jika Allah SWT dan Rasul-Nya ridho pada mereka. Itulah sehingga mereka menggunakan kekayaannya, kecerdasannya, kekuasaanya dan semua potensinya untuk membela agama Allah. Hal ini tentu selaras dengan firman Allah SWT :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Wahai orang-orang yang beriman, amukah kamu aku tunjukkan perniagaan yang bisa menghindarkan adzab yang pedih. Yaitu beriman kepada Allah dan Rosul, dan berjihad di jalan Allah dengan hartamu dan jiwamu.” (QS As Shoff: 10-11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan kejarlah apa-apa yang didatangkan Allah kepadamu berupa negeri akhirat, dan janganlah kamu lalaikan bagianmu dari dunia.” (QS Al Qashosh: 77)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka, kalo kemudian kita sekarang sudah mendapat predikat pelajar, yang merupakan cikal bakal dari terwujudnya cita-cita lantas mau kita “apakan” predikat itu ? Untuk sekedar cari kerja dan kemudian mendatangkan uang sebanyak-banyaknya, habis itu lupa dengan pemberi prestasi dan rizqi, yaitu Allah SWT ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu tidak.Kalo kita sekolah dan berprestasi dan kemudian mendatangkan uang banyak, itu sudah jelas. Begitulah ‘nasib’ orang berprestasi. Tapi saat kita berprestasi, kemudian kita persembahkan prestasi kita untuk agama sebagaimana yang dilakukan oleh Slaman Al Farisi, Umar bin Abdul Aziz, Abu Bakar As Shiddiq dan lainnya itu yang belum tentu kita berani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bill Gates emang kaya dan terkenal. Abramovic malah punya klub sepak bola terkenal. PeterPan pun dipuja dimana-mana. Tapi sampai kapan dia bisa menikmati kekayaan dan pujian pada dirinya? Bisakah apa yang dinikmatinya itu bisa menolongnya kelak di hari pembalasan yang pasti akan terjadi ? Padahal Allah SWT berfirman :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Suatu hari. Dimana tidak berguna lagi harta dan tidak pula anak-anak. Kecuali yang datang dengan hati yang bersih” ( QS Asy Syu’ara : 88-89 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti apa gambaran hati yang bersih itu ? Yaitu hati yang selalu cenderung kepada kebenaran Islam. Hati yang cinta pada Islam dan benci pada kekufuran. Hati yang selalu menjaga segala aktifitasnya dengan standar syariat Allah. Hati yang tak mau menyeleweng dari hukum-hukum-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahkah hati kita bersih ? Atau, sudahkah kita berusaha untuk membersihkannya ? Tentu yang bisa menjawab hanya kita masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu A’lam (gs)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-4048430901563511291?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/4048430901563511291/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/gerbang-harapan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/4048430901563511291'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/4048430901563511291'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2010/03/gerbang-harapan.html' title='Gerbang Harapan...'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3337589471237023994.post-3951914252339020508</id><published>2009-06-26T02:32:00.000-07:00</published><updated>2009-06-27T08:20:13.224-07:00</updated><title type='text'>Negeri Permadani Stanza Syahdu .</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Hamparan pulau dan derai ombak menghiasi setiap sudut bumi pertiwi. Langit cerah cemerlang yang bertabur penuh bintang ikut menambah semarak indahnya negeri ini. Milyaran butir padi keemasan selalu menyapa mentari yang terbit di pagi hari. Panorama yang indah senantiasa terbentang di setiap penjuru negeri Permadani. Rangkaian kepulauan yang mencapai 1,3% luas bumi dan memiliki pesisir terpanjang di dunia 81 ribu kilometer. Hutan tropis yang luas membentang bagaikan permadani hijau yang indah. Di dalamnya terdapat 447 spesies binatang, yang 225 diantaranya hanya ada di negeri ini. 25 ribu tanaman berbunga dan 515 spesies hewan mamalia liar. Negeri yang selama puluhan tahun menyimpan seribu satu kisah kehidupan di tengah gugusan pulau-pulau yang tersebar diantara dua samudera.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Jika mengingat pelajaran sejarah, cerita perjuangan para pahlawan untuk memerdekakan negeri ini dari serangan penjajah, menjadi topik yang sangat berharga. Uang, harta benda, hewan ternak, lahan, bahkan sampai nyawapun harus rela diberikan. Semua itu hanya untuk satu kata kemerdekaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" class="fullpost" &gt;&lt;br /&gt;Perjuangan pahlawan meraih kemerdekaan tidaklah mudah. Siang malam, pagi sore, yang ada dalam pikiran mereka adalah agar negeri Permadani ini lepas dari semua bentuk penjajahan. Bom, meriam, mesiu dan desiran peluru telah akrab dalam kehidupan mereka. Jika bisa dituliskan dalam novel, bolehlah kisah tersebut diberi judul ”Sebuah Cinta Dalam Selongsong Peluru”. Tetes demi tetes darah menjadi genangan yang membanjiri Permadani yang indah ini. Guyuran keringat dan air mata pun ikut membasahi bumi tempat kita berdiri. Tangis dan pekik takbir membahana, disertai jutaan nyawa yang ikut melayang, telah menjadi bukti peristiwa heroik di bumi pertiwi.&lt;br /&gt;Merdeka Merdeka Merdeka….. begitulah sorak sorai ratusan orang di jalan-jalan kota. Sesaat terdengar sayup lagu kebangsaan yang mengalun bak angin malam yang semilir. Lagu yang identik dengan semangat kebebasan dan patriotisme itu disambut dengan perasaan gegap gempita oleh hampir semua lapisan rakyat negeri Permadani. Setengah abad lebih sudah usia negeri ini. Waktu yang sudah begitu udzur jika diibaratkan sebagai sebuah perjalanan seseorang.&lt;br /&gt;Kini, masa-masa perjuangan itu telah menjadi kenangan. Negeri Permadani telah lepas dari teror peluru dan granat penjajah, bahkan gedung bertingkat, jalan beraspal, dan kendaraan mewah berhasil menjadi perhiasan yang dibangga-banggakan. Seakan itu semua sudah cukup dijadikan ucapan terima kasih kepada para pejuang. Namun, para pelaku sejarah yang masih hidup, sang veteran, terkatung-katung menjalani kehidupannya. Ibarat lelah berlari mengejar matahari, tapak tilas perjuangan mereka terbayar hanya dengan rasa iba tanpa hasil nyata. Perhatian khusus dan balas jasa kepada mereka hanya terhenti pada sebuah upacara bendera dan penyematan bintang semata. Ironis, namun itulah kenyataannya!&lt;br /&gt;Masih berbicara tentang pahlawan, tapi yang satu ini biasa disebut pahlawan devisa. Kisah pilu nan mengharukan berkali-kali mereka lukiskan dalam catatan hidup negeri ini. Penyiksaan, pelecehan, pemerkosaan, penipuan, hingga kehilangan nyawa menjadi kisah telenovela yang harus mereka jalani. Semua itu demi ingin hidup merdeka ato sekadar hidup layak seperti orang lain. Keselamatan mengais nafkah di negeri seberang tek terjamin, namun disisi lain mereka menjadi penghasil devisa negara terbanyak. Tragis, tapi inilah yang terjadi!&lt;br /&gt;Kisah lain juga diceritakan dari sudut kota sub-urban hingga metropolitan.Dimana generasi muda tengah tenggelam dalam lautan hedon. Ya, sebuah virus mematikan dari barat ini telah menyerang muda mudi Indonesia. Hedonisme yang sering dikenal dengan sikap hura-hura dan kebebasan yang mengakibatkan keblabasan ini telah cukup sukses menghancurkan masa depan remaja. Penyalahgunaan Narkoba, tindakan kriminalitas dan amoral menjadi warna dalam keseharian remaja negeri Permadani. Bukan rahasia umum jika penyebaran virus HIV/AIDS kebanyakan bermula dari jarum suntik obat-obatan psikotropika atau penggunaan narkoba, dan parahnya mayoritas pengguna narkoba adalah kaum muda.&lt;br /&gt;Ditengah-tengah sawah dan ladang yang luas membentang serta hutan tropis terbesar di asia pasifik 115juta Ha, 13 juta lebih anak-anak negeri Permadani mengalami kelaparan.(Suara Pembaruan, 11/7/07). Diantara tumpukan emas berlian, serta guyuran minyak bumi dan gas alam serta laut dengan kandungan ikan 6,2 juta ton per tahun atau sama dengan Rp 74 triliun per tahun, 210 juta penduduk rawan kemiskinan. Pada tahun 2002, 50 juta jiwa menderita gangguan kesehatan dan tidak memiliki akses fasilitas kesehatan. Seperti penyediaan air bersih, sanitasi, transportasi, jalan raya dan listrik.” (Australia-Indonesia Patnership, Juli 2004). Di dalam sebuah negeri yang menghasilkan 1,2 juta barel minyak per hari dan memiliki cadangan minyak 97 miliar barel, pada tahun 2006, tingkat pengangguran meningkat sekitar 11,1 %. Jika ditotal, keseluruhan pengangguran pada tahun itu adalah 41 persen atau lebih dari 40 juta orang. (Antara News, 7/07/07). Jika bicara hutang negeri ini mempunyai rekor yang fantastis. Yaitu lebih dari Rp. 1300 trilliu n telah terkucur ke dalam kehidupan negeri ini. Namun yang mencengangkan, 95 persen dari jumlah itu hanya dinikmati oleh sekitar lima puluhan orang saja. Sebuah kisah fantastis di tengah-tengah gemerlap perayaan kemerdekaan.&lt;br /&gt;Dibalik kekayaan yang luar biasa itu, negeri Permadani tidak berkutik menghadapi serangan dari luar. Tercatat 92% minyak dan gas bumi dikuasai swasta asing. Kebanyakan Undang-undang yang ada di negeri ini, dibuat berdasarkan kepentingan asing. Lihat saja, bagaimana Undang-undang sumber daya alam, air, listrik dan sebagainya, yang makin memanjakan pihak asing dalam mengeksploitasi kekayaan negeri ini. Di satu sisi, 68,7% penduduk indonesia tidak memiliki rumah, dan harus mengemis di negeri sendiri. Undang-undang Pornoaksi dan pornografi (dulu anti-pornoaksi dan pornografi) juga dibuat agar negara asing dapat memasukkan produk-produk yang berbau seks. Sehingga menjadikan negeri yang katany gemah ripah loh jinawi ini, menjadi peringkat nomor dua setelah Rusia sebagai surganya pornoaksi dan pornografi. Dalam bidang hukum pun setali tiga uang. Negeri Permadani yang notabene memiliki jumlah kaum muslimin terbesar di dunia, malah menduduki rangking pertama negara terkorup di Asia (Survey Political and Economic Risk Hongkong, 2002).&lt;br /&gt;Setelah menilik kondisi tersebut, rasanya kita semua telah sepakat, bahwa negeri Permadani belum merdeka sepenuhnya. Memang secara fisik bangsa ini telah bebas dari penjajahan. Namun jika kita mau berpikir mustanir (menyeluruh) maka akan banyak ditemukan bentuk penjajahan baru yang ditodongkan pada negeri sejuta mamalia ini. Untuk itu peran kita sebagai generasi muda sangat diperlukan. Yaitu untuk membawa Islam sebagai jawaban untuk menyelesaikan semua permasalahan pelik ini. Bukankah Allah Swt telah mewajibkan mengambil agama ini sebagai peraturan hidup manusia?&lt;br /&gt;Ya, kemerdekaan ini adalah karunia Allah, bukan karunia Jepang, atau para pahlawan kita apalagi sekutu. Karunia Allah yang akan menguji bangsa ini apakah mensyukurinya atau mengingkarinya. Maka Dia pun Yang Maha Pengasih tapi juga keras siksa-Nya meminta pertanggungjawaban kita. Sudahkah kita mengikuti seluruh perintah dan menjauhi larangannya, sedangkan Allah telah menganugerahkan al-Quran sebagai petunjuk bagi manusia.&lt;br /&gt;“Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertaqwa.”(Q.S. Al-Baqarah:2)&lt;br /&gt;Satu hal, yang menjadikan kondisi negeri Permadani berbeda dengan negeri-negeri yang lain. Suasana plural sangatlah terasa dalam setiap sendi kehidupan. Namun demikan, lagi-lagi hanya Islamlah yang dapat menjaga kedamaian berbagai kaum agama. Karena memang hakikat Islam adalah rahmat bagi semua, jika diterapkan secara sempurna. Tengoklah saja, kehidupan di Andalusia. Umat Islam, Nasrani dan Yahudi hidup berdampingan. Kemudian, ketika Islam membuka daerah Mesir, orang-orang yang menolong kaum muslimin berasal dari suku Qibti, yang notabene beragama Nasrani.&lt;br /&gt;”Dan tiadalah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.” (Q.S. Al-Anbiya:107)&lt;br /&gt;Namun apa boleh dikata, Islam kini hanya menjadi pemanis, sebagai doa ditengah gegap gempita perayaan hari kemerdekaan. Tragis jika kemerdekaan negeri ini, yang sangat erat dengan rasa syukur kepada Allah swt., malah menjadikan Islam jauh dari kehidupan rakyatnya. Jadikan kemerdekaan ini sebagai kehidupan yang sepenuhnya menjalankan perintah Allah Swt dan menegakkan kebenaran berdasar ajaran Rasullullah Muhammad Saw. untuk membangun kehidupan yang lebih baik, tentunya. Mari bergegas ambil posisi untuk bergabung berjuang menegakkan Islam dimuka bumi. (gs)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3337589471237023994-3951914252339020508?l=mabdamaze.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mabdamaze.blogspot.com/feeds/3951914252339020508/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2009/06/negeri-permadani-stanza-syahdu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/3951914252339020508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3337589471237023994/posts/default/3951914252339020508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mabdamaze.blogspot.com/2009/06/negeri-permadani-stanza-syahdu.html' title='Negeri Permadani Stanza Syahdu .'/><author><name>Iqbal Udin bin Nur</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16772043114269672389</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='28' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_hsTmlI1Ec90/S6gqjMc2K8I/AAAAAAAAAII/C9lOKnTxPTw/S220/56.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
